Rayakan Imlek Sederhana dengan Prokes Ketat Oleh : Cecilia Paramitha Hingga saat ini status pandemic Covid-19 belum dinyatakan berhenti, apalagi dengan melonjaknya kasus penularan lokal varian omicron. Peningkatan kasus ini tentu saja membuat perayaan Imlek harus dirayakan secara sederhana dan tetap mengindahkan protokol kesehatan (Prokes). Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada umat Khonghucu dan masyarakat Tiong Hoa untuk dapat menjalankan protocol kesehatan saat merayakan Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili. Anjuran tersebut seiring dengan meningkatnya kasus covid-19 yang terus meningkat di tanah air. Yaqut juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 02 Tahun 2022. Dirinya berharap agar aturan tersebut dapat…
Author: Kata Indonesia
Penguatan Nasionalisme Mencegah Radikalisme Oleh : Abdul Salam Radikalisme bisa dicegah dengan penguatan nasionalisme karena jika semua orang punya rasa cinta yang tinggi terhadap negaranya, maka mereka tidak akan goyah terhadap rayuan kelompok radikal dan teroris. Indonesia sudah menjadi negeri yang damai dan sejahtera dengan konsep demokrasi yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945. Demokrasi sangat pas karena sesuai dengan keadaan negeri ini yang memiliki banyak suku, budaya, dan 6 keyakinan yang diakui oleh pemerintah. Akan tetapi ada kelompok radikal yang sangat mengesalkan karena ngotot ingin mencongkel pancasila dan UUD 1945 serta menggantinya menjadi negara khalifah. Padahal kekhalifahan lebih cocok di…
IKN Nusantara Banjir Dukungan, Masyarakat Adat Dayak Se Kalimantan Gelar Deklarasi Akbar Masyarakat adat Dayak se-Kalimantan menggelar deklarasi akbar mendukung penetapan Ibu Kota Negara (IKN) pada Senin pagi (31/1/2022). Seluruh perwakilan warga adat Dayak juga setuju atas penetapan nama Nusantara sebagai nama Ibu Kota Negara yang baru. Berbagai tokoh dan pemuka adat Dayak di Kalimantan mendukung penuh pemindahan IKN ke Kalimantan melalui Deklarasi Akbar. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Grand Tjokro Balikpapan selama dua hari, sejak tanggal 30 hingga 31 Januari 2022. Salah satu Ormas Adat di Kalimantan, Aliansi Masyarakat Nansarunai Bela Borneo (AMNBB) Sektor Barito Timur (Bartim) Propinsi Kalimantan…
Mewaspadai Aksi Keji KST Papua Menjelang KTT G20 Oleh : Moses Waker Kekejian Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua tidak dapat dibiarkan karena kejadiannya menjelang persiapan KTT G20 dan W20, sehingga bisa menurunkan level kepercayaan keamanan terhadap Indonesia, khususnya Papua. Aparat perlu bergerak cepat agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Indonesia berhasil jadi presidensi G20 tahun 2022 dan ini adalah sebuah prestasi karena berhak menjadi tuan rumah dari forum internasional. Forum G20 akan diselenggarakan di Bali pada akhir tahun. Selain G20 ada juga W20 yang merupakan side forum yang membahas persoalan kemajuan wanita secara global, dan dilangsungkan di Papua…
Mengapresiasi Penurunan Aksi Teror Sepanjang 2021 Oleh : Kenia Ayu Masyarakat mengapresiasi penurunan aksi teror sepanjang 2021 sebagai bukti sinergitas TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) dengan masyarakat. Namun demikian, setiap pihak diharapkan tidak terbuai dengan fakta tersebut karena hingga saat ini penyebaran paham radikal masih terus terjadi. Radikalisme dan terorisme berbahaya karena bisa menghancurkan Indonesia. Kita tentu masih ingat tragisnya Bom Bali, Bom Sarinah, dan pengeboman lain yang dilakukan oleh kelompok teroris. Mereka melakukan tindak kekerasan sampai mengambil nyawa orang, dan terorisme adalah kejahatan besar karena terstruktur dan korban maupun pelaku bisa sama-sama tewas dengan mengenaskan. Pengeboman adalah ciri…
Mewaspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Bali Oleh : Savira Ayu Covid-19 masih menjadi berstatus pandemi di Indonesia, apalagi dengan munculnya varian Omicron di berbagai wilayah khususnya di Jawa Bali. Masyarakat, khususnya di Jawa-Bali pun diminta untuk mewaspadai tren kenaikan lonjakan kasus positif virus Corona. Perlu diketahui Covid-19 di Jawa Bali meningkat dalam dua pekan terakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan kepada pemerintah untuk mulai mewaspadai penyebaran virus agar tidak memicu klaster Covid-19 baru, khususnya di wilayah tersebut. Perlu adanya pelacakan kontak kasus atau tracing yang masif, terlebih di tengah adanya varian omicron. Meski demikian, kini kategori penularan WHO masih…
