• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Bukan hanya Wadah Aktivitas Mahasiswa, AMN Manado sebagai Tonggak Penyatuan Berbagai Latar Belakang

Bukan hanya Wadah Aktivitas Mahasiswa, AMN Manado sebagai Tonggak Penyatuan Berbagai Latar Belakang

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 31 May 2024

Bukan hanya Wadah Aktivitas Mahasiswa, AMN Manado sebagai Tonggak Penyatuan Berbagai Latar Belakang

Oleh: Jonathan Pangalila

Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Manado bukan hanya menjadi wadah untuk banyaknya aktivitas positif dan bermanfaat para generasi muda saja, melainkan juga sebagai tonggak penyatuan anak bangsa dari berbagai macam latar belakang yang saling berbeda.

Adanya persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang sangat luar biasa di Indonesia tersebut merupakan hal yang sangat penting, terlebih juga itu sudah menjadi salah satu cita-cita para pendiri bangsa yang termaktub dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Berada di atas pundak para pemuda sebagai penerus generasi bangsa, bagaimana nasib negara ini nantinya. Maka dari itu, apabila sudah sejak sedini mungkin mahasiswa tersebut mampu bersatu meski di tengah adanya berbagai latar belakang saling berbeda, maka bukan tidak mungkin bangsa ini akan terus mengarah pada kemajuan dan perkembangan.

Mengenai bagaimana keberadaan AMN sebagai tonggak pemersatu, Aktivis Mahasiswa asal Manado, Dwi Purnama menilai bahwa gedung inisiasi Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI) tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar untuk terus mendorong terjadinya persatuan dan kesatuan antar masyarakat Tanah Air, dengan cara menggerakkan generasi muda.

Terlebih, sejatinya Indonesia juga merupakan sebuah negara yang terdiri dari beragam sekali latar belakang etnis saling berbeda dari seluruh rakyatnya, mulai dari adanya keragaman dari segi budaya, agama hingga suku, namun melalui Asrama Mahasiswa Nusantara di Manado itu, semangat akan persatuan dan kesatuan bangsa terealisasikan dengan sangat baik.

Lebih lanjut, Pemerintah RI melalui lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan itu juga terus berupaya untuk mendorong dan mempersatukan bangsa lewat para pemudanya dengan menggunakan pendekatan yang sangat tepat dan cocok untuk mereka.

Pendekatan yang AMN Manado lakukan, yakni dengan cara mengajak dialog, berdiskusi serta melaksanakan beragam kegiatan sosial, yang mana seluruhnya bertujuan untuk mampu membangkitkan kesadaran dan juga kepekaan sosial anak muda.

Dengan menggunakan pendekatan yang sangat tepat untuk menyasar generasi muda penerus bangsa, maka menjadi tidak heran mengapa terus tumbuh rasa persaudaraan sangat kuat dari mereka.

Kegiatan lain yang BIN laksanakan dalam Asrama Mahasiswa Nusantara di Manado adalah mengadakan berbagai macam aktivitas yang sangat bermanfaat seperti kegiatan seminar, lokakarya hingga aksi sosial yang mampu menjadi ruang bagi anak muda untuk saling berbagi gagasan dan belajar. Sehingga, dengan adanya seluruh aktivitas bermanfaat tersebut, menjadikan mereka mengalami pertumbuhan sangat positif secara bersama-sama.

Bukan tanpa alasan mengapa anak muda harus terus mendapatkan bekal yang banyak dengan terbiasa melalui beragam kegiatan positif. Hal tersebut lantaran, AMN Manado sangat ingin menjadikan generasi muda penerus bangsa itu mampu meneruskan cita-cita dari para pendiri bangsa terdahulu.

Jika mereka sudah terbiasa untuk memegang teguh nilai-nilai serta cita-cita bangsa yang luhur, maka bukan tidak mungkin mereka akan tumbuh dan berkembang dengan menjadi insan berwawasan kebangsaan.

Gedung AMN Manado juga memiliki peranan yang sangat penting karena keberadaannya mampu dengan sangat efektif terus mendorong adanya pembangunan atau bangkitnya kesadaran para pemuda mengenai berbagai macam isu sosial dan politik yang tentunya terus relevan mengikuti perkembangan di Indonesia.

Tatkala kesadaran akan beragam isu sosial dan politik terlahir dari para anak muda, maka mereka akan terbuka pikirannya dengan sangat lebar serta bisa terus mengikuti terjadinya perkembangan apapun.

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Essy Asiah menyampaikan bahwa tujuan dari pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di Manado adalah sebagai wadah untuk mempersatukan para mahasiswa dari berbagai suku bangsa, bahasa, budaya, agama, yang seluruhnya berasal dari berbagai macam daerah di Indonesia.

Mereka juga berasal dari berbagai perguruan tinggi, sehingga ke depannya dengan banyaknya pelatihan dalam AMN Manado mampu mempersiapkan anak muda itu sebagai sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berintegritas dan memiliki karakter kebangsaan.

Senada, Wakil Ketua Kelompok Kerja (Wakapokja) AMN Manado dari Badan Intelijen Negara (BIN), Idham Malik mengungkapkan bahwa memang gedung yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare itu untuk mempersatukan para mahasiswa dan mahasiswi yang berada di seluruh Indonesia.

Tujuan utamanya dengan adanya penyatuan berbagai macam latar belakang tersebut, yakni agar para anak muda itu bisa saling menghargai budaya mereka masing-masing meski dalam perbedaan, kemudian mereka juga bisa terus menjaga kerukunan, kekompakan dan semakin memperkuat hubungan antar anak bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Maka dari itu, banyak sekali sebenarnya kegunaan ataupun manfaat dari keberadaan AMN Manado. Bukan hanya sekedar menjadi wadah untuk berbagai aktivitas para mahasiswa semata, namun gedung tersebut juga sekaligus menjadi tonggak penyatuan antar berbagai latar belakang saling berbeda yang anak muda miliki di Indonesia.

*) Mahasiswa Universitas Sastra dan Budaya Universitas Sam Ratulangi (Unsrat

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.