• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Aparat Tindak Tegas Anggota KST Papua Yang Merampas Kotak Suara Pemilu 2024

Aparat Tindak Tegas Anggota KST Papua Yang Merampas Kotak Suara Pemilu 2024

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 22 February 2024

Aparat Tindak Tegas Anggota KST Papua Yang Merampas Kotak Suara Pemilu 2024

Oleh : Dika Samba

Tindakan keamanan yang mengarah pada penyerobotan kotak suara Pemilu di Papua adalah hal serius dan harus ditangani dengan cepat oleh pihak berwenang. Ini merupakan pelanggaran serius terhadap demokrasi dan hak warga untuk memilih dan situasi politik yang kompleks menyebabkan ketegangan dan tindakan-tindakan yang merugikan proses demokrasi.

Pemerintah dan aparat keamanan harus mengambil langkah tegas untuk memastikan keamanan dan integritas proses demokrasi di wilayah Papua.

Dalam tahapan Pemilu, wilayah Papua sering mengalami tantangan tersendiri. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk ketegangan politik, ketidak puasan atas pemerintahan pusat, dan memisahkan dari dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tindakan Merampas kotak suara pemilu merupakan salah satu bentuk aksi ekstrem yang bertujuan untuk mengganggu proses demokrasi dan menunjukkan ketidakpuasan terhadap sistem yang ada.
Hal ini salah satu langkah KST Papua kembali berulah dalam mengganggu jalannya pelaksanaan Pemilu 2024. Wakil Sementara Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan KST Papua berulah dengan cara mengambil ratusan kotak suara Pemilu serta melakukan penganiayaan terhadap perangkap desa diwilayah Kabupaten Nabire sehingga membuat terhambatnya Pemilu.
KST merampas 119 kotak suara Pemilu di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Akibat aksi tersebut 171 kotak suara juga tertahan di Nabire akibat aksi KST Papua yang berusaha untuk mengacaukan jalannya Pemilu 2024..
Wakil Sementara Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan juga mengatakan saat ini aparat keamanan TNI-Polri masih melakukan peningkatan pengamanan di wilayah Intan Jaya dengan patroli keamanan secara rutin.n dan pihaknya akan mendalami motif perampasan logistik pemilu 20204 di Papua.
Hal ini terus dilakukan oleh aparat keamanan guna menjaga wilayah dan meningkatkan kewaspadaan sehingga kondisi Kabupaten Intan Jaya aman dan lancar serta stabilitas kamtibmas tetap kondusif. Sebab, tindakan semacam ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam stabilitas dan kedamaian wilayah tersebut.
Insiden merampas kotak suara pemilu di Papua juga memiliki implikasi global. Indonesia adalah negara demokratis dan pluralis yang dihormati di dunia internasional. Oleh karena itu, upaya untuk merusak proses demokrasi di Papua bukan hanya menjadi masalah dalam negeri, tetapi juga menjadi perhatian internasional.
Pada saat kejadian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan untuk menghentikan proses penghitungan suara manual berjenjang di sebagian daerah. Kebijakan penghentian rekapitulasi diketahui dari surat instruksi yang dikeluarkan beberapa KPU Kabupaten/kota kepada jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)
Pengamanan juga dilakukan di Gudang Logistik KPUD. Kabag Ops AKP Hajarka mengatakan pengamanan dilakukan dengan ketat dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah terjadinya gangguan terhadap logistik Pemilu maupun fasilitas Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD).
Pemerintah bersama dengan aparat keamanan telah mengambil tindakan untuk menanggapi insiden ini secara tegas dan proporsional. Langkah-langkah yang diambil tetap dengan perlindungan terhadap hak-hak rakyat Papua untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi, sambil tetap mengedepankan penegakan hukum dan keamanan.
Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer mengatakan pihaknya bertugas mengamankan TPS di Kabupaten Keerom untuk mencegah dugaan perampasan suara ataupun sabotase, selain itu setiap personel wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
Aparat kemanan juga mengutuk atas tindakan KST Papua yang telah merampas kotak suara tersebut secara tegas dan menyatakan komitmen untuk memulihkan keamanan dan ketertiban di Papua. Pernyataan resmi yang jelas dan kuat akan menunjukkan kepada publik bahwa pemerintah tidak akan mentolerir tindakan kriminal yang mengancam proses demokrasi.
Selain itu, KST Papua juga melakukan aksi dengan menembaki pesawat sipil. Terakhir, mereka menembaki pesawat Wings Air PK-WJT. Penembakan terjadi pada sabtu, 17 februari 2024 di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Meski tak ada korban, penembakan yang dilakukan KST sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan. Setelah dicari tahu, petugas mendapati lubang di badan kiri pesawat. Peluru yang ditembakkan KST bahkan menembus pembatas jendela sampai bagian atas pesawat. Untung, pesawat itu tetap mendarat dengan baik.
Respons yang cepat, tegas, dan sesuai dengan hukum akan memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang berkomitmen terhadap demokrasi dan hak asasi manusia. Serta membangun koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak merupakan salah satu langkah guna menjaga keamanan wilayah yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Merampas kotak suara pemilu di Papua oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KST) menjadi insiden yang mengkhawatirkan dan menuntut tanggapan tegas dari pemerintah dan aparat keamanan. Aparat keamanan terus memastikan keamanan, ketertiban, dan integritas proses demokrasi dan tetap mengedepankan hak asasi manusia serta penegakan hukum. Papua menjadi bagian integral dari Indonesia, dan upaya untuk mencapai perdamaian dan kemajuan di wilayah tersebut memerlukan kerjasama dan komitmen dari semua pihak yang terlibat.

