Author: Kata Indonesia

Kata Indonesia (kataindonesia.com) adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Kata Indonesia hanya mempunyai edisi daring yang berusaha menjadi salah satu situs berita yang penyajiannya fokus untuk informasi-informasi positif. Situs berita ini, menyediakan berbagai macam berita yang terjadi baik itu berita lokal, nasional, hingga internasional secara aktual.

Ormas Keagamaan Ujung Tombak Menangkal Radikalisme Oleh : Muhammad Yasin Radikalisme wajib dicegah agar tidak makin menggila penyebarannya. Ormas keagamaan bisa menjadi ujung tombak untuk menangkal ajaran berbahaya ini, karena mereka memiliki pengaruh yang besar di masyarakat. Serangan dan pengeboman yang terjadi di Indonesia adalah akibat dari kelompok radikal dan teroris. Oleh karena itu radialisme terus diberantas oleh pemerintah, karena mereka melakukan kesalahan fatal, dengan melakukan tindak kekerasan, kriminal, dan intoleran. Radikalisme jika dibiarkan saja akan jadi berbahaya karena bisa memecah perdamaian di negeri ini. Pemberantasan radikalisme menjadi fokus pemerintah. BNPT (Badan Nasional Pemberantasan Terorisme) sebagai lembaga resmi yang diberi…

Read More

KTT G20 Dorong Kebangkitan Ekonomi Pariwisata Oleh: Alfred Jigibalom Pandemi telah mengubah adaptasi berbagai sektor, tak terkecuali sektor pariwisata yang sempat terdampak akibat adanya kebijakan pembatasan sosial. Sektor Pariwisata ternyata mendapatkan sorotan dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Rangkaian acara KTT G20 yang dihelat di Indonesia nyaris sepanjang tahun 2022 menjadi momentum untuk menunjukkan kepada dunia tentang bangkitnya pariwisata Indonesia dari pandemi serta komitmen untuk mendorong pariwisata berkelanjutan. Penyelanggaran KTT G20 akan berlangsung dan terpusat di Bali. Sebagaimana diketahui, Pulau Dewata selama ini merupakan salah satu gerbang utama bagi wisatawan mancanegara yang hendak berkunjung ke Indonesia. Tidak hanya di…

Read More

Kebijakan Pemerintah Mampu Kurangi Angka Pengangguran Oleh : Deka Prawira Pengangguran merupakan masalah sosial ekonomi patut mendapat perhatian dari semua pihak. Namun demikian, Pemerintah juga terus mengeluarkan berbagai kebijakan yang terbukti efektif mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai kebijakan pemerintah dinilai telah mampu mengurangi tingkat pengangguran yaitu dari 9,77 juta orang pada Agustus 2020 menjadi 9,1 juta orang pada Agustus 2021. Ditambahkannya, kebijakan yang dilakukan pemerintah sudah sejalan dengan penyelenggaraan program untuk mengurangi pengangguran. Dirinya menjelaskan pada Agustus 2021 dari sebanyak 140,15 juta orang angkatan kerja terdapat 9,1 juta orang pengangguran atau 6,49 persen…

Read More

Sidang Umum IPU Momentum Pulihkan Pariwisata Bali Oleh : Tauhid Mulia Sidang umum IPU (Inter Parliamentary Union) akan diselenggarakan di Bali. Forum ini diharapkan dapat memulihkan pariwisata di Pulau Dewata. Penyebabnya karena anggota IPU melihat sendiri betapa indahnya Bali dan pariwisatanya juga aman, meski masih masa pandemi. Pandemi membuat segalanya berubah dan terjadi sedikit kegoncangan ekonomi. Begitu juga sektor pariwisata karena ada negara yang melarang warganya untuk bepergian jauh, sehingga kunjungan turis menurun drastis. Padahal bagi wilayah seperti Bali, pariwisata adalah ‘jualan’ utama, sehingga dalam dua tahun ini para pengusaha hotel, agen wisata, dll, harus gigit jari. Akan tetapi kita…

Read More

Rezka Oktoberia selaku tokoh muda perempuan Sumatera Barat menyayangkan pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menyamakan suara adzan dengan gonggongan anjing. Sebelumnya Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau, LKAAM, Letkol Laut Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si. gelar Datuk Nan Sati juga telah menyatakan sikap tegas nya atas pernyataan Menteri Agama. “Saya menyayangkan pernyataan Pak Menteri yang menyamakan suara adzan dengan gonggongan anjing, apa Pak Menteri tidak bisa cari perumpamaan yang lainnya,” jelas Rezka Oktoberia ketika dihubungi KataIndonesia.com Kamis (24/2/2022). Menurutnya, dengan ucapan yang tidak sepantasnya seperti itu, Pak Menteri yang sudah melukai hati masyarakat Sumatera Barat. “Pak Menteri…..saya dan semua…

