• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Deklarasi Menteri Jadi Bukti Konkret Diplomatic Victory Indonesia di WWF ke-10

Deklarasi Menteri Jadi Bukti Konkret Diplomatic Victory Indonesia di WWF ke-10

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 24 May 2024

Deklarasi Menteri Jadi Bukti Konkret Diplomatic Victory Indonesia di WWF ke-10

Bali – Indonesia telah sukses menggelar Pertemuan World Water Forum (WWF) ke -10 di Bali yang mengusung tema utama “Water for Shared Prosperity”. Tidak hanya sukses menggelar acara bertaraf internasional, Indonesia juga berhasil mendorong sejumlah kerja sama konkret.

Salah satu keberhasilan tersebut yaitu dengan mengesahkan Deklarasi Menteri sebagai hasil konkret Diplomatic Victory bagi Indonesia. Deklarasi tersebut telah disahkan di akhir Pertemuan Tingkat Menteri WWF Ke-10 yang dihadiri oleh 106 negara dan 27 Organisasi Internasional.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dalam deklarasi tersebut, Indonesia mengusung tiga prioritas. Pertama, pengusulan Hari Danau Sedunia (World Lake Day). Pengusulan peringatan Hari Danau Sedunia ini tidak sekadar simbolis saja melainkan dinilai sebagai kunci menjaga danau.

“Danau merupakan sumber pasokan air yang menghidupi manusia sekaligus memiliki fungsi sosial dan ekonomi masyarakat. Peringatan Hari Danau Sedunia ini tidak hanya sekadar simbolis, namun sebagai salah satu kunci utama untuk menjaga kelestarian danau di seluruh dunia,” kata Basuki Hadimuljono.

Kedua, pendirian Center of Excellence untuk ketahanan air dan iklim.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia wajib berada di garda terdepan untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan air dan sanitasi. Melalui pendirian Center of Excellence akan dapat mengembangkan kapasitas, knowledge sharing, dan pemanfaatan fasilitas yang unggul,” lanjutnya.

Selain itu, capaian lainnya pada Forum ini adalah berhasilnya Indonesia menyusun daftar proyek terkait air.

“Indonesia telah berhasil menyusun daftar proyek terkait air yang menjadi andalan dari berbagai negara. Sebanyak 113 proyek senilai 9,4 Miliar USD, di antaranya terdapat proyek percepatan penyediaan air minum bagi 3 juta rumah tangga dan proyek pengelolaan air limbah domestik bagi 300 ribu rumah tangga,” imbuh Luhut.

“Berbagai proyek besar ini tentunya akan sangat memberikan manfaat dan dampak besar bagi masyarakat di berbagai negara,” terang Menteri PUPR

Sementara itu, Staf Khusus Menteri PUPR Bidang Sumber Daya Air, Firdaus Ali mengatakan bahwa beban masyarakat dalam menghadapi krisis air akan semakin berat, maka dari itulah WWF Ke-10 hadir untuk memberikan solusi.

“Beban populasi akibat krisis iklim akan memperburuk situasi ke depan. Makanya, kita siapkan forum di Bali ini dengan segala kepercayaan dan keyakinan, apa yang dibicarakan di Bali muncul solusi yang konkret,” ujar Firdaus Ali.

***

Penilaian MBG Menjadi Alat Koreksi agar Menu dan Distribusi Membaik

September 23, 2026

Sistem Penilaian MBG: Pemerintah Serius Membenahi Kualitas Layanan

September 23, 2026

Penilaian MBG Menjadi Alat Koreksi agar Menu dan Distribusi Membaik

By Kata IndonesiaSeptember 23, 20260

Penilaian MBG Menjadi Alat Koreksi agar Menu dan Distribusi Membaik  Oleh : Abdul Razak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki tahap penguatan tata kelola melalui mekanisme evaluasi yang melibatkan sekolah sebagai penerima layanan secara langsung. Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi yang memungkinkan kepala sekolah memberikan penilaian terhadap layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari kualitas menu hingga ketepatan distribusi. Mekanisme tersebut dapat menjadi instrumen koreksi untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan, aplikasi tersebut dirancang agar kepala sekolah dapat memberikan rating dan catatan terhadap dapur yang melayani sekolah masing-masing. Masukan dapat mencakup kondisi menu, keterlambatan pengiriman, serta persoalan lain yang ditemukan selama pelaksanaan MBG. Dengan demikian, evaluasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga bersumber dari pengalaman penerima layanan di tingkat sekolah. Menurut Sudaryono, sistem tersebut masih dalam tahap pengembangan dan ditargetkan dapat diakses kepala sekolah dalam waktu sekitar satu hingga tiga minggu. Bagi BGN, umpan balik dari sekolah diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai tingkat kepuasan terhadap layanan SPPG sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap penyedia makanan. Dalam perspektif tata kelola, mekanisme penilaian semacam ini memiliki fungsi penting karena memperpendek jarak antara pelaksana program dan pengambil keputusan. Keluhan mengenai menu yang kurang bervariasi, kualitas makanan, keterlambatan distribusi, maupun persoalan pelayanan dapat dicatat secara lebih terstruktur. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk menemukan pola persoalan, menentukan tindak lanjut, dan mengevaluasi kinerja SPPG berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Penguatan evaluasi juga berkaitan erat dengan aspek keamanan pangan. BGN telah menegaskan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat penerima makanan, tetapi turut berperan sebagai lapisan pengawasan sebelum makanan dikonsumsi peserta didik. Guru didorong makan bersama siswa sekaligus melakukan pemeriksaan fisik terhadap makanan yang diterima, termasuk kondisi wadah, keberadaan label, dan kejelasan batas waktu konsumsi. …

Sistem Penilaian MBG: Pemerintah Serius Membenahi Kualitas Layanan

By Kata IndonesiaSeptember 23, 20260

Sistem Penilaian MBG: Pemerintah Serius Membenahi Kualitas Layanan Oleh: Nadira Citra Maheswari Program Makan Bergizi…

Penilaian MBG Berbasis Aplikasi Disiapkan untuk Awasi Dapur SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 23, 20260

Penilaian MBG Berbasis Aplikasi Disiapkan untuk Awasi Dapur SPPG Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional,…

Pemerintah Dorong Penilaian MBG agar Kualitas Menu dan Distribusi Terpantau

By Kata IndonesiaSeptember 23, 20260

Pemerintah Dorong Penilaian MBG agar Kualitas Menu dan Distribusi Terpantau Jakarta- Pemerintah melalui Badan Gizi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.