Author: Kata Indonesia

Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.

Mengenal Sejarah Pancasila Hingga Ditetapkan Sebagai Dasar Negara Pilar ideologis di Indonesia adalah Pancasila. Secara bahasa nama Pancasila berasal dari dua kata Bahasa Sanskerta “pañca” berarti lima dan śīla” berarti prinsip atau asas. Apabila diulik secara bahasa, Pancasila menjadi rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Sejarah Pancasila juga sangat berwarna karena proses perumusannya cukup panjang dengan melalui diskusi dan perdebatan panjang. Dari lima sila Pancasila terdiri dari pilar-pilar dan masuk dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945: 1. Ketuhanan yang Maha Esa. 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Persatuan Indonesia. 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan…

Read More

Pemahaman di Kalangan Milenial Luntur, DPRD DIY Dorong Pancasila Dibumikan Lagi Anggota Komisi C DPRD DIY, Lilik Syaiful Ahmad mengaku prihatin dengan pemahaman Pancasila yang mulai luntur di kalangan generasi muda. Dia mendorong agar Pancasila dibumikan agar generasi milenial hapal dan bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila tidak hanya final, namun merupakan juara. Generasi muda harus faham apa itu Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” kata Lilik pada Sinau Bareng Pancasila yang digelar Badan Kesbangpol DIY, di Kabupaten Kulonprogo, Senin (13/12/2021).

Read More

Ridwan Kamil Intens Tanamkan Pancasila kepada Generasi Muda Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil intens menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Hal itu dilakukan agar generasi muda sebagai penerus bangsa Indonesia memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Saat menghadiri Pembukaan Tahun Ajaran 2021 – 2022 dan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi Siswa Baru pada Kamis (15/7/2021) lalu, misalnya, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menjelaskan betapa pentingnya Pancasila. Menurut Kang Emil, Indonesia terdiri dari banyak suku serta bangsa, dan Pancasila merupakan satu janji untuk menyatukan hubungan di antara perbedaan tersebut. “Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perjanjian…

Read More

Kepala BPIP: Pancasila Konsensus Berbangsa dan Bernegara Kepala Basan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi menekankan pentingnya Pancasila sebagai falsafah negara yang mengandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dihadapan para peserta Diklatpimnas II yang digelar 6-12 Desember 2021, di Serang, Banten, Yudian menegaskan falsafah megara tersebut harus terus diimplementasikan bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih, kata dia, para peserta yang kini digodog dalam Diklatpimnas II, yang diinisiasi Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), nantinya diproyeksi bakal menjadi pemimpin masa depan yang mumpuni. Dalam catatan sejarah, kata Yudian, banyak negara pasca-Perang Dunia II terpecah…

Read More

Kepala BPIP: Pancasila adalah Sejarah dan Masa Depan Bangsa Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D mengatakan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki banyak tradisi, tokoh dan pemikiran yang mengedepankan harmoni dan kesatuan bangsa. Menurutnya nilai-nilai luhur tersebut tak hanya ditunjukkan oleh ragam tradisi budaya dan warisan pemikiran tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan dari provinsi NTT, termasuk warisan pemikiran Pancasila oleh Soekarno di Ende.

Read More

BPIP kenalkan Pancasila melalui pendidikan formal Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan berupaya mengenalkan kembali Pancasila kepada generasi muda Indonesia melalui bahan ajar atau materi yang disampaikan dalam pendidikan formal di sekolah. Kepala BPIP Yudian Wahyudi dalam keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Senin, mengatakan, BPIP sudah memohon persetujuan Presiden atas draf bahan ajar yang sudah dirumuskan, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pendidikan tinggi (PT). “Semoga dalam minggu-minggu ini, Bapak Presiden berkenan mengesahkan, sehingga paling lama semester depan bahan ajar ini sudah bisa digunakan di berbagai tingkatan sekolah,” kata Yudian.