Read More

Kevin Haikal, Wakil Ketua DPP Laskar Merah Putih, Wakil Ketua LPBH PWNU DKI dan juga Ketua Bidang Pemuda DPP Pejuang Bravo-5 turut menanggapi terkait pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menyamakan suara adzan dengan gonggongan anjing. “Adzan merupakan sebuah panggilan untuk beribadah, tidak tepat dan sangat tidak benar menganalogikan nya dengan perbandingan gonggongan anjing,” jelas Kevin di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Menurut Kevin, menganalogikan suara adzan dengan gonggongan anjing merupakan sebuah statement gegabah yang di lontarkan oleh pejabat negara sekelas menteri agama. Selain itu, ini juga merupakan suatu hal yang mendegradasi dan mengkerdilkan esensi dari Adzan sebagai panggilan untuk beribadah…

Read More

Kemenkeu akan alokasikan dana otsus Papua sebesar Rp 8,5 triliun pada 2022 Pemerintah akan menyalurkan dana otonomi khusus (otsus) untuk Papua dan Papua Barat. Penyaluran dana otsus tersebut berdasarkan Undang Undang nomor 2 tahun 2021. Pada UU tersebut, pemerintah bersama DPR sepakat untuk menaikkan plafon dana otsus Papua. Dana untuk otsus Papua dan Papua Barat ini akan dianggarkan sebesar Rp 8,5 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022, naik 12,6% dibandingkan dalam outlook APBN 2021 sebesar Rp 7,6 triliun. “Peningkatan besaran dana otsus menjadi 2,25% dari plafon Dana Alokasi Umum Nasional (DAU) yaitu Rp 378…

Read More

Bamsoet Apresiasi Berdirinya Universitas Internasional Papua Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi perjuangan Yayasan Maga Edukasi Papua, yang akhirnya bisa menghadirkan Universitas Internasional Papua. Sesuai Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 24/E/O/2022 tentang Izin Pendirian Universitas Internasional Papua. Kehadirannya menjadi lembaga pendidikan tinggi internasional pertama di Papua, dengan motto ‘dari Papua, oleh orang Papua, dan untuk dunia’ (from Papua, by Papuans, to the World).

Read More

Menuju Papua Damai, Penyelesaian Masalah Papua Harus Melalui Rekonsiliasi Menuju Papua Damai, Masyarakat Adat Tabi melakukan Deklarasi penyelesaian masalah Papua secara martabat melalui rekonsiliasi.Deklarasi dilakukan di Pendopo Adat (Obhe) Pongkonowere, Kampung Pande Doyo Lama, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Senin (21/02/2022). Deklarasi tersebut diinisiasi oleh Barisan Merah Putih (BMP) Papua. Dalam deklarasi itu, masyarakat Adat Tabi lewat para tokohnya mengajak seluruh lapisan masyarakat di Papua, bahkan masyarakat Nusantara untuk mendukung upaya Negara dalam menyelesaikan masalah Papua secara bermartabat melalui rekonsilisasi guna menuju Papua yang aman, tenteram dan damai.

Read More

Ayo Dukung Otonomi Khusus di Papua Otonomi Khusus atau Otsus adalah keistimewaan yang diberikan kepada dua provinsi yaitu Papua dan Papua Barat untuk mengatur urusan di dalam daerah menurut prakasa sendiri sesuai dengan hak dasar dan aspirasi masyarakat di daerah tersebut. Kebijakan Otsus pada dasarnya bermanfaat dan menunjang kebijakan nasional dalam mewujudkan keadilan dan supremasi hukum, penghormatan terhadap HAM, percepatan pembangunan, ekonomi, dan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Papua.

Read More

DPR: UU Otsus Papua Berikan Amanat untuk Pemekaran Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus, mengatakan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua memberikan amanat kepada pemerintah dan DPR untuk melakukan pemekaran di wilayah Papua. Baik Provinsi Papua ataupun Provinsi Papua Barat. Menurutnya, UU Nomor 2 tahun 2021 tersebut merupakan lex specialis, sehingga Wilayah Papua dimungkinkan untuk dilakukan pemekaran. “Walaupun pada saat yang sama pemekaran di provinsi lain kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah bersama DPR RI dalam kondisi ‘moratorium’,” ujar Guspardi kepada wartawan, Selasa, 15 Februari. Anggota Fraksi PAN itu mengungkapkan, banyak aspirasi dari berbagai elemen masyarakat…

Read More

Bamus Papua Minta Mahasiswa tidak Terjebak Politik Pragmatis terkait Perubahan UU Otsus Papua Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Papua dan Papua Barat Willem Frans Ansanay meminta, mahasiswa asli Papua jangan terjebak politik pragmatis yang justru mengganggu pendidikan dan perkembangan masa depan orang asli Papua (OAP). Willem lalu mendorong UU Otonomi Khusus Papua bisa dimanfaatkan secara maksima oleh mahasiswa asli Papua dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah tanah Papua. “Kita harus berkembang serta maju dalam kehidupan. Bila kita masih berbicara masa lalu, maka kita akan terbelenggu dan tidak berkembang,” kata Willem saat menjadi narasumber Sarasehan Mahasiswa Papua Se-Jabodetabek di RM Gubug…

Read More