• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Prof. Imron Cotan: Patut Di Apresiasi Capaian Indonesia di KTT MSG

Prof. Imron Cotan: Patut Di Apresiasi Capaian Indonesia di KTT MSG

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 23 September 2023

Prof. Imron Cotan: Patut Di Apresiasi Capaian Indonesia di KTT MSG

*Jakarta* – Pemerhati Isu – Isu Strategis dan Global Prof. Imron Cotan mengatakan capaian Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Melanesia Spearheaded Group (KTT MSN) tahun 2023 sangat baik.

Salah satu hasil keputusan Konferensi Tingkat Tinggi Melanesia Spearheaded Group (KTT MSG) 2023 adalah kembali menolak Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) sebagai anggota MSG.

Sudah sebaiknya mereka melakukan evaluasi untuk tidak memperpanjang perjuangannya yang sia-sia dan terbukti kandas dalam KTT MSG bulan agustus lalu, ujar Prof Imron Cotan dalam Webinar yang diadakan oleh Moya Institute, Jumat 22/9/2023.

Menurutnya, Benny Wenda dan ULMWP tidak mewakili sebagian besar masyatakat di Papua, karena ketujuh suku besar di sana sama sekali tidak terwakili oleh Benny.

Ditambahkannya, dalam sidang PBB tahun lalu, salah satu tokoh pemuda dari kampung Benny Wenda justru mengibarkan bendera Merah Putih di New York bahwa NKRI termasuk di dalamnya adalah Papua.

“Saya mengetahui persis perkembangan isu Papua di kelompok negara MSG”, ucapnya.

Telah terjadi pergantian paradigma negara-negara itu ketika melihat isu Papua dari hal lain, pungkas Prof Imron.

“MSG tidak bisa menerima UMLWP karena dia bukan entitas politik negara berdaulat yang menyatakan bahwa negara berdaulat hanya bisa diakui jika memiliki pemerintahan yang berdaulat, memiliki wilayah, rakyat dan mampu menjalin hubungan internasional dengan negara lain, sehingga ULMWP sama sekali tidak memenuhi seluruh syarat itu”, jelasnya.

Sementara itu, Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran Prof Teuku Rezasyah mengatakan program KTT MSG luar biasa karena menempatkan Indonesia pada Pasifik Selatan.

“Menarik sekali upaya keras dari Indonesia dan tidak terpengaruh pergerakan dari Benny Wenda yang selalu mengupayakan pemisahan Papua dari Indonesia”, tandasnya.

Menurutnya, pidato Benny Wenda mengandung rasa tidak etis bagi Indonesia karena seolah dia sudah berhasil masuk ke dalam MSG, padahal tidak.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Musyawarah Papua, Willem Frans Ansanai mengatakan pelaksanaan KTT MSG merupakan prestasi luar biasa dari diplomasi Indonesia.

“Kehadiran ULMWP itu seperti, kalau dia negara berdaulat, maka harusnya dia memiliki rakyat, wilayah dan pemerintahan, namun yang diambil ini semuanya milik NKRI sehingga tidak memiliki dasar untuk pembentukan negara”, jelas Willem.

Perlu diketahui, dalam komunikasi bersama atau joint communique yang dikeluarkan pada tanggal 24 Agustus 2023, para pemimpin negara-negara anggota MSG menegaskan bahwa ULMWP tidak memenuhi kriteria kenggotaan MSG

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru

October 31, 2026

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan

October 31, 2026

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis…

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan Oleh: Afrian Sadewa Pemerintah terus…

Membangun Kemandirian Energi Nuklir dengan SDM dan Regulasi Kuat

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Membangun Kemandirian Energi Nuklir dengan SDM dan Regulasi Kuat Oleh: Diandra Karisma Pengembangan energi nuklir…

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Energi Nuklir

By Kata IndonesiaOctober 31, 20260

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Energi Nuklir Jakarta – Pemerintah Indonesia menjajaki kerja…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.