• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Begini Perjuangan Stafsus Billy Mambrasar untuk Kemaslahatan Dosen di Papua

Begini Perjuangan Stafsus Billy Mambrasar untuk Kemaslahatan Dosen di Papua

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 8 June 2021

Setelah bertemu dengan Rektor Universitas Cenderawasih (UNCEN), Universitas Papua, dan melakukan telepon video daring dengan para dosen di Universitas Papua, serta menerima surat aspirasi dari komunitas dosen asli Papua, Staf Khusus Presiden (SKP) Bidang Pendidikan, Kewirausahaan, Pemuda dan Papua, Billy Mambrasar, berjuang, melanjutkan aspirasi tersebut ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud Ristekdikti).

Billy Mambrasar, bertemu langsung dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud ristekdikti: Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng. Dirjen Dikti didampingi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi: Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P, bertempat di Kantor Kemendikbudristekdikti, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat (07/06/2021).

“Saya melakukan ini demi mendorong kemajuan pengembangan Sumber Daya Manusia di tanah kelahiran saya, yakni: Papua. Pendidikan di Papua maju, maka pembangunan akan juga maju, dalam segala bidang, karena manusia adalah kuncinya”, ujar Billy Mambrasar.

Pertemuan tertutup di ruang rapat Dirjen Dikti tersebut berlangsung hampir 2 jam, diikuti dengan kunjungan ke pusat pengolahan data Dirjen Dikti, yang menunjukkan data langsung perkembangan Pendidikan tinggi di Indonesia, dalam sebuah sistem teknologi digital dan IT yang canggih.

Adapun berikut ini adalah 5 aspirasi yang disampaikan langsung kepada Dirjen Dikti untuk dapat di tindak lanjuti:
1. Akselerasi percepatan perubahan Status Satuan Kerja dari beberapa perguruan diubah menjadi PTN BH atau PTN BLU. Proses ini juga termasuk memberikan bantuan dan Pendampingan utk Akreditasi jurusan dan Fakultas demi tercapainya proses ini juga dapat dibantu.
2. Pendampingan dan Fasilitasi utk Pencapaian status Guru besar, serta bantuan utk riset dan pengembangan teknologi dan pengetahuan, kepada dosen-dosen di Papua
3. Adanya skema Perekrutan secara Khusus berbasis Daerah dan Kebutuhan Lokal Kampus utk perekrutan tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP) Karena kurangnya jumlah dosen OAP dibandingkan dengan Dosen Non OAP
4. Kuota Khusus kepada orang asli Papua untuk mengikuti program-program beasiswa untuk dapat melakukan studi baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dan meningkatkan batas usia menjadi 50 tahun karena banyak yang terlambat berkarir menjadi dosen karena berbagai factor.
5. Beasiswa Afirmasi diberikan kepada : ORANG ASLI PAPUA (OAP). Verifikasi keaslian dikeluarkan oleh MRP, tidak perlu verifikasi Ijazah SD, SMP dan SMA lagi.

“Saya bersyukur bahwa aspirasi itu dapat diterima dengan baik, dan setelah ini saya akan terus mengawal. Saya mungkin juga akan menindak lanjuti dengan Lembaga lain, misalnya LPDP. Saya yakin, LPDP akan dengan terbuka menerima masukan aspirasi ini dengan Baik”, ujar Billy Mambrasar, yang juga adalah seorang penerima beasiswa LPDP.

Stafsus Presiden Billy Mambrasar, dalam momen tersebut memuji kinerja Dirjen Dikti, yang telah menggunakan teknologi berbasis data yang tinggi dan terintegrasi, untuk mengelola kemajuan Pendidikan Tinggi di Indonesia.

“Saya mengapresiasi penuh Kinerja Mas Menteri Nadiem, Pak Dirjen, Prof Nizam, dan Bu Sekretaris, Ibu Paristiyanti, beserta seluruh jajarannya, yang telah melakukan pembangunan sistem berbasis Data dan IT yang sangat canggih dan terintegrasi ini. Saya lihat bahwa apabila ini dilakukan di seluruh sektor dan kementerian di Indonesia, percepatan pembangunan akan dicapai, dalam waktu yang singkat”, ujar Billy Mambrasar.

Skema Baru MBG Perkuat Ketepatan Sasaran demi Pemerataan Gizi Nasional

July 10, 2026

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

July 10, 2026

Skema Baru MBG Perkuat Ketepatan Sasaran demi Pemerataan Gizi Nasional

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Skema Baru MBG Perkuat Ketepatan Sasaran demi Pemerataan Gizi Nasional  Oleh: Naura Azalea  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Seiring dengan pelaksanaannya, pemerintah memilih melakukan penyempurnaan melalui penyesuaian skema agar manfaat program semakin tepat sasaran. Penyempurnaan skema MBG menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap berbagai program prioritas nasional. Evaluasi tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan anggaran negara. Dengan pendekatan yang lebih terarah, pemerintah berupaya memastikan manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh kelompok sasaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menjelaskan pemerintah telah menyepakati langkah pemfokusan ulang atau refocusing dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, BGN telah menyiapkan skema baru yang mengarahkan penerima manfaat kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan sehingga program dapat berjalan lebih efektif. Dalam skema yang sedang disiapkan, anak-anak dari keluarga mampu tidak lagi menjadi penerima manfaat MBG. Kebijakan tersebut merupakan perubahan dari pendekatan sebelumnya yang memberikan layanan secara universal kepada seluruh peserta didik. Penyesuaian ini diharapkan mampu memperbesar manfaat bagi kelompok yang memiliki tingkat kerentanan gizi lebih tinggi. Nanik juga menjelaskan perubahan kebijakan tersebut telah memperoleh persetujuan Presiden Prabowo. Dukungan Presiden terhadap penyempurnaan skema MBG menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem pelayanan gizi yang semakin berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi pada pemerataan kesejahteraan masyarakat. Langkah refocusing tersebut bukan berarti mengurangi perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak. Sebaliknya, kebijakan itu merupakan bentuk optimalisasi agar sumber daya yang tersedia dapat difokuskan kepada kelompok yang membutuhkan intervensi lebih besar. Dengan demikian, manfaat program diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Proses penyempurnaan juga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan pemerintah bersama Badan Gizi Nasional masih terus membahas berbagai skenario pelaksanaan MBG agar implementasi program berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. …

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Sempurnakan Skema MBG agar Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Pemerintah Sempurnakan Skema MBG agar Lebih Tepat Sasaran Pemerintah menyiapkan penyesuaian skema Program Makan Bergizi…

Dialog Mahasiswa, DPR, dan Pemerintah sebagai Jalan Demokrasi yang Dewasa

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Dialog Mahasiswa, DPR, dan Pemerintah sebagai Jalan Demokrasi yang Dewasa Oleh : Ricky Rinaldi Demokrasi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.