• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Banyak Pihak Mengapresiasi Pembatalan Haji

Banyak Pihak Mengapresiasi Pembatalan Haji

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 9 June 2021

Oleh : Zulkarnain

Saat calon jamaah haji asal Indonesia tak jadi berangkat karena pemerintah membatalkannya, ada bermacam-macam reaksi di masyarakat.

Akan tetapi, justru keputusan ini dipuji oleh banyak pihak. Mulai dari ulama hingga Duta Besar Arab, semua mendukung langkah pemerintah, karena mengutamakan faktor keamanan dan kesehatan jamaah dari ancaman pandemi Covid-19.

Naik haji adalah hal yang dicita-citakan oleh seluruh umat muslim di dunia, termasuk di dunia. Tak heran mereka rela menabung hingga bertahun-tahun, karena biayanya cukup tinggi, demi bisa beribadah ke Saudi Arabia. Karena naik haji adalah salah satu rukun islam, sehingga diwajibkan, jika mereka mampu secara finansial.

Akan tetapi calon jamaah haji harus bersabar karena mereka batal berangkat tahun 2021. Pemerintah memutuskan hal ini dengan berat hati, karena tahun lalu juga ada pembatalan keberangkatan CJH. Alasannya masih sama, karena saat ini masih situasi pandemi sehingga amat berbahaya untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

Keputusan pemerintah untuk membatalkan keberangkatan calon jamaah haji tentu membuat sebagian mereka kecewa karena tidak jadi melihat ka’bah dari jarak dekat. Akan tetapi, mereka diminta untuk terus legowo, karena kesehatan jamah lebih diutamakan. Sehingga insya Allah tahun depan bisa berangkat dan beribadah dengan khusyuk di Mekah dan Madinah.

Di luar dugaan, malah banyak pihak yang mendukung keputusan pemerintah Indonesia untuk membatalkan keberangkatan calon jamaah haji. KH Abdul Muqsith Gazali, Wakil Ketua Lembaga Bhatsul Masail PBNU menyatakan bahwa para jamaah harus mengerti bahsa virus covid-19 sangat berbahaya bagi tubuh dan jiwa. Sehingga mereka wajib menerima kenyataan ini.

Mustolih Siradj, Ketua Komnas Haji dan Umroh menyatakan bahwa pembatalan haji di tengah pandemi covid-19 merupakan langkah tepat dan bijak. Penyebabnya karena hal ini dilakukan demi kesehatan dan keselamatan para calon jamaah haji. Dalam artian, pemerintah mengutamakan jiwa rakyatnya, dan melarang keberangkatan karena pandemi masih berbahaya. Apalagi virus corona makin bermutasi dan korbannya makin banyak.

Dukungan juga hadir dari Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, Esam Abid Altaghafi. Ia menghormati langkah pemerintah Indonesia untuk membatalkan keberangkatan calon jamah haji tahun 2021.

Ia juga berdoa semoga penyelenggaraan ibadah haji ke depan akan lebih baik lagi. Hal ini demi kenyamanan pada CJH, apalagi jamaah dari Indonesia bisa mencapai 200.000 orang per tahunnya, sehingga jika service ditingkatkan, akan membuat kerasan.

Banyaknya dukungan untuk pemerintah Indonesia membuat mata kita terbuka, bahwa keputusan membatalkan keberangkatan CJH sangat tepat. Keputusan ini diambil dengan matang, tanpa ada unsur emosional atau poltis. Sebenarnya memang agak dilema, karena naik haji hukumnya wajib bagi yang mampu secara finansial.

Akan tetapi perlu diingat bahwa saat berhaji butuh stamina tinggi, karena selama 40 hari full salat, berdoa, sai, dan melakukan ritual lain yang melelahkan. Sehingga dikhawatirkan ketika nekat berangkat, malah jamah akan sakit saat berada di Arab. Padahal saat imunitas drop, dikhawatirkan akan mudah tertular corona. Apalagi saat tawaf dan ibadah lain, kemungkinan ada kerumunan sehingga tidak mematuhi protokol kesehatan.

Kita wajib mendukung keputusan pemerintah untuk membatalkan keberangkatan CJH, karena demi kesehatan dan keselamatan bersama. Selain mencegah mereka dari corona, juga mencegah tersebarnya virus covid-19, baik dari Indonesia ke luar negeri maupun sebaliknya.

Batalnya keberangkatan para CJH ke tanah suci bukanlah sebuah kesialan, karena ini situasi pelik dan berbahaya.

Jika banyak yang pergi ke Mekah, dikhawatirkan akan mudah terkena corona, apalagi di sana sangat panas sehingga para jamah mudah sakit. Daripada terinfeksi virus covid-19 dan kehilangan nyawa, lebih baik mencegah keberangkatan dan menunda tahun depan.

Penulis adalah warganet tinggal di Pekanbaru

Skema Baru MBG Perkuat Ketepatan Sasaran demi Pemerataan Gizi Nasional

July 10, 2026

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

July 10, 2026

Skema Baru MBG Perkuat Ketepatan Sasaran demi Pemerataan Gizi Nasional

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Skema Baru MBG Perkuat Ketepatan Sasaran demi Pemerataan Gizi Nasional  Oleh: Naura Azalea  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Seiring dengan pelaksanaannya, pemerintah memilih melakukan penyempurnaan melalui penyesuaian skema agar manfaat program semakin tepat sasaran. Penyempurnaan skema MBG menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap berbagai program prioritas nasional. Evaluasi tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan anggaran negara. Dengan pendekatan yang lebih terarah, pemerintah berupaya memastikan manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh kelompok sasaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menjelaskan pemerintah telah menyepakati langkah pemfokusan ulang atau refocusing dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, BGN telah menyiapkan skema baru yang mengarahkan penerima manfaat kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan sehingga program dapat berjalan lebih efektif. Dalam skema yang sedang disiapkan, anak-anak dari keluarga mampu tidak lagi menjadi penerima manfaat MBG. Kebijakan tersebut merupakan perubahan dari pendekatan sebelumnya yang memberikan layanan secara universal kepada seluruh peserta didik. Penyesuaian ini diharapkan mampu memperbesar manfaat bagi kelompok yang memiliki tingkat kerentanan gizi lebih tinggi. Nanik juga menjelaskan perubahan kebijakan tersebut telah memperoleh persetujuan Presiden Prabowo. Dukungan Presiden terhadap penyempurnaan skema MBG menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem pelayanan gizi yang semakin berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi pada pemerataan kesejahteraan masyarakat. Langkah refocusing tersebut bukan berarti mengurangi perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak. Sebaliknya, kebijakan itu merupakan bentuk optimalisasi agar sumber daya yang tersedia dapat difokuskan kepada kelompok yang membutuhkan intervensi lebih besar. Dengan demikian, manfaat program diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Proses penyempurnaan juga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan pemerintah bersama Badan Gizi Nasional masih terus membahas berbagai skenario pelaksanaan MBG agar implementasi program berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. …

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Sempurnakan Skema MBG agar Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Pemerintah Sempurnakan Skema MBG agar Lebih Tepat Sasaran Pemerintah menyiapkan penyesuaian skema Program Makan Bergizi…

Dialog Mahasiswa, DPR, dan Pemerintah sebagai Jalan Demokrasi yang Dewasa

By Kata IndonesiaJuly 10, 20260

Dialog Mahasiswa, DPR, dan Pemerintah sebagai Jalan Demokrasi yang Dewasa Oleh : Ricky Rinaldi Demokrasi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.