• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Bersinergi Mewaspadai Disinformasi Jelang Pemilu 2024

Bersinergi Mewaspadai Disinformasi Jelang Pemilu 2024

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 28 December 2023

Bersinergi Mewaspadai Disinformasi Jelang Pemilu 2024

Oleh : David Kiva Prambudi

Seluruh masyarakat di Indonesia penting untuk terus meningkatkan kewaspadaan diri terhadap adanya penyebaran disinformasi menjelang pelaksanaan pesta demokrasi dan kontestasi politik dalam perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Salah satu isu yang sempat viral beredar adalah terkait surat suara di Taiwan, yang mana ternyata hal tersebut sama sekali tidak sah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi adanya isu penyebaran surat suara di luar negeri, yang mana sempat sangat ramai diperbincangkan karena menunjukkan bahwa warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri mampu melakukan pencoblosan terlebih dahulu padahal pelaksanaan pencoblosan Pilpres 2024 masih belum dilaksanakan.

Ketua KPU, Hasyim Asy’ari menyatakan bahwa adanya surat suara Pilpres 2024 yang telah dicoblos oleh WNI di Taipei, Taiwan ternyata sama sekali tidak sah statusnya. Hal tersebut dikarenakan meski memang telah didistribusikan, namun saat ini masih belum waktunya untuk melakukan pencoblosan sehingga jelas bahwa surat suara yang telah dicoblos itu tidak sah.
Dengan tegas, Hasyim mengungkapkan bahwa surat suara yang telah distribusikan di Taiwan itu akan dianggap sebagai surat suara yang masuk dalam kategori rusak dan sama sekali tidak akan diperhitungkan ke dalam catatan surat suara dalam Formulir C hasil LN-pos.
Lebih lanjut, Hasyim menambahkan bahwa seharusnya distribusi surat suara oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) kepada para pemilih, baru boleh dilakukan pada tanggal 2 Januari hingga 11 Januari 2024 mendatang. Karena seluruh jadwal itu sudah diatur dan termaktub ke dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 25 tahun 2023.
Akan tetapi, pihak PPLN Taipei sudah mendistribusikan lebih awal melalui pos kepada para WNI yang berada di sana. Diketahui pula bahwa mereka melakukan pendistribusian surat suara kepada para WNI itu dalam dua tahapan. Tahap pertama yang dikirimkan adalah sebanyak 929 surat suara Pilpres 2024 dan sebanyak 929 surat suara Pileg DPR RI Dapil DKI Jakarta, yakni pada tanggal 18 Desember 2023 lalu.
Kemudian tahapan kedua PPLN Taipei kembali mendistribusikan sejumlah surat suara kepada para WNI di sana yang dikirimkan pada 25 Desember 2023 sebanyak 30.347 amplop lembar surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Pileg DPR RI).
Tentu saja, WNI di Taiwan yang telah menerima surat suara dari PPLN itu dan telah melakukan pencoblosan, maka sama sekali tidak akan dianggap sah dan tidak akan dihitung oleh KPU RI. Langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh penyelenggara Pemilu di Tanah Air tersebut adalah menyediakan surat suara pengganti terhadap kertas suara yang telah dianggap tidak sah tersebut.
Rincian lembar surat suara yang akan kembali didistribusikan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan diharapkan membuat waktu pencoblosan juga sesuai dengan jadwal serta ketentuan tersebut adalah sebanyak 31.276 lembar kertas suara dari Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) serta ada pula sebanyak 31.276 surat suara untuk Calon Anggota Legislatif.
Sementara itu, pihak Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar rangkaian sosialisasi yang diikuti oleh sebanyak ratusan mahasiswa dari Kota Sampang. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Komisioner KPU Jatim, Miftahur Rozaq yang memaparkan bahwa bagaimana pentingnya partisipasi para pemuda dalam Pemilu 2024 mendatang.
Hal tersebut tentunya dilatarbelakangi oleh sangat tingginya angka pemilih pemula di Tanah Air, yang mana justru sebagian besar jumlahnya adalah berasal dari para pemilih di usia muda. Maka dari itu, diharapkan bahwa dengan adanya edukasi pemilu yang terus digencarkan itu menjadikan setidaknya para pemuda mampu mengetahui bagaimana seluruh tahapan dan rangkaian proses pesta demokrasi sehingga mereka juga bisa berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu.
Pada kesempatan yang sama, Pemred RadarMadura, Hendriyanto mengupas mengenai bagaimana peran yang sangat penting dari media dalam menyukseskan Pemilu. Dirinya juga sempat memaparkan adanya polarisasi politik sejak tahun 2014 hingga 2019, yang mana juga hal tersebut akan berpotensi kembali terjadi pada 2024 mendatang.
Menjelang pelaksanaan Pemilu, seluruh masyarakat di Indonesia juga diminta untuk semakin berhati-hati tatkala mereka menerima sejumlah informasi dari sumber apapun, utamanya adalah media sosial. Sebab, penyebaran berita bohong atau hoaks hingga disinformasi terus mengalami peningkatan.
Untuk itu masyarakat hendaknya harus mampu bersikap dengan jauh lebih bijak ketika menerima sejumlah informasi, terutama dari media sosial. Pasalnya sangat banyak kerentanan informasi hoaks dan disinformasi akan jauh lebih marak lagi dijumpai dalam beberapa platform seperti Facebook, Tiktok, Twitter hingga Whatsapp.
Kewaspadaan akan kerentanan disinformasi Pemilu 2024 memang sangat penting untuk dilakukan oleh segenap elemen bangsa. Terlebih belakangan sempat sangat viral adanya penyebaran unggahan video yang menunjukkan bahwa WNI di Taiwan telah melakukan pencoblosan surat suara, kemudian dengan sangat tegas pihak KPU RI menanggapi dan memutuskan bahwa pencoblosan tersebut dinyatakan tidak sah karena tidak sesuai dengan jadwal, terlebih pengiriman surat suara oleh PPLN juga dianggap menyalahi aturan karena tidak sesuai dengan jadwal sebagaimana dalam PKPU.

)* Kontributor Yudistira Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.