• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Artis Ibu Kota Meriahkan Euforia Pesta Rakyat Sambut Optimisme Pemerintahan Prabowo-Gibran

Artis Ibu Kota Meriahkan Euforia Pesta Rakyat Sambut Optimisme Pemerintahan Prabowo-Gibran

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 20 October 2024

Artis Ibu Kota Meriahkan Euforia Pesta Rakyat Sambut Optimisme Pemerintahan Prabowo-Gibran

Jakarta Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 disambut dengan euforia besar oleh masyarakat. Tidak hanya sebagai momen bersejarah bagi bangsa, acara Pesta Rakyat yang diadakan di sepanjang Jalan Sudirman hingga Istana Merdeka pada Minggu, 20 Oktober 2024, juga menghadirkan berbagai panggung hiburan yang dimeriahkan oleh artis-artis ibu kota.

Nusron Wahid, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, menyampaikan bahwa acara bertajuk “Panggung Rakyat” ini bertujuan sebagai pesta bersama untuk merayakan transisi kepemimpinan. “Kita mengajak seluruh masyarakat Indonesia, terlepas dari siapa pun pilihan presidennya di pemilu, untuk merayakan pelantikan Presiden Prabowo bersama-sama,” ujarnya. Panggung-panggung yang tersebar sepanjang rute tersebut diharapkan membawa semangat persatuan dan keberagaman budaya Indonesia.

Panggung hiburan yang tersebar di beberapa titik di Jalan Sudirman menambah kemeriahan pesta rakyat ini. Di Panggung Sumatra, yang berada di depan Gedung BRI Tower, Band Kotak dan Melody Band tampil membakar semangat para penonton. Sementara itu, Panggung Kalimantan yang terletak di pertigaan Jalan Karet Pasar Baru Timur dimeriahkan oleh David Bayu ‘Naif’ dan Iis Dahlia.

Tak kalah meriah, di Panggung Dukuh Atas depan Gedung BNI Tower, Ayu Dewi hadir sebagai pembawa acara yang memandu Happy Asmara dan Oom Leo Berkaraoke featuring Bisma Kharisma. Di Bundaran Hotel Indonesia, Nella Kharisma dan Ayu Ting-Ting tampil diiringi Chaplin Band, menghibur masyarakat yang berbondong-bondong datang menyaksikan pertunjukan.

Via Vallen turut memeriahkan Panggung Thamrin Jaya, sementara Panggung Bundaran Patung Kuda diisi oleh penampilan RAN, Mendadak Koplo, dan Kanda Brothers. Puncak hiburan berada di Panggung IKN, yang terletak di Taman Pandang Istana, di mana band legendaris Dewa 19 tampil menghibur massa yang memadati lokasi tersebut.

Nusron Wahid menambahkan, setelah pelantikan di Gedung DPR/MPR, Prabowo dan Gibran dijadwalkan akan menyapa masyarakat dengan mengunjungi setiap panggung yang ada. “Mas Gibran dan Pak Prabowo nanti diagendakan pulang dari DPR akan menyambangi panggung satu per satu, menyapa satu per satu,” jelas Nusron.

Kehadiran artis-artis papan atas dalam “Pesta Rakyat” ini memperkuat suasana antusiasme masyarakat menyambut pemimpin baru. Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai bahwa euforia masyarakat ini mencerminkan harapan besar terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. “Masyarakat sangat antusias menyambut pelantikan ini karena memiliki harapan bahwa pemerintahan yang baru dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh Presiden Jokowi,” ujarnya.

Di sisi lain, Fernando juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban harus tetap dijaga selama euforia ini berlangsung. “Aparat keamanan harus tetap mengantisipasi agar tidak ada pihak yang mencoba memanfaatkan euforia masyarakat untuk menciptakan kegaduhan,” tutupnya.

Acara ini tidak hanya menjadi wujud nyata perayaan bersama, tetapi juga sebagai simbol semangat kebersamaan dan dukungan terhadap kepemimpinan baru. Semua pihak berharap, di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, Indonesia dapat terus melangkah maju dengan stabilitas nasional yang terjaga.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.