Read More

BPIP Akan Kenalkan Pancasila lewat Pendidikan Formal dari PAUD hingga Pendidikan Tinggi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan mengenalkan kembali Pancasila kepada generasi muda.  Pancasila akan dikenalkan melalui bahan ajar atau materi yang disampaikan dalam pendidikan formal di sekolah mulai dari PAU hingga pendidikan tinggi (PT) Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi menyebut, BPIP sudah memohon persetujuan Presiden atas draf bahan ajar yang sudah dirumuskan, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pendidikan tinggi (PT). “Semoga dalam minggu-minggu ini, Bapak Presiden berkenan mengesahkan, sehingga paling lama semester depan bahan ajar ini sudah bisa digunakan di berbagai tingkatan sekolah,” kata Yudian dalam keterangan tertulis…

Read More

Napak Tilas Soekarno ke Ende, BPIP Akui Ende sebagai Rahimnya Indonesia Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Kabupaten Ende, Jum’at, (10/12/2021). Selain disebut sebagai Kota Pancasila, Ende juga disebut sebagai rahimnya Indonesia, lantaran Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang dirumuskan oleh Bung Karno saat diasingkan. Dalam kunjungan kerjanya BPIP melakukan Napak Tilas Bung Karno di Ende dipimpin langsung Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi. Pada kesempatan tersebut ia menceritakan sejarah penjajahan sejak ratusan tahun akibat tidak memiliki teknologi militer sehingga Indonesia mengalami kemiskinan, terbodohkan, tersakitkan.

Read More

Kepala BNPT Sebut Pancasila Vaksin Paling Ampuh Basmi Virus Radikalisme Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) Komjen Boy Rafli Amar menganalogikan radikalisme sebagai virus yang menyebar sangat cepat karena kemajuan teknologi. Ruang digital yang ada saat ini mempercepat proses radikalisasi dan mampu menjangkau pengguna internet di berbagai belahan dunia. Boy mengungkapkan, untuk mencegah masuknya paham radikal itu, Netizen bisa melakukannya dengan cara membagikan narasi dan konten yang dapat mengedukasi serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Indonesia. “Harapannya, propaganda radikal terorisme dapat dieliminasi dengan narasi-narasi positif. Juga mengimbau agar tidak terkecoh dengan propaganda radikalisme terorisme yang dikemas dalam bentuk apa pun,” kata Boy dikutip…

Read More

Marak Koten Radikal di Medsos, Kepala BNPT Minta Pelajar Pelajar SMA Tidak Ikut Sebar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyoroti banyaknya konten bermuatan unsur radikalisme dan terorisme di media sosial yang menebar kebencian dan menolak Pancasila sebagai ideologi bangsa.  Menurut Boy, munculnya konten-konten tersebut dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda yang masih duduk di bangku sekolah. Boy pun mengajak agar para pelajar tak terpengaruh dan tidak ikut menyebar konten-konten tersebut. 

Read More

Tangkal Radikalisme, Pengamat Sarankan Keamanan Siber Diperkuat Ancaman radikalisme di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan hasil penelitian berbagai lembaga survei, ideologi radikalisme telah masuk ke dalam institusi pendidikan dan keagamaan. Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam & Cyber Security Susaningtyas Kertopati dalam webinar Partai Perindo dengan tema ‘Tantangan, Radikalisme & Konsolidasi Demokrasi’ pada Selasa (23/11/2021). “Saat ini, kelompok radikal mengembangkan metode enabling environment sebagai upaya menciptakan kondisi yang memungkinkan bagi jaringan terorisme tetap eksis dan berkembang tanpa bersentuhan langsung dengan jaringan-jaringan yang ada, khususnya dalam menyasar kaum remaja di institusi pendidikan,” ujar Nuning sapaan akrab Susaningtyas Kertopati.

Read More

BNPT Perkuat Civil Society Tangkal Radikalisme dan Terorisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) terus melakukan penguatan civil society untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme. Guna penguatan civil society, BNPT menggelar Anugerah Indonesia Damai 2021 dengan tema “Indonesia Harmoni”. Puncak acara digelar BNPT di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Selasa (30/10/2021). Secara umum, Anugerah Indonesia Damai merupakan penutup program BNPT pada 2021 dan terkait langsung dengan realisasi program kerja 32 Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di seluruh Indonesia. Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Raden Ahmad Nurwahid menyatakan, BNPT memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat dan antusiasme seluruh peserta yang telah mengikuti lomba karena terkumpul…

Read More