• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kuliner»Bolu Batik Kukus, Kuliner Unik Khas Indonesia

Bolu Batik Kukus, Kuliner Unik Khas Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 9 October 2020

Oleh: Shania Saufa

Batik merupakan kain bermotif khas dari Pulau Jawa, Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan Non-bendawi sejak tahun 2010 lalu. Keberadaan batik sudah sangat familiar bagi masyarakat Indonesia, bahkan telah menjadi bagian dari gaya hidup. Kabupaten atau Kota Pekalongan di Jawa Tengah dikenal lama menjadi sentra kerajinan batik di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, motif-motif unik batik tidak hanya dicetak di atas permukaan kain putih saja, namun juga di kue bolu yang tentunya bisa dimakan. Bolu batik kukus merupakan inovasi olahan bolu kukus yang di bagian permukaannya berhias macam-macam pola batik, mulai dari Jlampreng khas Pekalongan hingga Mega mendung khas Cirebon.

Keberadaan bolu batik begitu digemari, bahkan hingga ke negeri Singapura. Terdapat salah satu toko roti online di Singapura yang berhasil membuat bolu batik kukus menjadi sangat viral dan begitu digemari.

Adila Hukmiati, salah seorang ibu rumah tangga dari Kelurahan Dekoro, Kota Pekalongan, Jawa Tengah adalah pelopornya. Di tangan Adila, bolu gulung disulap dengan inovasinya dengan berbagai motif batik, mulai dari Jlampreng khas Pekalongan hingga Megamendung khas Jawa Barat. Dilansir dari Phinemo, Adila mengaku sudah sejak 2015 dia mengembangkan usaha bisnis bolu batiknya. Tidak sulit dan dapat dibuat sendiri di rumah.

Pembuatannya sama dengan bolu pada umumnya, yaitu tepung terigu, tepung maizena, gula pasir, emulsifier, susu cair, minyak sayur, dan pewarna. Ada dua adonan yang harus dipersiapkan, yakni adonan untuk membuat pola batik dan adonan pelapis bolu yang semuanya berbahan sama.

Setelah selesai membuat pola batik dengan dua adonan tersebut, proses selanjutnya adalah pengukusan selama dua menit. Setelah pola batik matang, angkat dan lapisi dengan adonan bolu lagi untuk dikukus kembali selama 10 menit. Perlu diingat, dikukus bukan dipanggang.

Pemanggangan akan membuat permukaan bolu berwarna kecoklatan dan tekstur bolu menjadi kering, sehingga rentan rusak saat digulung.
Kendala utama dalam membuat bolu batik kukus, yang sering dijumpai adalah membuat corak batik. Memang sedikit rumit, namun tidak perlu pusing, gunakan teknik jiplak agar pola batik lebih bagus.

Caranya cetak motif batik yang diinginkan di atas selembar kertas, kemudian taruh di dasar loyang bolu. Setelah itu ditimpa kembali dengan kertas roti tipis dan jiplak motif batik tersebut dengan adonan lain. Kukus dua kali agar motif tidak meluber.

Kamu juga bisa loh membuat bolu bati ini dirumah. Jika kamu tertarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut tips membuat bolu batik dirumah.

Baca juga: Mengapresiasi Pemerintah Susun Rencana Vaksinasi Covid-19

1. Gunakan Teknik Jiplak
Corak yang terbilang rumit dengan banyak aksen kecil merupakan salah satu kesulitan yang sering ditemui saat membuat bolu gulung batik. Kamu bisa mempraktikkan teknik jiplak agar hasil jadi bolu batik lebih rapi dan menarik. Caranya, cetak motif batik yang diinginkan di atas selembar kertas, kemudian taruh di dasar loyang bolu. Setelah itu timpa kembali dengan kertas roti tipis dan jiplak motif batik tersebut dengan adonan warna-warni.

2. Lapisi kertas roti dengan mentega
Sebelum mulai membuat motif batik di atas kertas roti, sebaiknya oles tipis terlebih dahulu seluruh permukaan kertas dengan mentega. Lapisan mentega yang mengandung minyak akan membuat kertas roti lebih mudah dilepas tanpa merusak permukaan kue.

3. Melakukan metode kukus
Mengukus bolu untuk sajian bolu gulung batik juga bisa menjadi alternatif tepat. Proses pengukusan tidak akan merusak corak batik di permukaan bolu, serta menghasilkan tekstur yang lembut dan lebih lentur saat digulung.

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

September 18, 2026

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

September 18, 2026

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani Oleh: Oksidea Razeta Rayi Keberpihakan terhadap…

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua  Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan pertanian Papua terus diarahkan pada penguatan fondasi kemandirian pangan yang bertumpu pada potensi lokal dan keterlibatan masyarakat. Pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan produksi pangan strategis, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang mencakup pengembangan pangan lokal, perluasan sawah, mekanisasi, irigasi, penguatan kelembagaan hingga pemberdayaan petani. Arah kebijakan tersebut menjadi penting mengingat Papua memiliki sumber daya pertanian yang besar sekaligus karakter geografis yang membutuhkan pendekatan pembangunan berbeda. Sagu, ubi dan berbagai komoditas pangan lokal telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua. Di sisi lain, potensi lahan pertanian juga dapat dikembangkan untuk meningkatkan produksi beras dan komoditas pangan strategis lainnya. Kementerian Pertanian (Kementan) menempatkan pengembangan potensi tersebut sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian pangan Papua. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kemampuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua perlu dibangun dari kekuatan yang tersedia di wilayah tersebut. Karena itu, beras, sagu, ubi dan pangan lokal lainnya didorong untuk berkembang bersama masyarakat setempat. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pertanian Papua tidak diarahkan untuk menggantikan pangan lokal dengan komoditas tertentu. Sebaliknya, pemerintah berupaya mempertemukan kekuatan pangan tradisional dengan teknologi dan sistem pertanian modern. Dengan cara itu, peningkatan produktivitas dapat berlangsung tanpa mengabaikan karakter sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Komitmen pemerintah tersebut turut mengemuka dalam PAPEDA Summit 2026 yang sebelumnya diselenggarakan pada 2–4 September 2026 di Sorong, Papua Barat Daya. Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi pembangunan Papua yang berbasis potensi lokal dan berkelanjutan. …

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.