• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»CKG Perkuat Penanganan Hipertensi Lansia demi Kesehatan Berkualitas

CKG Perkuat Penanganan Hipertensi Lansia demi Kesehatan Berkualitas

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 22 May 2026

CKG Perkuat Penanganan Hipertensi Lansia demi Kesehatan Berkualitas

Jakarta – Guna mewujudkan kesehatan masyarakat yang lebih berkualitas, Pemerintah terus mengintensifkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), salah satunya dengan fokus penanganan hipertensi pada lansia. Penguatan program ini dilakukan untuk menjawab temuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai tingginya beban penyakit tersebut di kalangan lansia yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Kemenkes mencatat sebanyak 4,36 juta atau 63,5 persen dari 6,8 juta lansia peserta CKG terdeteksi menderita hipertensi. Temuan tersebut mempertegas pentingnya penguatan layanan skrining, pengendalian faktor risiko, serta tindak lanjut medis yang lebih komprehensif di tingkat layanan primer.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan, Imran Pambudi menjelaskan bahwa hipertensi merupakan tantangan kesehatan global dengan sekitar 1,4 miliar penderita di dunia, namun hanya satu dari empat yang tekanannya terkontrol.

“Hipertensi pada lansia memiliki konsekuensi klinis dan sosial yang berat, termasuk risiko stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, hingga penurunan fungsi kognitif,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penanganan hipertensi tidak cukup hanya dengan pemberian obat, melainkan harus diperkuat melalui rehabilitasi, dukungan caregiver, hingga skema perlindungan pembiayaan bagi lansia rentan. Menurutnya, skrining rutin sejak usia muda hingga lansia menjadi kunci pencegahan yang efektif, didukung perubahan gaya hidup sehat seperti pengurangan garam, aktivitas fisik, serta berhenti merokok.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyebutkan hipertensi di Indonesia terus meningkat lebih dari satu dekade terakhir.

“Hipertensi tidak bisa dianggap sepele karena dapat memicu komplikasi serius jika tidak dikontrol secara rutin,” ujarnya.

Dari sisi profesi, Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (InaSH) Eka Harmeiwaty menegaskan bahwa pengendalian hipertensi membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat. Upaya ini diperkuat melalui edukasi dan kampanye kesehatan secara berkelanjutan.

“Dalam menjalankan program edukasi dan kampanye kesehatan, InaSH juga menggandeng berbagai pihak, termasuk industri farmasi serta komunitas masyarakat,” tutur Eka.

Penanganan hipertensi tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga mencakup perubahan gaya hidup sehat, penguatan layanan primer, serta dukungan rehabilitasi dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka kejadian hipertensi yang terus meningkat setiap tahunnya.

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik

August 5, 2026

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

August 4, 2026

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik Oleh : Gavin…

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

Disinformasi AI Makin Canggih, Pemerintah Perkuat Moderasi Konten dan Etika Digital

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Disinformasi AI Makin Canggih, Pemerintah Perkuat Moderasi Konten dan Etika Digital Jakarta – Pemerintah memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.