PT PLN (Persero) mengawal kunjungan tiga hari Presiden RI Joko Widodo ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. PLN menyiapkan pasokan listrik yang andal dan mengerahkan ratusan personel dengan kelengkapan pendukungnya dalam setiap kunjungan ke proyek strategis tersebut. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, untuk mengawal kunjungan Presiden selama tiga hari di IKN, PLN telah menyiapkan pola pengamanan pasokan listrik yang sistematis guna menghadirkan listrik tanpa kedip di titik-titik utama kunjungan. “312 personil yang terdiri dari petugas PLN dan pelayanan teknik juga telah kami siagakan beserta kelengkapan genset dan UPS sebagai _back up_ kelistrikan,” ungkapnya.…
Author: Kata Indonesia
Masyarakat Sumbar Harapkan Sosok Pemimpin dengan Karakter Seperti Ganjar Oleh : Ananda Prameswari Seakan menjadi sebuah paket lengkap, seluruh masyarakat di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sangat mengharapkan dan menginginkan sosok pemimpin dengan karakter seperti Ganjar Pranowo, yakni sangat cerdas, berani, tegas, religius, dekat dengan rakyat, memiliki pengalaman serta rekam jejak luar biasa hingga cepat tanggap. Direktur Eksekutif Akademi Rumah Bangsa, Afrifan Eldo Yura menilai bahwa sosok Ganjar Pranowo yang merupakan seorang Calon Presiden (Capres) merupakan figur dengan karakter pemimpin yang memang sangat diinginkan oleh seluruh masyarakat di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Bukan tanpa alasan mengapa penilaian tersebut berkembang, pasalnya, bukan…
Bakal calon wakil presiden (cawapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Muhaimin Iskandar menyatakan pertemuannya dengan bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan ibarat restu dari bumi dan langit. Pria yang karib disapa Cak Imin ini menceritakan bahwa pertama kali diminta oleh seorang kiai untuk berpasangan dengan Anies pada 2021. Namun, menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, saat itu jalan politik untuk bersatu dengan Anies belum terbuka. “Ini ternyata AMIN (Anies-Muhaimin) ini langitnya baik, buminya baik. Saya ketemu perintah kiai sejak 2021, diperintah kiai di Mekkah tahun lalu, diperintah di kiai di Jawa Tengah,” kata Muhaimin di acara Forum Komunikasi…
Webinar Moya Institute, Pakar: KST Terbukti Langgar HAM Jakarta – Rentetan aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua yang terjadi belakangan ini mengundang keprihatinan banyak pihak. Terkait hal tersebut, pakar internasional sekaligus pemerhati Isu-Isu Strategis Prof Imron Cotan mengungkapkan bahwa selama ini pelanggaran berat justru banyak dilakukan oleh KST Papua. Menurut dia, KST sering kali memicu konflik antar sesama Orang Asli Papua (OAP), sehingga memunculkan banyak sekali bentrokan. “Sebagian besar kasus pelanggaran HAM dilakukan oleh KSTP bukan oleh aparat keamanan dan juga konflik sosial sesama orang Papua. Jadi mitos jika pelanggaran HAM berat dilakukan oleh aparat…
Benny Wanda Gagal Total dalam KTT MSG, Grup Melanesia Akui Kedaulatan RI Jakarta- Melanesia menolak keanggotaan organisasi pimpinan Benny Wenda, Persatuan Pembebasan Gerakan Papua Barat (ULMWP). Hal tersebut menunjukkan kegagalan Benny Wanda yang selama ini berupaya mendapatkan keanggotaan penuh dalam Melanesian Spearhead Group yang mencakup Kepulauan Solomon, Fiji, Vanuatu, dan Papua Nugini. “Upaya yang dibangun Benny Wenda dengan kelompoknya di dunia internasional sangat mengganggu bagi NKRI, tetapi penyelesaian Papua kini sudah clear, dari segi historis. Pembenahan Papua juga sangat concern dan pelaksanaannya mengalami progress baik. Oleh karena itu, upaya Benny Wenda tidak akan berdampak pada Papua,” kata Ketua Badan Musyawarah…
Benny Wenda Kandas di KTT MSG karena Perubahan Paradigma Negara Melanesia Jakarta – Penolakan keanggotaan penuh United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dalam KTT Melanesian Spearhead Group (MSG), 23 – 24 Agustus 2023, Port Vila, Vanuatu. merupakan kemenangan diplomatik penting yang dicapai Indonesia. Keputusan ini menunjukkan bahwa negara-negara Melanesia dan Pasifik mengakui kedaulatan Indonesia atas Papua dan menolak upaya separatisme, yg dipenjurui oleh Benny Wenda. Pemerhati isu-isu strategis dan global, Prof Dubes Imron Cotan, menjelaskan bahwa penolakan tersebut disebabkan adanya perubahan paradigma di kalangan negara-negara Melanesia. Pertama, negara-negara MSG melihat Indonesia sebagai negara besar yang saat ini tidak hanya…
