• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Banyak Negara Coret Indonesia Dari Daftar Zona Merah Covid-19

Banyak Negara Coret Indonesia Dari Daftar Zona Merah Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 21 October 2021

Oleh : Susi Kusumawardani

Banyak negara telah resmi mencoret Indonesia dari daftar zona merah Covid-19. Keputusan tersebut menandakan bahwa penanganan Covid-19 yang dilaksanakan Pemerintah Indonesia mendapat apresiasi dunia.

Kabar gembira dari Tanah air, Indonesia dinyatakan resmi keluar dari kategori ‘red list’ atau daftar zona merah Covid-19 versi Inggris terhitung mulai Senin, 11 Oktober 2021, pukul 04.00 waktu Inggris. Pengumunan tersebut disampaikan oleh Menteri Perhubungan Inggris Grant Shapps pada Kamis, 7 Oktober 2021, pukul 17.00 waktu Inggris.

Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Irlandia dan IMO Desra Percaya, mengatakan dikeluarkannya Indonesia dari Kategori ‘red list’ ini merupakan hasil lobi yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York pada 20 September 2021.

Menurut Desra, keputusannya Indonesia dari Kategori ‘red list’ versi Inggris, juga sebagai bentuk pengakuan dari Pemerintah Inggris atas langkah-langkah yang dilakukan Indonesia dalam mengatasi Covid-19 dan kemajuan dalam penanganan wabah virus corona di dalam negeri.
Sebelum pengumuman ini diumumkan oleh Shapss, Desra telah bertemu dengan Duta Besar Sarah Cooke dari Kementerian Luar Negeri Inggris dan memperoleh informasi lebih awal perihal akan dikeluarkannya Indonesia dari kategori ‘red list’. Desra mengatakan, “Komunikasi awal yang diterima dari Duta Besar Cooke ini menunjukkan adanya hubungan baik antara KBRI London dengan Kementerian Luar Negeri Inggris.
Dengan perkembangan baru ini, KBRI London mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk terus memantau kebijakan perjalanan internasional Inggris melalui website resmi Pemerintah Inggris GOV.UK, website dan media sosial KBRI London.
Sementara itu melansir data Satgas Covid-19 pada 12 Oktober 2021, terdapat tambahan 1.261 kasus baru yang terinfeksi Corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 4.229.813 kasus positif corona. Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 2.130 orang sehingga menjadi sebanyak 4.065.425 orang.
Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 47 orang menjadi 142.763 orang. Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 21.625 kasus, berkurang 916 kasus aktif dibanding sehari sebelumnya.
Meski sudah melandai dan keluar dari zona merah, pemerintah meminta kepada masyarakat agar memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah corona, dimulai dari menekan angka penularan.
Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35%. Sementara memakai masker bisa mengurangi risiko penularan virus corona hingga 45% kalau memakai masker kain. Sementara jika mengunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75%.
Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) mengatakan, saat ini angka positivity rate Indonesia berada di bawah 2%. Hal ini lagi-lagi mengindikasikan penanganan pandemi sudah berjalan baik.
Penanganan Covid-19 yang terkendali itu, terlihat dari kasus konfirmasi covid-19 secara nasional yang sudah berada di bawah 2.000 kasus pada hari ini dan kasus aktif sudah lebih rendah dari 60 ribu.
Selain itu, Luhut mengklaim, jumlah yang ditracing dari hari ke hari terus meningkat. Saat ini proporsi kabupaten/kota di Jawa dan Bali misalya, dengan tingkat tracing di bawah 5 hanya sebesar 36% dari jumlah total. Luhut berujar, ke depannya, testing, tracing, dikombinasikan dengan isolasi terpusat menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi secara dini potensi penyebaran kasus covid-19.
Meski demikian, kabat baik ini tentu saja jangan sampai membuat masyarakat terlesa, misalnya dengan sengaja menimbulkan keramaian atau kerumunan di suatu tempat. Luhut menambahkan, kelengahan sekecil apapun yang dilakukan masyarakat, ujungnya bisa menimbulkan peningkatan kasus covid-19 dalam beberapa minggu ke depan.
Indonesia telah melewati gelombang 2 yang telah membuat suasana di Indonesia porak-poranda. Kelangkaan oksigen dalam tabung, penuhnya ruang IGD dan tingginya angka kematian pada pasien terkonfirmasi positif covid, menjadi bukti bahwa virus corona sangatlah berbahaya.
Kini Indonesia berada pada fase yang terkendali, bed di ruang ICU mulai banyak yang kosong, kelangkaan oksigen juga tidak terjadi lagi. Tentu saja hal ini harus dijaga dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan supaya Indonesia tidak kembali masuk dalam zona merah.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Insitute

 

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.