• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Begini Cerita Pembangunan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor di Ngawi Jawa Timur

Begini Cerita Pembangunan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor di Ngawi Jawa Timur

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 15 March 2022

Bupati Ngawi, H. Ony Anwar Harsono ST, MH, mendukung penuh pembangunan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) di Ngawi dan berharap agar pembangunannya dilaksanakan secara maksimal.

Hal ini disampaikan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara UNIDA Gontor dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi,

RSUD Soebroto, Dinas Kesehatan Ngawi, RS At Tiin Husada, dan RS Widodo, Senin (14/3/2022) di Mantingan, Ngawi.

Bahkan setelah acara tersebut, dalam akun Instagram-nya, Bupati Ony menuliskan, “Saya ingin pembangunannya tidak setengah-setengah; dalam arti kualitas bangunan universitasnya harus top markotob.”

Lebih lanjut beliau juga menuliskan harapan semoga dengan adanya pembangunan Fakultas Kedokteran (FK) UNIDA Gontor di Ngawi ini banyak hal positif yang bisa disinergikan.

Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus Presiden Universitas Darussalam Gontor, K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. mengungkapkan bahwa pembagunan gedung FK UNIDA Gontor ini jadi penanda makin eratnya hubungan baik antara PMDG dan Pemkab Ngawi serta dengan masyarakat secara umum.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus Presiden Universitas Darussalam Gontor, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., para wakil rektor, Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, M.A., dan Dr. Khoirul Umam, M.Ec., Ketua Tim Pendirian FK UNIDA Gontor, Prof. Dr. dr. Harijono KS, Sp.KK(K), Wakil Ketua, Prof. Dr. Harsono Salimo, dr., Sp.A(K), beserta anggota tim.

Dan dihadiri juga oleh dr. Yudono, M.M.Kes. (Kepala Dinas Kesehatan Kab. Ngawi), AKBP 1 Wayan Winaya (Kapolres Ngawi), Letkol Inf Adi Wirawan, S.Hub.Int (Dandim), dr. Agus Priyambodo, M. Mkes. (Direktur RSUD Ngawi), dr. Nurul Faizah (Direktur RS Widodo, Ngawi), Camat, Kapolsek, dan Danramil Mantingan, kepala desa Sambirejo, beberapa dosen UNIDA Gontor serta Guru KMI Gontor Kampus Putri 1, 2, dan 3.

Setelah penandatanganan MoU, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi pembagunan FK UNIDA Gontor. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ony mewakili Pemda dan masyarakat Ngawi menyampaikan terima kasih kepada Gontor karena selama ini telah meminjamkan aset tanahnya ke pemerintah kabupaten Ngawi untuk fasilitas puskesmas, SD, dan SMP.

“Dan dengan dibangunnya Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor, aset ini akan lebih bermanfaat lagi, dan kami selaku Pemerintah Ngawi memberikan support,” lanjutnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan persiapan lahan pembagunan secara simbolis dengan mulai dirobohkannya bangunan puskesmas dengan sebuah ekskavator.

“Kami berharap acara peletakan batu pertama pembagunan FK UNIDA Gontor dapat segera dilaksanakan,” pungkas Bupati Ony.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.