Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Hasan Abdullah Sahal secara resmi membuka perayaan peringatan 100 tahun Gontor. Pelaksanaan tersebut dibuka secara resmi dengan penabuhan beduk sebagai tanda dimulainya peringatan.
“Allahu Akbar, Allahu Akbar,” kata Hasan Abdullah Sahal saat menabuh beduk pada Rabu (27/9/2023).
Sebelum membuka acara, Hasan menyampaikan sejumlah pesan dalam pidatonya. Di antaranya dorongan agar menjaga persatuan antar bangsa baik di level partai politik maupun organisasi keagamaan.
“Andaikata NU dan Muhammadiyah bersatu. Dahsyat Indonesia,” jelasnya.
Menurutnya, salah satu faktor masyarakat di Indonesia sulit untuk bersatu adalah faktor keengganan untuk menata hati. Dia berharap setiap individu masyarakat mau menginstrospeksi demi persatuan.
“Masalahnya cuma satu, orang Indonesia yang dinyanyikan cuma Tombo Ati. Warga dan partai di Indonesia agar Noto Ati (menata hati), karena tidak bisa Noto Ati akhirnya Sakit Ati lalu menyanyikan Tombo Ati,” terangnya.
Selain menyampaikan pesan mengenai tata hati, Hasan juga mengibaratkan mengenai keteladanan. Dia menilai keteladanan telah menjadi barang langka di Indonesia. Oleh karenanya perlu didorong setiap lembaga pendidikan agar para pemimpinnya menjadi teladan bukan sekedar memberi contoh.
“Kami mendesain pondok ini dengan keteladanan, memberi contoh itu pekerjaan orang awam tapi menjadi teladan itu pekerjaan luar biasa,” jelasnya.
Nantinya peringatan 100 tahun Gontor akan dilakukan dalam kurun tiga tahun dan ditutup pada 20 September 1926.
Berkas Lengkap, Majelis Hakim Ditunjuk, Kasus Air Keras Disidangkan Transparan JAKARTA – Proses hukum atas…
Pengadilan Militer dalam Sidang Kasus Air Keras Dipastikan Transparan Jakarta – Proses persidangan kasus dugaan…
Data-Driven Selection: DTSEN dalam Rekrutmen Sekolah Rakyat Oleh : Rivka Mayangsari Transformasi kebijakan sosial di…
Equity in Education: Peran DTSEN dalam Menjamin Akses Sekolah Rakyat Oleh: Asep Faturahman Prinsip equity…
Rekrutmen Sekolah Rakyat Dipastikan Berbasis Data, Minim Potensi Salah Sasaran Jakarta – Menteri Sosial, Saifullah…
Rekrutmen Sekolah Rakyat Gunakan DTSEN, Pastikan Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam…