• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Keuangan»BLT BBM Demi Menjaga Daya Beli

BLT BBM Demi Menjaga Daya Beli

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 17 September 2022

BLT BBM Demi Menjaga Daya Beli

Oleh : Rahmat Siregar

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan kebijakan Pemerintah untuk meringankan rakyat terdampak penyesuaian harga BBM. Dengan adanya bantuan tersebut, daya beli masyarakat diharapkan dapat terjaga.

Ketika harga BBM jenis Pertalite disesuaikan jadi 10.000 rupiah per liter maka pemerintah memberikan kompensasi berupa BLT BBM. Dana sebesar 600.000 rupiah akan diterima oleh rakyat kecil dan mereka bisa mendapatkannya di Kantor Pos.

Ada lebih dari 20 juta WNI berpenghasilan minimal yang akan menikmati BLT BBM dan mereka senang karena penyalurannya via Kantor Pos, sehingga yang tidak punya rekening bank bisa mencairkannya.

Pengalihan alokasi subsidi BBM dinilai sangat tepat karena pertama, lebih akurat karena langsung dinikmati oleh rakyat kecil. Kedua, BLT BBM bisa menekan tingkat kemiskinan di Indonesia. Selama pandemi masyarakat ada yang turun status dari kalangan menengah menjadi menengah ke bawah karena kondisi keuangannya kurang stabil.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyatakan bahwa pengalihan subsidi BBM bisa tepat sasaran, karena menekan kemiskinan ekstrim dan mencegah angka stunting. Faktanya, angka stunting di Indonesia masih 24% sedangkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional adalah 14%.

Dalam artian, subsidi BLT BBM yang langsung diberikan pada rakyat kecil bisa menekan kemiskinan karena masyarakat akan bisa membelanjakannya sehingga uang dapur aman. Mereka mendapatkan sembako dan berbagai kebutuhan pokok lain dengan memanfaatkan BLT BBM. Sandang dan pangan adalah kebutuhan utama masyarakat dan bisa dibelanjakan menggunakan uang BLT tersebut.
Selain itu, BLT BBM juga bisa dimanfaatkan untuk membuka bisnis misalnya dengan berjualan makanan rumahan. Dengan begitu maka rakyat kecil mendapatkan modal dan juga menikmati keuntungan dari bisnis UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) tersebut.
Kemiskinan dan stunting memang identik dan jika ada BLT BBM bisa memberantas stunting, terutama pada balita. Jika ada dana BLT maka para ibu bisa membeli telur, susu, dan makanan bergizi lain yang baik untuk anak-anak. Mereka bisa tumbuh besar dan tidak akan kena stunting, yang berbahaya karena tak hanya membuat postur tubuh kurang tinggi tetapi juga berpengaruh pada kecerdasan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Harry Hikmat menyatakan bahwa angka kemiskinan bisa turun sebanyak 0,3% dengan adanya BLT BBM. Angka ini bahkan bisa jadi 1% karena ada berbagai bantuan lain dari pemerintah. Misalnya PKH (Program Keluarga Harapan), bantuan sembako, dll.
Dengan pemberian BLT maka rakyat kecil bisa membelanjakannya ke pasar. Angka kemiskinan bisa turun karena mereka bisa memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa harus berhutang. Kemudian, uang yang dibelanjakan akan menaikkan omzet para pedagang dan roda perekonomian negara terus berjalan dengan kencang. Dengan cara ini maka kondisi finansial negara semakin baik karena pasarnya dinamis.
Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan, menyatakan bahwa BLT BBM akan menekan tingkat kemiskinan. Walau ada penyesuaian harga BBM tetapi kondisi masyarakat tetap stabil, bahkan angka kemiskinan turun. Penyebabnya karena BLT akan jadi bantalan pengaman.
BLT BBM akan menekan angka kemiskinan karena bisa dimanfaatkan oleh rakyat kecil dan mereka tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan harga BBM jenis Pertalite. Masyarakat merasa senang karena diperhatikan oleh pemerintah dan mereka terselamatkan dari status miskin.
Selain BLT BBM maka rakyat kecil juga mendapat bantuan berupa BSU (bantuan sosial pekerja) sebesar 600.000 rupiah, khusus bagi mereka yang bergaji di bawah 3,5 juta rupiah per bulan. Syaratnya adalah wajib aktif di BPJS Ketenagakerjaan dan namanya bisa dicek di website milik Kementerian sosial.
Dengan bantuan sosial pekerja maka rakyat kecil akan mendapatkan tambahan uang belanja, selain BLT BBM. Mereka pun tidak akan jadi miskin mendadak gara-gara perubahan harga BBM. Sejak awal masa pendemi, ada berbagai bantuan yang disalurkan oleh pemerintah untuk mencegah kemiskinan di Indonesia.
Pemerintah benar-benar memikirkan bagaimana cara agar rakyat kecil tetap bisa eksis dan tidak memiliki predikat miskin, ketika ada penyesuaian harga BBM. Terlebih ketika kondisi masih pandemi, di mana perekonomian belum terlalu stabil. Salah satu caranya adalah dengan memberikan subsidi berupa BLT BBM, yang menyasar langsung rakyat kecil dan bisa mereka manfaatkan untuk kebutuhan dapur.
Tingkat kemiskinan di Indonesia bisa ditekan sampai 1% dengan pemberian BLT BBM sebagai bantalan pengaman. Rakyat kecil masih bisa belanja sembako dan berbagai kebutuhan lain, tanpa memusingkan harganya, karena mereka menggunakan dana BLT tersebut. Angka kemiskinan akan turun perlahan-lahan dan Indonesia bisa naik dari negara berkembang menjadi negara maju..

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.