• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Banyak Pihak Dukung Penanganan Covid-19

Banyak Pihak Dukung Penanganan Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 28 September 2020

Oleh : Reza Pahlevi

Pandemi belum berakhir dan pemerintah berusaha keras mengatasi efek negatifnya. Caranya dengan mensosialisasikan protokol kesehatan dan program lain. Sementara itu, ada banyak bantuan dari warga sipil dan pihak swasta untuk turut menangani keselamatan pasien corona. Kolaborasi ini yang membuat kita kompak melawan covid-19.
Salah satu efek positif dari pandemi covid-19 adalah masyarakat jadi terbiasa tolong-menolong.

Saat ada tetangga yang positif corona, mereka memberi sumbangan makanan matang. Pun di depan masjid atau kantor kelurahan, ada papan untuk mencantolkan bantuan berupa beras atau sembako jenis lain. Tekad melawan efek badai corona membuat masyarakat kompak.

Pemerintah tentu amat senang karena progam untuk menangani pandemi covid-19 tak akan bisa berjalan tanpa ada bantuan dari masyarakat. Mereka juga rela saat harus tes rapid dan tidak lari saat hasilnya positif. Masyarakat membantu tim satgas covid saat melakukan tracing pada pasien corona. Serta tertib dalam memakai masker dan menaati protokol kesehatan.

Baca juga: Jokowi Tolak Empat Poin Revisi UU KPK

Program pemerintah untuk menangani pasien covid di antaranya menggratiskan biaya perawatan via BPJS. Juga memberi sumbangan berupa ventilator dan alat kesehatan lain pada banyak Rumah Sakit. Di Wisma Atlet juga dijadikan RS corona darurat, karena tempat lain sudah amat penuh. Pemerintah juga memberi bansos, BLT, serta bantuan lain untuk masyarakat.

Pemerintah juga memberi masker secara gratis agar masyarakat aman dari droplet yang mengandung virus covid-19. Jadi, ketika diadakan razia, semua tertib mengenakan masker. Jika ada yang nakal, maka akan didenda hingga 250.000 rupiah atau harus menyapu jalanan. Hukuman sosial lain adalah memberi makan ODGJ atau membersihkan fasilitas umum (misalnya pasar).

Selain masyarakat umum, ada pula pihak swasta yang membantu dalam menangani efek pandemi corona. Sebuah perusahaan otomotif memberi bantuan kepada PMI dan Kemenkes. Sumbangan itu berupa 5 unit mobil ambulans dan 68 kendaraan untuk mobilitas tenaga medis. Juga ada bantuan berupa kebutuhan rumah tangga bagi para korban dampak corona.

Sebuah Bank swasta terkemuka di Kota Padang memberi bantuan berupa masker kain dan peralatan medis. Mereka sadar bahwa masker adalah barang penting saat masa pandemi covid-19. Masker kain dipilih karena masker bedah tentu khusus untuk tenaga medis. Selain itu, alat kesehatan juga penting untuk menunjang kelancaran perawatan pasien di Rumah Sakit.

Sementara itu, sebuah perusahaan asuransi memberi bantuan berupa baju hazmat (APD) khusus untuk tenaga medis. Bantuan ini sangat berarti karena para nakes adalah ujung tombak dalam menolong pasien corona. Sehingga butuh APD yang berkualitas baik dan mampu melindungi tubuh saat bertarung melawan jahatnya virus covid-19.

Banyaknya bantuan ini menunjukkan jati diri orang Indonesia yang suka membantu sesama. Padahal saat pandemi, banyak yang mengalami kesulitan ekonomi, bahkan dirumahkan oleh perusahaan. Namun mereka ikhlas menyisihkan sebagian rezeki untuk orang lain. Karena hampir semua pihak terdampak badai corona, mulai dari kelas teri hingga borjuis.

Bantuan-bantuan dari pihak swasta juga meringankan beban pemerintah. Karena walau sudah ada bantuan dari negara lain seperti China dan Australia, namun perhatian mereka sangat berharga. Program CSR bisa mendekatkan ke masyarakat sekaligus meringankan beban pemerintah untuk selalu menyediakan alat kesehatan dan masker, untuk masyarakat.

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Kolaborasi antara pihak swasta, masyarakat, dan pemerintah membuat penanganan covid-19 di Indonesia makin cepat dan terstruktur. Kita juga terbiasa untuk bekerja sama dan bersatu untuk mengatasi efek badai corona. Pemerntah selalu menyambut baik bantuan dari pihak mana saja yang tulus menolong rakyat kecil.

Penulis adalah Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

Transparansi MBG Tunjukkan Program Gizi Nasional Dikelola dengan Tanggung Jawab

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Transparansi MBG Tunjukkan Program Gizi Nasional Dikelola dengan Tanggung Jawab Oleh: Alexander Royce Program Makan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.