Sambung Silaturrahmi, Pimpinan Pesantren Darunnajah Temui 170 Alumninya yang Belajar di Azhar Mesir Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta sudah berusia lebih dari setengah abad. Usia yang cukup ideal untuk menunjukkan kematangannya sebagai sebuah lembaga pendidikan Islam yang berlokasi di kawasan Ibu Kota Negara Republik Indonesia, Jakarta. Dalam perjalanan perjuangan dakwah berkepanjangan lewat jalur pendidikan di tengah-tengah masyarakat urban ibu kota tentunya tidak mudah bagi Pesantren Darunnajah. Namun setapak demi setapak Pesantren Darunnajah mulai menuai buah yang mereka tanam, yakni berupa para alumni yang kini telah bertebaran di banyak medan perjuangan.
Author: Kata Indonesia
Ainur Rifqi, Aktivis Muda Muhammadiyah Jebolan Gontor Turut Ramaikan Bursa Calon Ketua KNPI Kota Malang Satu lagi aktivis muda ramaikan bursa pencalonan Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kota Malang tahun 2022. Dia adalah Ainur Rifqi Almahdani Rahmat yang selama ini dikenal aktif di Muhammadiyah. Pemuda kelahiran Malang 27 tahun silam ini memiliki latar belakang pendidikan yang religius. Ainur Rifqi Almahdani Rahmat yang akrab disapa Rifqi ini, mulai menempuh pendidikan dasar dan menengah di bangku madrasah. Kemudian, dia memperdalam pendidikan agama di Pondok Modern Darussalam Gontor, di Kabupaten Ponorogo yang cukup dikenal sebagai institusi yang melahirkan banyak tokoh besar di Indonesia.
Maksimalkan Potensi Ekonomi Unida Gontor Dukung Pengembangan Kampung Durian di Ngebel Kecamatan Ngebel di Kabupaten Ponorogo selama ini terkenal akan daya tarik pariwisatanya. Yakni tentu saja Telaga Ngebel. Padahal, selain sisi pariwisatanya, Ngebel juga kaya akan pertaniannya. Salah satunya adalah buah durian. Buah dengan kulit lancip-lancip ini merupakan salah satu potensi terpendam di daerah yang berada di lereng Gunung Wilis tersebut. Melihat hal itu, Universitas Darussalam Gontor (Unida Gontor) mengadakan pemberdayaan dan pembinaan masyarakat di kawasan tersebut.
Kiai Gontor soal Kemajuan Peradaban Islam Dulu dan Masalah Umat Kini Peradaban Islam Dulu dan Kini. Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi MEd MPhil menerangkannya dalam Pengajian Virtual Orbit, Kamis (13/1/2022) malam. Sebelumnya, di hadapan Orbiters—jamaah pengajian tersebut—yang berasal dari berbagai kalangan di seluruh pelosok Indonesia maupun mancanegara, Pembina Orbit Prof M Din Syamsuddin MA PhD mengucap terima kasih atas kesediaan Prof Hamid untuk memberikan pencerahan pada pengajian itu.
Uncen dan WWF Luncurkan Buku Panduan Pengamatan Burung di Papua Universitas Cenderawasih (Uncen) bersama Yayasan WWF Indonesia Program Papua meluncurkan buku panduan lapangan bagi pemandu ekowisata pengamatan burung di Bumi Cenderawasih, sebagai sumber informasi dan edukasi bagi wisatawan. Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Jumat, 21 Januari 2022, mengatakan buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat peran kampus dalam pengabdian masyarakat. “Buku ini disusun dengan memanfaatkan hasil survei keragaman jenis burung di wilayah dataran rendah Papua bagian utara dan pulau-pulaunya,” katanya.
Berwisata di Indonesia Saja! Sri Mulyani: Raja Ampat, Sepenggal Surga di Bumi Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani mempromosikan pariwisata lokal dalam upaya memulihkan perekonomian nasional di tangah Pandemi Covid-19 yang belum juga usai. Uniknya dalam mengajak masyarakat untuk memilih wisata dalam negeri, Sri Mulyani mengambil kutipan dalam serial Layangan Putus yang tengah viral. Dalam postingan di laman resmi Instagram miiliknya @smindrawat, mantan Direktur Bank Dunia itu membagikan foto-foto saat dirinya berada di Raja Ampat Papua pada awal Januari 2019. Ia memulainya dengan dialog dalam sebuah serial yakni It’s My Dream Mas, Not Hers..!
