• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Begini Tipe Suami yang Disayang dan Tidak Disukai Istri, Kamu Termasuk yang Mana?

Begini Tipe Suami yang Disayang dan Tidak Disukai Istri, Kamu Termasuk yang Mana?

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 7 June 2020

Membangun dan membina bahtera rumah tangga yang harmonis tentu jadi idaman setiap pasangan. Mewujudkan hal tersebut, harus ada kerja sama dan komunikasi yang baik antara pasangan suami istri.

Namun peran suami sebagai kepala rumah tangga sering disorot karena kebanyakan kaum adam kurang memiliki rasa sensitif dibandingkan wanita. Ada kelebihan dan kekurangan dari beberapa tipe tersebut. Dihimpun dari berbagai sumber,berikut tipe – tipe suami tersebut:

Dominan
Ciri paling kental dari suami tipe ini adalah seolah tak ingin istrinya memiliki privasi. Tak jarang ia memberi perintah untuk segala keputusan yang harusnya bisa menjadi keputusan istri.

Bahkan terkadang ia bersikap seolah lebih tahu dibanding sang istri sendiri. Saat tengah adu argumen atau bertengkar, suami tipe ini sering kali membuat pasangannya tersudut dengan bersikap dominan.

Baca Juga: Simak Doa Berhubungan Intim Suami Istri menurut Islam

Perfeksionis 
Ini yang seringkali membuat istri kewalahan. Segala sesuatu harus kelihatan sempurna di matanya. Tak boleh ada yang cacat. Suami perfeksionis biasanya banyak menuntut. Istri harus cantik, pintar, rajin, pandai masak, dan sebagainya.

Padahal, semua itu belum tentu dapat terpenuhi oleh sang istri. Kesempurnaan tersebut juga bisa menimbulkan masalah. Sang istri biasanya memiliki krisis kepercayaan dan menjadi inferior.

Mendengarkan
Hubungan suami-istri seharusnya tidak hanya soal hidup bersama, tetapi harus dapat jadi teman dan penasihat yang baik satu sama lain. Belajar bagaimana membuat keputusan bersama adalah elemen penting dari pernikahan yang bahagia.

Tertutup
Sesuai dengan namanya, tipe suami ini cenderung tertutup dan menjauh dari pergaulan sosial. Ciri utama dari suami tipe ini adalah emosinya yang hampir tak terlihat. ‘Dingin’ adalah penggambaran sifat yang tepat.

Tak hanya perasaan senang dan sedih, perasaan marah bahkan hasrat seksual pun hampir tidak nampak. Problematika yang sering terjadi karena suami bertipe ini adalah tak adanya keintiman dalam rumah tangga. Kehidupan rumah tangga menjadi sangat kaku.

Berani
Salah satu tipe suami ideal adalah mereka yang selalu bisa ‘pasang badan’ dalam berbagai kesulitan dalam rumah tangga. Bisa diajak menghadapi kesulitan dan mau menjadi satu tim untuk menyelesaikan setiap permasalahan serta mencari solusi yang terbaik.

Selalu mendukung 
Dukungan juga satu di antara beragam kunci penting membangun rumah tangga yang harmonis. Setiap orang tentu melakukan kesalahan dan saat itu terjadi, suami adalah orang yang harus selalu ada di pihak istri. Ini berarti dalam situasi apapun, suami harus mendukung dan melihat masalah daripada menyalahkan istri.

Bijaksana
Tidak hanya cerdas, seorang suami juga harus bijaksana. Seorang suami dapat menemukan jalan keluar dari masalah yang terjadi baik dalam rumah tangga atau kehidupan. Bagaimana ia mampu memberi nasihat yang bijaksana.

Setidaknya, dia bisa bersikap bijaksana dalam mengambil setiap keputusan dan bisa diajak berdiskusi tentang segala hal. Ketika istri tengah terjebak dalam situasi yang tak menyenangkan alias buruk, suami dapat mengembalikan istri ke kondisi yang lebih baik.

Perhatian
Cara pria memberikan perhatian memang beda-beda. Perhatian berbeda dengan posesif. Ini bukan berarti pria harus mengetahui setiap detail dalam hidup istri atau harus mengingat hari-hari tertentu. Poin ini lebih pada bagaimana suami memerhatikan hal-hal yang penting bagi istri, seperti mengetahui apa yang jadi favorit istri.

Pekerja
Tipe suami seperti ini lebih mengutamakan pekerjaan daripada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Tak heran jika waktu yang tersedia untuk keluarga sangatlah sedikit. Ia adalah seorang pekerja keras. Suami seperti ini umumnya memiliki ego yang tinggi karena berpikir apa yang dilakukannya semua demi kesejahteraan keluarga.

