• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ciptakan Pemilu 2024 Damai, Hindari Adanya Politisasi Agama

Ciptakan Pemilu 2024 Damai, Hindari Adanya Politisasi Agama

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 23 March 2023

Ciptakan Pemilu 2024 Damai, Hindari Adanya Politisasi Agama

Jakarta — Ketua Eksponen Alumni HMI Pro Jokowi-Amin, Ato’ Ismail menyatakan bahwa sangat penting menjaga gelaran Pemilu 2024 tetap damai.

“Pemilu 2024 merupakan salah satu agenda demokrasi yang perlu dijaga agar Indonesia tetap damai,” katanya.

Baginya, salah satu cara untuk bisa menciptakan kedamaian Pemilu adalah dengan menghindari adanya praktik politisasi agama.

Tentunya, Ato’ menambahkan bahwa politik identitas yang diskriminatif atas nama agama tidak boleh dilakukan.

Pasalnya, politik yang dibungkus dengan SARA akan banyak sekali menyebabkan perpecahan seperti pada banyak negara lain yakni Suriah, Libia, Yaman, Somalia dan lainnya.

Senada, Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Hamka Haq juga menyampaikan bahwa Pemilu 2024 akan damai tanpa politisasi agama.

“Kedamaian berbangsa perlu diciptakan menuju pemilu 2024 tanpa politisasi agama,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Keagamaan tersebut menjelaskan bahwa adanya konflik yang mengatasnamakan ahama memang akan memunculkan terjadinya perpecahan.

Terlebih, ketika menjelang adanya Pemilu, maka konflik yang terjadi baginya biasanya adalah lantaran ambisi politik dari kelompok tertentu.

“Ambisi politik yang ingin menguasai kelompok lain, yang ingin hidup sendiri di negara ini dan mengabaikan kepentingan kelompok-kelompok lain,” kata Hamka.

Dengan adanya ambisi politik tersebut, menurutnya memang sangat merusak tali persaudaraan.

“Ambisi politik itulah yang merusak pertalian,” sambungnya.

Dirinya kemudian mengajak kepada umat Muslim untuk terus menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

“Jangan menjadi pelopor perpecahan. Jangan menjadi sumber kegaduhan di tengah masyarakat Indonesia yang sudah damai,” ucapnya.

Kunci untuk bisa terus menjaga perdamaian tersebut menurutnya adalah dengan kepercayaan yang taat dan juga terus setia pada Pancasila.

Merujuk pada bagaimana di jaman Rasulullah ketika masyarakat Madinah patuh terhadap konstitusi, mereka mampu hidup berdampingan dengan kaum Nasrani dan Yahudi.

“Mereka hidup berdamai di Madinah, mengawal konstitusi. Dalam konstitusi Madinah semua agama yang ada di Madinah khusunya kaum Nasrani dan Yahudi diakui eksistensinya,” tutur Hamka.

Hamka juga menjelaskan bahwa sama sekali tidak ada agama yang justru mengajarkan konflik.

“Karena saya yakin semua agama mengajarkan kedamaian. Tidak ada agama yang mengajarkan konflik,” tegasnya. []

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

July 14, 2026

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

July 14, 2026

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Dorong Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja bagi Orang Asli Papua MERAUKE – Pembangunan Proyek…

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Komitmen Pemerintah Jaga Lapangan Kerja, Masyarakat Perlu Waspadai Provokasi Demo Oleh : Aditya Akbar Pemerintah…

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Satgas PHK Jadi Kado Nyata Presiden Prabowo untuk Proteksi Kaum Buruh Oleh: Sapto Jayadi Kebijakan…

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan yang berkualitas bukan hanya ditandai oleh hadirnya infrastruktur atau meningkatnya nilai investasi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan lapangan kerja yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam konteks Papua, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kebijakan pemerintah diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Melalui pembangunan kawasan perkebunan tebu dan industri gula serta bioetanol, pemerintah menghadirkan fondasi ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, Papua menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja. Di sisi lain, potensi sumber daya alam yang melimpah membutuhkan pengelolaan yang mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Pemerintah menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan PSN yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi nasional, tetapi juga pada penciptaan kesempatan kerja dalam jumlah besar. Dengan demikian, pembangunan tidak berhenti pada aspek fisik, melainkan menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.