Wisata Bahari di Kampung Namatota yang Tersembunyi di Papua Di Papua Barat rupanya ada sebuah kampung tersembunyi yang menyimpan keindahan alam luar biasa dan masih memegang teguh adat istiadat serta kearifan lokal hingga saat ini. Namanya adalah Kampung Namatota di distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana. Kampung ini merupakan pulau sendiri yang terpisah dari pulau utama Papua. Mayoritas suku asli yang tinggal di sana antara lain Suku Kuripasai, Miereh, Maerasi, Irarutu, Koiway, Oburau, Madewana dan Kuri. Ada pula para pendatang dari Buton, Bugis, dan Jawa. Kebanyakan masyarakat setempat berprofesi sebagai nelayan dan beragama Islam.
Pemkab Biak dorong kampung Suneri jadi agromina wisata Papua Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua mendorong wilayah pertanian di Kampung Suneri, Distrik Yendidori menjadi agromina wisata. Bupati Biak Herry Ario Naap dalam keterangan tertulis, Minggu mengatakan, Pemkab Biak Numfor sangat mendukung menyiapkan Kampung Suneri menjadi kawasan agromina wisata dengan membantu sejumlah sarana produksi berbagai komoditas pertanian setempat. Penyerahan sejumlah sarana produksi pertanian dilakukan langsung Bupati Herry Ario Naap bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan I Made Suardana di lokasi pertanian masyarakat Kampung Suneri berupa prasarana produksi dan bibit tanaman Hortikultura buah-buahan dan sayur-sayuran.
Soal Pemekaran Provinsi Papua Selatan, Tim PPS Serahkan Dokumen ke DPR, DPD, dan Kemendagri Tim Pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS) terus berupaya agar pemerintah pusat segera mempercepat proses pemekaran wilayah itu. Tim PPS yang dipimpin Thomas Eppe Safanpo bersama rombongan telah menyerahkan empat dokumen kepada Komisi II DPR RI, DPD, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Senin (13/12/2021).
Wapres: Pemekaran Wilayah Papua akan Dipercepat Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, kemungkinan pemerintah akan mempercepat pemekaran wilayah di Papua. Wapres menilai, pemekaran wilayah ini menjadi bagian upaya mempercepat pembangunan Papua di samping pendekatan keamanan dan kelembagaan lainnya.
DPD: UU Otsus Papua Harus Angkat Harkat-Martabat Orang Asli Papua Filep Wamafma Senator Papua Barat menyatakan, ada poin penting dalam ketentuan Pasal 76 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 (UU Otsus) tentang pemekaran atau pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) di Provinsi Papua dan Papua Barat. Ayat kesatu, pemekaran daerah provinsi dan kabupaten/kota menjadi provinsi-provinsi dan kabupaten/kota dapat dilakukan atas persetujuan MRP dan DPRP setelah memperhatikan dengan sungguh-sungguh kesatuan sosial-budaya, kesiapan sumber daya manusia, kemampuan ekonomi, dan perkembangan pada masa yang akan datang.
Pemekaran Wilayah Papua Strategi Jitu Mempercepat Pembangunan Pemekaran wilayah Papua merupakan strategi jitu dalam mempercepat pembangunan. Dengan adanya kebijakan tersebut, maka akan dibangun banyak infrastruktur dan mempercepat modernitas di Papua. Penambahan provinsi alias pemekaran wilayah menjadi rencana besar pemerintah daerah Papua. Pasalnya, dengan wilayah yang begitu besar (lebih dari 4.000 hektar), memiliki 2 provinsi akan terlalu sulit. Penyebabnya karena jika daerahnya terlalu luas maka APBD yang diberi akan dibagi-bagi dan menjadi sangat sedikit per kota, sehingga pembangunan di sana kurang cepat.