Seperti anak kecil
Sisi anak-anak tak akan pernah lepas dari kehidupan seseorang. Namun tekadang sisi tersebut melekat sedemikian kuatnya hingga memengaruhi kehidupan masa sekarang. Beberapa pria mengalami masalah tersebut. Pria tipe ini cenderung mencari sosok wanita yang suka mengaturnya, mengurusi serta mengayomi.

Biasanya pria-pria ini tertarik pada sosok wanita yang lebih tua. Namun sayang, terkadang pria dengan tipe ini cenderung malas. Pria yang terbiasa diurusi segala sesuatunya oleh istrinya, kurang memiliki daya juang yang cukup tinggi.

Anak mami
Suami tipe anak seringkalli mengesalkan. Apa-apa, ia selalu minta pendapat sang ibu. Segala hal tentang istri selalu dibandingkan dengan ibunya.

Parahnya jika suami tipe ini meminta istrinya mengubah sosok dan karakter agar serupa dengan ibunya. Jika keinginannya tidak terwujud, ia akan meminta bantuan sang ibu untuk memberi nasihat.

Pemerintah Siapkan Perpres AI sebagai Langkah Awal Menuju Undang-Undang AI

August 3, 2026

Cicilan Ringan Rumah Subsidi Menjadi Bantalan Nyata bagi Pekerja Informal

August 3, 2026

Pemerintah Siapkan Perpres AI sebagai Langkah Awal Menuju Undang-Undang AI

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Pemerintah Siapkan Perpres AI sebagai Langkah Awal Menuju Undang-Undang AI Jakarta – Pemerintah terus memperkuat…

Cicilan Ringan Rumah Subsidi Menjadi Bantalan Nyata bagi Pekerja Informal

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Cicilan Ringan Rumah Subsidi Menjadi Bantalan Nyata bagi Pekerja Informal Oleh Andini Putri Di tengah…

Tenor 40 Tahun Rumah Subsidi, Membuka Jalan Hunian Layak bagi MBR 

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Tenor 40 Tahun Rumah Subsidi, Membuka Jalan Hunian Layak bagi MBR Oleh: Zhafran Goldwin Memiliki rumah yang layak masih menjadi impian jutaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Indonesia. Di tengah kenaikan harga tanah dan bangunan serta meningkatnya kebutuhan hidup, kemampuan masyarakat memenuhi syarat pembiayaan perumahan masih menjadi tantangan utama. Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah membuka skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun agar akses terhadap hunian layak semakin luas dengan cicilan yang lebih terjangkau. Pemerintah resmi membuka peluang bagi masyarakat untuk mengambil KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterjangkauan kepemilikan rumah. Kebijakan ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak melalui skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan sesuai kemampuan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan kebijakan tenor KPR subsidi hingga 40 tahun sudah dapat diterapkan. Menurut Maruarar, implementasi kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi Kementerian PKP bersama BP Tapera, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan para pemangku kepentingan lainnya sehingga memiliki dasar yang kuat dalam pelaksanaannya. Meski demikian, pemerintah tidak mewajibkan masyarakat mengambil tenor terpanjang. Maruarar menegaskan masyarakat tetap diberikan keleluasaan memilih jangka waktu kredit sesuai kemampuan, mulai dari 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun, 30 tahun hingga maksimal 40 tahun. Fleksibilitas tersebut memungkinkan masyarakat menentukan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kondisi keuangan keluarga. Kebijakan ini berangkat dari kenyataan bahwa kendala terbesar masyarakat bukan hanya harga rumah, tetapi juga besarnya cicilan bulanan. Banyak keluarga memiliki penghasilan tetap, namun belum memenuhi persyaratan kemampuan bayar yang ditetapkan perbankan. Dengan tenor yang lebih panjang, besaran angsuran menjadi lebih ringan sehingga semakin banyak MBR berpeluang memperoleh pembiayaan rumah subsidi. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memastikan perbankan mampu menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dengan tenor hingga 40 tahun. Hal ini dimungkinkan karena sebagian besar sumber pendanaannya berasal dari pemerintah. …

Rumah Subsidi Makin Terjangkau, Pemerintah Siapkan Tenor KPR hingga 40 Tahun

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Rumah Subsidi Makin Terjangkau, Pemerintah Siapkan Tenor KPR hingga 40 Tahun Jakarta – Pemerintah terus…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.