Mendukung Perayaan Imlek Aman dan Lancar Oleh : Ricky Herdian Sebentar lagi ada perayaan Imlek dan faktor keamanan harus dinomorsatukan. Selain mencegah sweeping dan serangan terorisme, juga ada pencegahan dari klaster Corona baru. Imlek akan dirayakan dengan suka cita oleh warga keturunan Tionghoa. Mereka akan memakai baju berwarna merah sebagai simbol kebahagiaan, memakan jeruk dan kue keranjang, serta memberi angpao dalam amplop merah. Kebahagiaan dirasakan karena baru setelah orde baru tumbang, mereka boleh merayakan Imlek secara terang-terangan. Akan tetapi perayaan Imlek diintai oleh sweeping dan ancaman dari kelompok radikal dan teroris. Memang kelompoknya sudah dibubarkan oleh pemerintah tetapi bisa saja…
Pemerintah Terapkan Pendekatan Integratif di Papua Oleh : Sabby Kosay Pemerintah melaksanakan pendekatan integratif di Papua. Langkah tersebut dilakukan agar semua program untuk mendamaikan konflik di Papua bisa diselaraskan, sehingga hasilnya akan lebih maksimal. Kelompok separatis dan teroris serta Organisasi Papua Merdeka masih menjadi duri dalam daging di Bumi Cendrawasih. Mereka masih saja tidak terima atas pemerintahan Indonesia dan menuntut pembelotan. Padahal Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat) sudah terjadi puluhan tahun lalu tetapi mereka tidak menerima hasilnya. Para separatis yang gagal move on akhirnya melakukan segala macam cara, termasuk kekerasan, demi menuntut terbentuknya Republik Federal Papua Barat. Untuk mengatasi konflik maka…
Bersatu Melawan Intoleransi dan Radikalisme Oleh : Arif Rahman Intoleransi dan radikalisme adalah 2 hal berbahaya yang bisa merusak Indonesia. Oleh karena itu seluruh elemen masyarakat harus bersatu guna menangkal penyebaran paham tersebut yang dapat menciptakan perpecahan di Indonesia. Pernahkah Anda mendengar kasus intoleransi? Sedihnya pasca era reformasi dimulai, intoleransi malah meningkat di Indonesia. Padahal kita adalah bangsa yang majemuk dan seharusnya semua orang saling toleran dan menghargai perbedaan. Akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Keadaan ini makin parah karena radikalisme juga menyebar luas dan bisa berujung terorisme dan pengeboman. Untuk mencegah intoleransi dan radikalisme maka seluruh rakyat Indonesia harus…
Indonesia Manfaatkan G20 untuk Momentum Pemulihan Ekonomi Global Oleh : Ridwan Alamsyah Konferensi Tingkat Tinggi Grup of Twenty (KTT) G20 yang akan diselenggarakan di Bali, memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah sebagai momentum untuk memulihkan ekonomi global. Pandemi membuat perekonomian global menjadi bergoncang, bahkan di negara adikuasa sekalipun kondisi finansialnya juga terkena efek negatifnya. Ketika ada krisis global maka yang ditakutkan adalah lumpuhnya perekonomian semua negara. Jangan sampai ini terjadi karena bisa menyebabkan kematian massal karena banyak yang berstatus pailit. Indonesia sebagai presidensi KTT G20 tahun 2022 memiliki keuntungan, sebagai penggerak agar perekonomian global bisa sehat kembali. Presiden Jokowi menyatakan…
Antisipasi Omicron Dengan Disiplin Prokes dan Vaksinasi Oleh: Abie Tren kasus positif kasus Covid-19, utamanya akibat varian Omicron terus menunjukkan peningkatan. Masyarakat pun diimbau untuk mengantisipasi penyebaran Omicron dengan selalu menerapkan disiplin Prokes dan mengikuti vaksinasi. Setelah kasus Covid-19 melandai sejak akhir 2021, kasus Covid-19 kembali mengalami trend peningkatan dengan munculnya varian Omicron. Hingga Senin, 24 Januari 2022, kasus konfirmasi Omicron di Indonesia telah mencapai 1.600 kasus. Kondisi ini tentu menjadi sinyal akan munculnya gelombang ke 3 kasus Covid-19 di Indonesia. Dikutip dari media Kompas.com, Kemenkes memprediksi lonjakan kasus Covid-19 akibat penularan varian Omicron terjadi pada pekan kedua Februari 2022.…
Skema Taksonomi Hijau Dukung Ekonomi RI yang Berkelanjutan Oleh : Kevin Sirait Pemerinth terus mengembangkan perekonomian RI yang berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut ditempuh dengan menginisiasi program taksonomi hijau. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyusun skema pembiayaan yang berkelanjutan pada industri jasa keuangan untuk mendukung pengembangan ekonomi baru, dengan prioritas pengembangan ekonomi hijau, yang dikenal dengan sebutan Taksonomi Hijau. Wimboh Santoso selaku Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan bahwa Taksonomi Hijau akan menjadi pedoman bagi penyusunan kebijakan dalam memberikan insentif maupun disinsentif dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk OJK ke depannya. .Skema Taksonomi Hijau juga menjadi salah satu dari lima kebijakan…