• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Dari PKH hingga MBG: 29 Program untuk Angkat Kualitas Hidup Rakyat dari Kemiskinan

Dari PKH hingga MBG: 29 Program untuk Angkat Kualitas Hidup Rakyat dari Kemiskinan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 22 July 2026

Dari PKH hingga MBG: 29 Program untuk Angkat Kualitas Hidup Rakyat dari Kemiskinan

Oleh : Rivka Mayangsar

Pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menekan angka kemiskinan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi global, pendekatan pembangunan tidak lagi hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok miskin dan rentan miskin. Melalui 29 kebijakan prioritas yang terintegrasi, pemerintah berupaya membangun sistem perlindungan sosial sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.

 

 

 

 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia melalui 29 kebijakan yang secara khusus menyasar masyarakat miskin hingga rentan miskin, terutama kelompok desil 1 sampai desil 4. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

 

 

 

 

Menurut Presiden, 29 kebijakan tersebut terbagi ke dalam tiga kelompok utama, yaitu program penghapusan kemiskinan, program universal, dan program afirmatif. Pembagian tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga membangun sistem yang mampu meningkatkan kapasitas masyarakat agar dapat keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

 

 

 

 

Program penghapusan kemiskinan difokuskan pada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan melalui berbagai bentuk bantuan dan pemberdayaan. Sementara itu, program universal memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Adapun program afirmatif diarahkan untuk memberikan dukungan khusus kepada kelompok rentan agar memiliki kesempatan yang sama dalam menikmati hasil pembangunan.

 

 

 

 

Selain PKH, pemerintah juga menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak agar lebih sehat, cerdas, dan siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Kehadiran MBG menunjukkan bahwa investasi pada generasi muda menjadi bagian penting dari strategi pengentasan kemiskinan jangka panjang.

 

 

 

 

Di sektor pendidikan, pemerintah juga menjalankan Program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Melalui sistem pendidikan berasrama tanpa biaya, program ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus pembinaan karakter. Langkah tersebut diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan kualitas pendidikan.

 

 

 

 

Pemerintah juga terus memperluas manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang memberikan bantuan biaya pendidikan serta dukungan biaya hidup bagi pelajar dan mahasiswa. Kebijakan ini menjadi bukti bahwa negara berupaya memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

 

 

 

 

Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari strategi membangun welfare state atau negara kesejahteraan. Dalam konsep tersebut, negara hadir untuk memastikan setiap warga negara memperoleh akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, dan kesempatan meningkatkan taraf hidup secara adil dan merata.

 

 

 

 

Pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia dapat ditekan hingga mencapai nol persen melalui sinergi berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Pendekatan lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program sekaligus memastikan seluruh bantuan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

 

 

 

 

Dukungan terhadap kebijakan tersebut juga datang dari berbagai pemerintah daerah. Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 sebagai langkah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

 

 

 

 

Menurut Yosef Lede, Sekolah Rakyat merupakan terobosan pemerintah pusat yang memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berasrama secara gratis. Program tersebut diharapkan menjadi solusi dalam menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kupang.

 

 

 

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, serta seluruh pihak yang telah menghadirkan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran program tersebut merupakan wujud nyata keadilan sosial karena memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak Indonesia untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga.

 

 

 

 

Pada akhirnya, rangkaian 29 program prioritas pemerintah menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh. Mulai dari perlindungan sosial melalui PKH, peningkatan kualitas gizi melalui MBG, perluasan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan KIP, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi, seluruh kebijakan dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, upaya menghapus kemiskinan ekstrem bukan hanya menjadi target pembangunan, tetapi juga langkah nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing.

 

 

 

 

*) Pemerhati kebijakan publik

Danantara Perkuat Investasi untuk Pembangunan Nasional

August 22, 2026

Danantara Perkuat Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional

August 22, 2026

Danantara Perkuat Investasi untuk Pembangunan Nasional

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Danantara Perkuat Investasi untuk Pembangunan Nasional  Oleh: Ricky Rinaldi Pemerintah terus memperkuat transformasi ekonomi nasional dengan menempatkan investasi sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan jangka panjang. Dalam arah kebijakan menuju 2027, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memperoleh peran strategis sebagai instrumen untuk mengoptimalkan aset negara, memperkuat investasi, dan mendorong pembangunan sektor-sektor strategis. Kehadiran Danantara menunjukkan upaya pemerintah membangun sumber pertumbuhan baru yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi tersebut dalam penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2027 beserta Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada 14 Agustus 2026 lalu. Presiden menyebut Danantara sebagai dana kedaulatan yang harus menjadi instrumen untuk membangun kapasitas bangsa dalam jangka panjang. Danantara karena itu diarahkan bukan sekadar sebagai pengelola aset negara, melainkan sebagai bagian dari strategi investasi dan pembangunan sektor strategis yang memberikan manfaat berkelanjutan. Arah tersebut memperlihatkan perubahan pendekatan dalam mengelola kekuatan ekonomi nasional. Aset negara perlu ditempatkan pada kegiatan produktif yang mampu meningkatkan kapasitas industri, mempercepat hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan nasional. Melalui pengelolaan yang terintegrasi, Danantara diharapkan mampu menghubungkan kekayaan negara dengan kebutuhan investasi serta proyek pembangunan yang memiliki nilai strategis dan manfaat jangka panjang. Peran Danantara semakin penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa konsolidasi aset Danantara dapat menjadi katalis peningkatan investasi. Danantara dapat memaksimalkan aset dan proyek untuk menarik partisipasi sektor swasta dan pelaku ekonomi nonpemerintah. Dengan demikian, investasi negara dapat menciptakan efek crowd-in, yakni mendorong dunia usaha meningkatkan ekspansi, membuka fasilitas produksi baru, dan memperluas kegiatan bisnis. Pendekatan tersebut menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional merupakan tanggung jawab bersama seluruh pelaku ekonomi. Pemerintah tidak hanya berperan sebagai penyedia anggaran, tetapi juga menciptakan kondisi yang memungkinkan sektor swasta berkembang. Investasi Danantara dapat menjadi pemicu awal yang kemudian diikuti modal swasta sehingga kapasitas ekonomi nasional meningkat secara lebih luas. Sinergi tersebut juga berpotensi memperbesar penciptaan lapangan kerja dan memperkuat aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Strategi investasi Danantara diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki nilai strategis dan potensi dampak luas. Delapan sektor utama yang menjadi fokus meliputi energi terbarukan, mineral, infrastruktur digital, infrastruktur dan utilitas, real estat, layanan keuangan, pangan dan pertanian, serta layanan kesehatan. Pemilihan sektor tersebut sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan nasional, dan membangun fondasi pertumbuhan baru yang lebih bernilai tambah.…

Danantara Perkuat Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Danantara Perkuat Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara…

Danantara Kawal Penyederhanaan BUMN agar Aset Negara Lebih Produktif  

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Danantara Kawal Penyederhanaan BUMN agar Aset Negara Lebih Produktif Jakarta – Transformasi dan restrukturisasi Badan…

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.