• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»Begini Hukum Islam Tentang Menikah Muda

Begini Hukum Islam Tentang Menikah Muda

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 29 May 2020

Alasan seseorang memutuskan nikah muda, salah satunya ingin membebaskan diri dari tindakan maksiat atau zina. Kira-kira, keputusan tersebut dibenarkan enggak ya?

Dalam Islam, orang yang sudah baligh dan siap menikah haruslah melakukannya. Khususnya buat orang yang sudah terlalu kebelet nikah, janganlah ditahan.

Nabi bersabda, wahai pemuda ayo menikahlah jika sudah mampu. Jika belum mampu berpuasalah. Karena puasa itu merupakan tameng dari perbuatan maksiat.

Ustadz Fauzan Amin mengatakan, berdasarkan beberapa sumber riwayat, Nabi Muhammad menikahi Aisyah di usia yang sangat belia. Pada waktu itu, usia Aisyah 9 tahun.

“Tapi berdasarkan analisa sejarawan, justru menyebut Aisyah usianya 17 tahun. Itu jika diukur dengan usia Asma, kakak kandung Aisyah, putri Abu Bakar. Yang pasti usia Aisyah saat dinikahi Nabi Muhammad SAW di bawah 19 tahun,” ujar Ustadz Fauzan Amin.

Tapi, saat ini undang-undang telah mengatur usia pernikahan seseorang. Orang yang boleh menikah minimal usianya 19 tahun, bagi perempuan dan laki-laki.

“Maka yang terbaik ikuti undang-undang. Karena undang-undang tersebut dibuat spiritnya adalah maslahat umat. Jika alasan takut zina, maka berpuasalah,” sambung Ustadz Fauzan Amin.

Abdullah bin Mas’ud RA menuturkan:

“Kami bersama Nabi SAW sebagai pemuda yang tidak mempunyai sesuatu, lalu beliau bersabda kepada kami:

“Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa; karena puasa dapat menekan syahwatnya (sebagai tameng). (HR Bukhari).

Sayangnya, tak sedikit anak muda galau untuk memutuskan nikah cepat. Sebab ada rasa bimbang saat harus menghadapi plus dan minusnya.

Berdasarkan penelitian, kaum milenial lebih percaya diri untuk menikah saat usianya sudah matang. Ketika terlalu muda, secara mental belum 100 persen siap untuk membina rumah tangga.

Belum lagi ketika mendengar komentar buruk dari banyak orang. Rasanya tambah tertekan dan harus benar-benar memikirkannya secara matang.

 

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh

September 14, 2026

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

September 13, 2026

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh Oleh: Dhita Karuniawati Perekonomian Indonesia…

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh Oleh : Adi Hertanto Perlambatan ekonomi global…

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh Oleh : Adi Hertanto Perlambatan ekonomi global…

Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil Berkat Investasi dan Hilirisasi

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil Berkat Investasi dan Hilirisasi Jakarta – Perekonomian Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.