• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Bukan Sekadar Mengaji: Membaca Masa Depan Pendidikan dari Panggung DASS 100 Tahun Gontor

Bukan Sekadar Mengaji: Membaca Masa Depan Pendidikan dari Panggung DASS 100 Tahun Gontor

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 28 June 2026

Oleh: Hafyz Marshal (Pimpinan Redaksi KataIndonesia.com – Pakar Komunikasi Publik)

​Pernahkah Anda membayangkan sebuah pertunjukan seni skala megah—lengkap dengan tari kolosal, drama multi-bahasa, hingga konser musik—di mana seluruh konseptor, penampil, kru panggung, hingga teknisi lampunya adalah santri dan guru pesantren? Lebih dari itu, aset senilai miliaran rupiah di atas panggung adalah milik lembaga itu sendiri, bukan hasil sewaan.

​Skenario luar biasa ini bukan fiksi. Ia nyata terjadi di Lapangan Sepak Bola Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Sabtu malam (27/6) lalu. Bertajuk Darussalam All Star Show (DASS), pagelaran sepuluh tahunan ini digelar bukan sekadar untuk selebrasi, melainkan sebagai penanda satu abad berdirinya Gontor.

​Di era modern ini, dunia pendidikan sibuk memperdebatkan konsep holistic education atau pendidikan menyeluruh. Banyak sekolah berlomba-lomba mengadopsi kurikulum barat untuk menciptakan lulusan yang kreatif dan adaptif. Namun, jika kita mau menengok ke dalam lini domestik, Gontor sebenarnya telah mengamalkan cetak biru (blueprint) pendidikan holistik ini sejak seabad lalu. DASS adalah bukti otentiknya.

​Kiai Hasan Abdullah Sahal secara tegas mengingatkan, “95 sampai 99 persen semuanya dari dalam Pondok… Ini semua bukan untuk takabur tapi untuk tasyakur.” Kalimat ini mengandung filosofi mendalam tentang kemandirian. Di panggung DASS, santri tidak hanya diajarkan cara tampil, tapi dididik mengelola ego, memimpin tim, memecahkan masalah di lapangan, hingga merajut kebersamaan antara guru dan murid.

​DASS mendobrak stigma kuno bahwa santri hanyalah individu yang pandai mengaji dan berwawasan tekstual. Di sini, seni dan kreativitas ditempatkan sebagai ruang ekspresi yang berjiwa Islam. Pesantren membuktikan diri mampu menjadi laboratorium kepemimpinan yang utuh.

​Ketika Gontor kini bersiap melangkah menuju abad kedua pengabdiannya, DASS bukan lagi sekadar tontonan akhir pekan yang memukau. Ia adalah sebuah role model hidup bagi dunia pendidikan di Indonesia, bahkan dunia: bahwa karakter, kreativitas, dan keteguhan nilai bisa tumbuh subur dari dalam rahim pesantren.

Investasi Asing Terus Masuk, Presiden Prabowo Sebut Dunia Percaya Indonesia

September 22, 2026

Presiden Prabowo Sebut Investasi Ribuan Triliun Buka Jutaan Lapangan Kerja

September 22, 2026

Investasi Asing Terus Masuk, Presiden Prabowo Sebut Dunia Percaya Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Investasi Asing Terus Masuk, Presiden Prabowo Sebut Dunia Percaya Indonesia JAKARTA – Arus investasi asing…

Presiden Prabowo Sebut Investasi Ribuan Triliun Buka Jutaan Lapangan Kerja

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Presiden Prabowo Sebut Investasi Ribuan Triliun Buka Jutaan Lapangan Kerja JAKARTA – Investasi menjadi salah…

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan *) Oleh : Dewi Astuti Jakarta…

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi JAKARTA — Pemerintah memperluas penyiapan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.