MSG Tutup Pintu Bagi ULMWP dan Benny Wenda Jakarta – Organisasi separatis United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), tidak mendapat pengakuan dari dunia internasional, termasuk dari Melanesian Spearhead Group (MSG). Negara-negara MSG tetap mengakui kedaulatan Indonesia atas Papua dan telah menutup rapat pintu bagi ULMWP. Pemerhati Isu-isu Strategis, Prof. Imron Cotan, dalam Diskusi Webinar Nasional yang digelar Moya Institute, mengatakan MSG tidak bisa menerima UMLWP karena bukan entitas politik negara berdaulat yang menyatakan bahwa negara berdaulat hanya bisa diakui jika memiliki pemerintahan yang berdaulat, memiliki wilayah, rakyat dan mampu menjalin hubungan internasional dengan negara lain. “ULMWP sama sekali tidak…
Prof. Imron Cotan: Patut Di Apresiasi Capaian Indonesia di KTT MSG *Jakarta* – Pemerhati Isu – Isu Strategis dan Global Prof. Imron Cotan mengatakan capaian Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Melanesia Spearheaded Group (KTT MSN) tahun 2023 sangat baik. Salah satu hasil keputusan Konferensi Tingkat Tinggi Melanesia Spearheaded Group (KTT MSG) 2023 adalah kembali menolak Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) sebagai anggota MSG. Sudah sebaiknya mereka melakukan evaluasi untuk tidak memperpanjang perjuangannya yang sia-sia dan terbukti kandas dalam KTT MSG bulan agustus lalu, ujar Prof Imron Cotan dalam Webinar yang diadakan oleh Moya Institute, Jumat 22/9/2023. Menurutnya, Benny Wenda…
Benny Wenda dan ULMWP Bukan Wakil Masyarakat Papua di KTT MSG, Papua Bagian Integral NKRI Jakarta – Pemerhati Isu-Isu Strategis dan Global, Prof. Imron Cotan menilai capaian yang dilakukan Indonesia di KTT MSG sangat baik. Hal itu diutarakannya dalam Webinar Nasional Moya Institute bertema “Upaya Benny Wenda Kandas di KTT Melanesian Spearhead Group (MSG), Jumat (22/09) sore. Menurutnya, sebagian besar kasus pelanggaran HAM dilakukan oleh Kelompok Separatis dan Teroris Papua (KSTP), bukan oleh aparat keamanan dan juga konflik sosial sesama orang Papua. “Jadi mitos jika pelanggaran HAM berat dilakukan oleh aparat keamanan. Kebanyakan pemberitaan di media sosial tentang Papua tidak…
Diskusi Moya Institute, Akademisi Apresiasi KTT MSG Tolak Keanggotaan ULMWP Jakarta – Pemerhati Isu-Isu Strategis dan Global, Prof Imron Cotan memberikan apresiasi terhadap keputusan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara Melanesia atau Melanesian Spearhead Group (MSG), yang menolak keanggotaan organisasi pimpinan Benny Wenda, Persatuan Pembebasan Gerakan Papua Barat (ULMWP). “Capaian yang dilakukan Indonesia di KTT MSG sangat baik. Kebanyakan pemberitaan di media sosial tentang Papua tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.” terangnya dalam Webinar Moya Institute, Jumat (22/) Imron Cotan menambahkan bahwa apa yang disampaikan Benny Wenda selama ini tidak mewakili rakyat Papua sama sekali. “Benny Wenda dan ULMWP tidak mewakili…
Moya Institute Soroti Diplomasi Kuat Indonesia di KTT MSG, Papua Tetap Bagian NKRI Jakarta – Indonesia terus berjuang mempertahankan kedaulatannya, khususnya terkait wilayah Papua yang masih dirongrong kelompok separatis. Dalam KTT Melanesian Spearhead Group (MSG) yang berlangsung baru-baru ini, Benny Wenda, salah satu tokoh separatis Papua, yang memanfaatkan forum internasional tersebut untuk mengganggu kedaulatan Indonesia, menuai beragam tanggapan dari tokoh-tokoh terkemuka dalam Webinar Nasional oleh Moya Institute bertajuk “Upaya Benny Wenda Kandas di KTT Melanesian Spearhead Group (MSG)”. Prof. Dr. Teuku Rezasyah, Pakar Hubungan Internasional Universitas Pajajaran Bandung, menyatakan Program KTT tersebut luar biasa, dan upaya keras dari Indonesia bahkan…
Webinar Nasional Moya Institute, Ambisi Benny Wenda Hanya Ilusi Moya Institute kembali menyelenggarakan webinar Nasional membahas Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-Negara Melanesia, Melanesian Sparkhead Group (MSG) menolak tegas keanggotaan organisasi pimpinan Benny Wenda, Persatuan Pembebasan Gerakan Papua Barat (ULMWP). Webinar tersebut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Prof. Dr. Teuku Rezasyah (Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran), Willem Frans Ansanai (Ketua Badan Musyawarah Papua), Mahfudz Sidik (Politikus Reformasi), Prof. Imron Cotan (Pengamat Isu Strategis dan Global), dan Herry Sucipto (Direktur Eksekutif Moya Institute) serta dipandu oleh Kenia Gusnaeni (Presenter RTV). KTT MSG tegas menolak keanggotaan ULMWP dan mengakui kedaulatan Republik Indonesia di Papua.…