• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Bersama FPMSI dan GESIT, Warganet Akan Serukan Tolak Propaganda Asing Demi Papua Damai

Bersama FPMSI dan GESIT, Warganet Akan Serukan Tolak Propaganda Asing Demi Papua Damai

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 24 September 2019

Beberapa waktu lalu, bangsa kita sedang diuji dengan adanya konflik yang terjadi di Papua. Bahkan, kejadian ini salah satunya dinilai disebabkan adanya propaganda dan provokasi berita-berita hoax kelompok asing di dunia maya atau Internet.

Dengan maraknya propaganda yang berhembus di media sosial, berakibat banyaknya masyarakat Papua yang ikut terpengaruh melakukan berbagai aksi yang berkahir demgan kerusuhan, padahal Masyarakat Papua pada dasarnya hanya ingin perdamaian dan kerukunan tercipta di wilayah mereka. Warga Papua tak mau ada konflik dan/atau merdeka dari NKRI.

Melihat hal ini Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) bersama Gerakan Literasi Terbit (Gesit) dan didukung oleh media Kataindonesia berencana menggelar diskusi bertajuk “Peran Warganet Tangkal Propaganda Asing Demi Wujudkan Damai Papua” pada Kamis (26/09) Siang bertempat di Hotel Mega Menteng 1, Cikini, Jakarta Pusat.

Ketua pelaksana sekaligus Koordinator Nasional FPMSI Hafyz Marshal mengatakan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mengakomodir partisipasi warganet melawan hoax dan propaganda asing serta berharap maupun menginginkan Papua kembali damai dan kondusif serta tetap dalam pangkuan NKRI.

“Tujuannya adalah agar warganet turut andil dalam memerangi hoax dan propaganda asing dengan menarasikan papua damai di media sosial demi terciptanya stabilitas kemananan bangsa dan Papua yang kondusif ” kata Hafyz dalam pernyataan kepada media. (23/09)

Edo kondologit selaku seniman asal Papua juga mengapresiasi kegiatan ini.
“Saya apresiasi kegiata ini, bersama warganet kita narasikan Papua damai, Karena kita semua pada dasarnya adalah bersaudara sebangsa setanah air, kita tidak.kngin terpecah hanya karena propaganda-propanganda dan hoax yang merugikan keutuhan bangsa ini” kata Edo.

Senada dengan Edo, Maximus Air Anggota DPRD Manokwari mengajak masyarakat luas untuk mewujudkan Papua yang damai dan terbebas dari propaganda Asing dan kelompok separatisme.

“Mari kita wujudkan bersama Papua yang damai, rukun, tenteram, dan sejahtera serta lawan Propaganda asing dan kelompok separatisme guna bersama-sama kita menuju Indonesia Maju” Ujar Maximus.

Sementara itu, Eko Kuntadi Influencer Sosial Media berharap semua komponen masyarakat menjaga Papua dari propaganda intervensi asing agar tetap damai.

“Dari semua komponen masyarakat dari berbagai suku bangsa bisa menjaga Papua agar selalu damai, aman dan semua hidup dalam satu kekeluargaan. Meskipun keberagamannya luar biasa di Indonesia ini, kita bisa membuktikan itu. Menjaga keutuhan kekeluargaan dalam persatuan Negara,” kata Eko.

Selanjutnya Agus kudhori selaku koordinator Gerakan Literasi Terbit (GESIT) berharap acara ini dapat menyadarkan masyarakat khususnya Warganet agar menyerbarkan konten-konten positif guna menangkal propaganda asing dan hoax demi tercapainya Papua yang damai.

Acara diskusi nantinya juga akan mendeklarasikan sikap warganet dalam mendukung Papua yang Damai serta akan dihafiri dari berbagai kalangan wargamet yaitu netizen, blogger dan content creator dari berbagai komunitas.

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

September 18, 2026

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

September 18, 2026

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani Oleh: Oksidea Razeta Rayi Keberpihakan terhadap…

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua  Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan pertanian Papua terus diarahkan pada penguatan fondasi kemandirian pangan yang bertumpu pada potensi lokal dan keterlibatan masyarakat. Pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan produksi pangan strategis, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang mencakup pengembangan pangan lokal, perluasan sawah, mekanisasi, irigasi, penguatan kelembagaan hingga pemberdayaan petani. Arah kebijakan tersebut menjadi penting mengingat Papua memiliki sumber daya pertanian yang besar sekaligus karakter geografis yang membutuhkan pendekatan pembangunan berbeda. Sagu, ubi dan berbagai komoditas pangan lokal telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua. Di sisi lain, potensi lahan pertanian juga dapat dikembangkan untuk meningkatkan produksi beras dan komoditas pangan strategis lainnya. Kementerian Pertanian (Kementan) menempatkan pengembangan potensi tersebut sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian pangan Papua. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kemampuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua perlu dibangun dari kekuatan yang tersedia di wilayah tersebut. Karena itu, beras, sagu, ubi dan pangan lokal lainnya didorong untuk berkembang bersama masyarakat setempat. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pertanian Papua tidak diarahkan untuk menggantikan pangan lokal dengan komoditas tertentu. Sebaliknya, pemerintah berupaya mempertemukan kekuatan pangan tradisional dengan teknologi dan sistem pertanian modern. Dengan cara itu, peningkatan produktivitas dapat berlangsung tanpa mengabaikan karakter sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Komitmen pemerintah tersebut turut mengemuka dalam PAPEDA Summit 2026 yang sebelumnya diselenggarakan pada 2–4 September 2026 di Sorong, Papua Barat Daya. Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi pembangunan Papua yang berbasis potensi lokal dan berkelanjutan. …

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.