Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengharapkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur membuat ekonomi Kalimantan tumbuh pesat.
Ia menjelaskan perkiraan dampak IKN terhadap perekonomian wilayah, dimana ada pertumbuhan investasi riil di Kalimantan Timur mencapai 47,7%, dan pertumbuhan wilayah kawasan mencapai 7,3%. Sementara terhadap negara akan menyumbang 0,6% pertumbuhan ekonomi dan naiknya investasi riil mencapai 4,7%.
“Penambahan jumlah penduduk akibat pemindahan IKN diperkirakan mencapai 1,5 – 2 juta orang, dan peningkatan kesempatan kerja di Kalimantan mencapai 10%. Kaltim Bahagia terpilih sebagai IKN baru,” jelasnya
Isran menjelaskan posisi IKN baru berdekatan dengan Samarinda dan Balikpapan. Tiga kawasan kawasan itu akan memiliki peran kolaborasi masing-masing. Dimana Samarinda akan menjadi pusat sejarah Kalimantan Timur dengan sektor energi yang diremajakan, sementara Balikpapan akan menjadi simpul hilir migas dan logistik, IKN menjadi inti pemerintahan dan pusat inovasi hijau.