• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Aparat Keamanan Berkomitmen Lindungi Masyarakat dari Ancaman KST

Aparat Keamanan Berkomitmen Lindungi Masyarakat dari Ancaman KST

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 28 December 2023

Aparat Keamanan Berkomitmen Lindungi Masyarakat dari Ancaman KST

Oleh : Marcellino Angel Krey

Aparat keamanan berkomitmen untuk terus melindungi para pekerja proyek yang berada di Pedalaman Papua yang dianggap rawan dari ancaman atau gangguan Kelompok Separatis dan Teroris (KST). Dengan meningkatkan keamanan dan pengawalan, gabungan TNI-Polri secara terbuka menerima laporan apapun yang berkaitan dengan keamanan dan kesejahteraan pekerja proyek, khususnya apabila terdapat tanda-tanda KST.

Ancaman dan gangguan dari KST Papua memang sangat perlu diwaspadai. Sebab, bentuk gangguan serta ancaman yang diberikan dapat melukai seseorang, apalagi mereka yang tidak bersalah seperti para pekerja proyek maupun masyarakat setempat yang tidak memiliki kepentingan apapun.

Bukan KST namanya bila tidak mengganggu masyarakat yang tidak tahu menahu atau tidak bersalah. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat, terlebih para pekerja proyek pembangunan Papua perlu mengantisipasi diri jika terdapat tanda-tanda kehadiran KST. Mereka bisa langsung lapor ke aparat keamanan setempat untuk ditindaklanjuti. Pasalnya, aparat keamanan yang terdiri dari TNI dan Polri sendiri sudah berkomitmen kuat untuk melindungi mereka-mereka yang bekerja demi membangun Tanah Papua.

KST yang memiliki ideologi diluar Pancasila itu seharusnya menyadari bahwa saat ini Pemerintah RI sangat fokus untuk pembangunan di Bumi Cendrawasih agar mereka dapat merasakan seperti di Pulau Jawa. Pembangunan tersebut nantinya juga akan bermanfaat bagi masyarakat Papua, mereka dalat menikmati berbagai macam fasilitas umum, seperti jalan tol dan juga infrastruktur lainnya.

Kendati demikian, KST harus menyadari juga bahwa tindakan mereka justru menghambat pembangunan Papua. Seharusnya, mereka turut melindungi para pekerja disana, menghargai kerja keras, sehingga menghasilkan yang terbaik. Bukan malah meneror, mengganggu, bahkan mengancam para pekerja disana. Padahal, di sisi lain, putra-putri Papua juga ingin merasakan fasilitas dan kesejahteraan yang selama ini mereka rindukan.

Berbicara mengenai komitmen aparat keamanan untuk melindungi para pekerja, memang terdapat wilayah yang terpencil dan perlu diperhatikan. Kasatgas Ops Damai Cartenz 2023, Kombes Faisal Ramadhani mengatakan kepada pemerintah daerah (pemda) agar kooperatif dan memberitahukan kepada masyarakat bahwa sedang ada pembangunan di daerah terpencil Papua.

Memang selama tahun 2023 sering terjadi penyerangan terhadap para pekerja proyek pembangunan di beberapa wilayah di Bumi Cenderawasih, yang dilakukan oleh KST Papua. Bahkan sudah banyak korban atas kekejaman serta kebiadaban yang dilancarkan oleh gerombolan separatis itu, baik mereka yang mengalami luka berat hingga luka ringan termasuk mereka yang meninggal dunia, seluruhnya tentu menjadi perhatian khusus aparat keamanan.

Beberapa waktu yang lalu, aparat keamanan dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile Yonif Raider 300 / Bjw menindak dengan sangat tegas gerombolan teroris dari Bumi Cenderawasih tersebut dengan menembak mati satu anggota mereka yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap pekerja proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Puncak, Papua Pegunungan.

Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III Marsekal Pertama (Marsma) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Deni Hasoloan Simanjuntak menjelaskan bahwa pertamanya aparat keamanan melakukan aksi pengejaran terlebih dahulu, kemudian dalam aksi pengejaran kepada KST Papua itu berujung pada upaya tindak tegas.

Seluruhnya bermula ketika pihaknya mendapatkan laporan dari Pos Bandara Ilaga bahwa terdapat sebanyak enam orang yang dicurigai merupakan anggota KST Papua. Keenam orang itu dicurigai lantaran mereka membawa satu senjata laras panjang dan juga dua senjata laras pendek berjenis pistol.

Setelah adanya pelaporan, kemudian tim langsung bergegas untuk memastikan hal tersebut dengan melakukan pemantauan, namun dalam pemantauan yang dilakukan tersebut, justru aparat keamanan dari tim gabungan mendapati sebanyak 12 orang anggota KST yang membawa senjata api (senpi), panah hingga senjata tajam (sajam).

Sebenarnya setelah melihat adanya anggota KST Papua, aparat keamanan tindak langsung lantas melakukan penembakan. Melainkan mereka melakukan tembakan peringatan terlebih dahulu. Akan tetapi nyatanya peringatan yang sudah diberikan itu sama sekali tidak diindahkan oleh mereka dan mereka mencoba melarikan diri. Alih-alih diperhatikan, namun peringatan yang dilakukan justru malah dibalas dengan aksi tembakan ke arah petugas.

Semua langkah hingga tindak tegas yang telah dilakukan oleh aparat keamanan untuk menghukum KST Papua merupakan tindakan yang sangat tepat, pasalnya masyarakat orang asli Papua (OAP) sendiri menilai bahwa dengan kehadiran gerombolan separatis itu justru sangat menghambat upaya percepatan pembangunan yang digencarkan oleh pemerintah selama ini.

Banyak sekali diantara kekejian yang terus dilancarkan oleh KST Papua selama ini dan sangatlah mengganggu kenyamanan warga masyarakat Bumi Cenderawasih. Untungnya dengan komitmen yang sangat kuat dimiliki oleh aparat keamanan dari personel gabungan mampu semakin meningkatkan perlindungan kepada para pekerja proyek, khususnya di pedalaman Papua sehingga mereka sudah tidak perlu terlalu takut akan adanya ancaman KST Papua.

)* Mahasiswa Papua Tinggal di Kalimanta

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.