• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Cegah Masuknya Logistik dan Senpi pada OPM, Aparat Keamanan Perketat Patroli

Cegah Masuknya Logistik dan Senpi pada OPM, Aparat Keamanan Perketat Patroli

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 29 May 2024

Cegah Masuknya Logistik dan Senpi pada OPM, Aparat Keamanan Perketat Patroli

Oleh : Ensy Wamena

Aparat keamanan terus memperketat patroli yang bertujuan untuk mencegah masuknya logistik dan juga senjata api (senpi) kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM). Sehingga, dengan adanya pengetatan patroli dari aparat keamanan tersebut, menjadikan OPM kesulitan mendapatkan logistik ataupun menyelundupkan senpi ilegal yang mereka gunakan untuk menyerang dan melancarkan banyak aksi biadab pada warga masyarakat sipil orang asli Papua (OAP).

Apabila Organisasi Papua Merdeka kesulitan mengakses logistik dan sulit juga untuk mendapatkan suplay senpi, maka bukan tidak mungkin hal tersebut juga untuk meredam aksi mereka sehingga kelompok separatis musuh negara itu lebih bisa terkendali.

Pangkala Utama Tentara Nasional Angkatan Laut (Lantamal) XIV Sorong terus meningkatkan patroli, khususnya di sekitar teluk dan juga perairan laut untuk mencegak kemungkinan masuknya logistik dan juga senjata api pada OPM. Mengenai pengetatan patroli tersebut, Wakil Komandan (Wadan) Lantamal XIV Sorong, Koloner (Mar) Rio Sukanto mengatakan bahwa langkah itu mereka lakukan dalam upaya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Papua.

Maka dari itu, aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan juga melakukan pemeriksaan kepada berbagai kapal untuk menghindari kemungkinan atau potensi hal yang tidak diinginkan supaya jangan sampai terjadi, termasuk salah satunya yakni jangan sampai ada amunisi masuk, senjata, hingga logistik lainnya untuk OPM.

Sejauh melakukan tugasnya, seluruh anggota Lantaman XIV baik itu tatkala melangsungkan patroli ataupun pemeriksaan terhadap kapal, selalu menggunakan dan sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP). Bukan hanya itu saja, namun selain melakukan pemeriksaan akan pemasok senjata dan logistik, Lantamal Sorong juga memeriksa kelengkapan dokumen kapal yang memasuki wilayah perairan Indonesia pada umumnya, serta perairan Papua khususnya.

Apabila misalnya dalam pemeriksaan dokumen kapal yang aparat keamanan jalankan, ternyata petugas menjumpai adanya dokumen atau surat yang tidak lengkap, ataupun adanya ijin yang sudah tidak berlaku lagi, maka tentunya Lantamal Sorong langsung berupaya membantu para nelayan atau kapal tersebut.Adanya pemeriksaan dari seluruh aparat keamanan sendiri mengenai dokumen kapal merupakan hal yang penting, lantaran itu bertujuan untuk memastikan dan mengupayakan keselamatan bagu para nelayan sendiri, khususnya apabila mereka berada di tengah lautan.

Lebih lanjut, aparat keamanan pun mengajak kepada seluruh masyarakat dan nelayan untuk mampu berkontribusi secara positif dalam memberikan informasi terkait dengan adanya kapal yang bisa jadi menjadi pemasok senjata atu amunisi kepada kelompok OPM. Dukungan dan juga kerja sama dari segenap elemen masyarakat merupakan hal yang sangat aparat keamanan butuhkan. Sehingga hendaknya warga bisa turut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait pemasokan senjata kepada Organisasi Papua Merdeka melalui jalut laut sehingga nantinya aparat keamanan bisa langsung menindaknya secara sangat tegas.

Sebenarnya bukan kali pertama ini saja aparat keamanan berupaya untuk menutup seluruh jalur logistik serta persenjataan atau amunisi dari gerombolan teroris yang sangat meresahkan seluruh masyarakat Bumi Cenderawasih tersebut.

Pada kesempatan lain, Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Mekanis Raider 411/Pandawa Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) berhasil mengagalkan pasokan dua senjata api (senpi) dan logistik yang akan terkirim ke Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Mengenai keberhasilan penggagalan penyelundupan logistik itu, Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kapen Kogabwilhan) III, Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan bahwa ada dua pucuk senjata api laras panjang jenis M4 dan AR 15 berhasil pihaknya sita, termasuk sebuah senapan angin, solar cell dan logistik lainnya yang akan OPM Nduga gunakan.

Pihak aparat keamanan benar-benar tidak mengenal kata lelah dalam mewujudkan kedamaian di tengah masyarakat Papua, yang mana hal tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi seluruh warga hingga pelosok Nusantara termasuk Bumi Cenderawasih.

Di belahan Papua lainnya, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letnana Jenderal (Letjen) TNI Richard T.H. Tampubolon mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan Kepolisian Negara Rpeublik Indonesia (Polri) berupaya memberikan rasa aman kepada warga di kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah dari gangguan OPM.

Berbagai macam pendekatan telah aparat keamanan lakukan dala upayanya untuk mewujudkan rasa aman tersebut sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan normal tanpa adanya rasa kekhawatiran, kecemasan ataupun ketakutan akan serangan Organisasi Papua Merdeka.

Salah satu upaya aparat keamanan, bukan hanya dengan menindak tegas OPM saja, melainkan juga melakukan tindak pencegahan, yakni dengan mencegah masuknya logistik dan juga suplai senpi kepada gerombolan separatis itu agar mereka tidak memiliki pasokan apapun dan mengalami kesulitan. Langkah memutus mata rantai pasokan musuh negara tersebut terjadi dengan pengetatan patroli.

*) Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih (Uncen)

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.