• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Begini yang akan Dilakukan PBNU kepada Gontor Soal Atasi Kasus Kematian Santri AM

Begini yang akan Dilakukan PBNU kepada Gontor Soal Atasi Kasus Kematian Santri AM

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 8 September 2022

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), memberikan dukungan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor untuk menyelesaikan masalah kematian santri asal Palembang berinisial AM dengan baik.

“Kita semua prihatin, dan kita mendukung Pesantren Gontor sepenuhnya untuk mengatasi masalah ini dengan baik. Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama kami menyampaikan belasungkawa,” kata Gus Yahya saat ditemui di The Ritz-Carlton Jakarta, Rabu (6/9).

Dirinya menilai kasus tersebut sama seperti kecelakaan lalu lintas. Pihak Gontor tentu memiliki sistem yang baik untuk mengelola ribuan santri. Peristiwa itu pun merupakan kejadian yang tidak pernah diinginkan.

“Kita bisa bayangkan seperti pesantren yang santrinya sampai belasan ribu, bagaimana mengelola, mengawasi sekian banyak santri ini tentu bukan hal yang mudah. Hal-hal semacam ini, dalam perspektif ini untuk bisa dikatakan sebagai kecelakaan,” ucap Gus Yahya.

Sebaik apapun sebuah manajemen, tentu ada kekurangan. Atas dasar itu, Gus Yahya menyebut peristiwa wafatnya AM di Gontor adalah kecelakaan. Itu bisa menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Karena tentu pesantren sudah berusaha membuat skema manajemen dan sebagainya dengan sekian banyak santri, tentu ada saja kemungkinan terjadi hal semacam ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, dia menilai peristiwa kematian santri AM di Gontor menjadi peringatan kepada seluruh pengurus pesantren di Tanah Air. Terlebih pesantren yang memiliki ribuan santri. Harus ada pola manajemen yang bisa diandalkan.

“Ini merupakan semacam warning atau peringatan kepada kita semua, apalagi kepada Nahdlatul Ulama yang ada sekian banyak pesantren, bahwa kita memerlukan suatu cara yang sungguh-sungguh bisa diandalkan untuk mengelolah santri-santri yang tinggal di pesantren,” katanya.

Gus Yahya juga meminta pesantren-pesantren yang terafiliasi dengan PBNU untuk memperhatikan sistem pengawasan santri.

“Mudah-mudahan di masa yang akan datang, ini bisa dikelola dengan baik, dan bisa dicegah agar tidak terulang,” tutup Gus Yahya.

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

August 29, 2026

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

August 29, 2026

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat…

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia Oleh: Rania Zafirah Indonesia memasuki babak baru…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.