)* Mahasiswa Papua Tinggal di Yogyakarta

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

June 20, 2026

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

June 20, 2026

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Papua saat ini berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah terus dijalankan untuk mempercepat kemajuan di Tanah Papua. Dalam situasi tersebut, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal utama yang harus dijaga bersama. Karena itu, sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh warga Papua menjadi kunci dalam menolak segala bentuk aksi anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan. Pada negara demokrasi, kebebasan berpendapat merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi. Setiap warga negara memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan publik. Namun, kebebasan tersebut tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab untuk menjaga ketertiban umum dan menghormati hak masyarakat lainnya. Penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai, santun, dan sesuai ketentuan hukum merupakan wujud kedewasaan demokrasi yang perlu terus dikedepankan. Sebaliknya, tindakan anarkis yang mengarah pada perusakan fasilitas umum, intimidasi, atau gangguan terhadap aktivitas masyarakat hanya akan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat itu sendiri. Komitmen menjaga situasi tetap kondusif terlihat dari langkah yang diambil aparat keamanan menjelang pelaksanaan berbagai agenda nasional di Papua. Salah satunya pada penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Manokwari yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Papua merupakan wilayah yang aman, damai, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional. Dalam hal ini, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menyampaikan bahwa kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh undang-undang. Namun, aparat berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan selama berlangsungnya agenda nasional tersebut. Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialog terus dilakukan guna membangun kesadaran bersama bahwa stabilitas keamanan merupakan kepentingan seluruh masyarakat Papua. Pendekatan yang mengedepankan dialog tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat keamanan tidak menutup ruang demokrasi. Sebaliknya, negara hadir untuk memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa keamanan dan demokrasi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan dalam kerangka hukum dan kepentingan bersama. …

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa Oleh: Margo Nov R Dalam demokrasi yang sehat,…

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi  Oleh: Ahmad Fauzi Demokrasi Indonesia memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara terbuka. Dalam perjalanan bangsa, mahasiswa selalu menjadi salah satu elemen penting yang berperan sebagai pengawal demokrasi, penyambung suara masyarakat, sekaligus mitra kritis dalam proses pembangunan nasional. Oleh karena itu, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat harus terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan matang. Namun demikian, seiring meningkatnya dinamika politik dan sosial di ruang publik, kewaspadaan terhadap potensi penunggangan aksi demonstrasi oleh kelompok-kelompok berkepentingan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Gerakan mahasiswa yang lahir dari idealisme, kajian akademik, dan semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap dijaga independensinya agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis maupun agenda tertentu yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat. Dalam konteks tersebut, pernyataan BEM Bersatu yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis patut mendapatkan perhatian. Sikap tersebut menunjukkan adanya kesadaran di kalangan mahasiswa bahwa gerakan yang sehat harus tetap berpijak pada kajian ilmiah, argumentasi yang kuat, serta orientasi yang jelas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Independensi gerakan mahasiswa merupakan aset penting yang harus dijaga agar tetap memperoleh kepercayaan publik sebagai kekuatan moral bangsa. Kewaspadaan terhadap potensi penunggangan bukan berarti membatasi kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan bukan didorong oleh kepentingan pihak tertentu. Mahasiswa perlu terus memperkuat budaya intelektual melalui diskusi, riset, kajian akademik, serta penguasaan data yang komprehensif sehingga setiap tuntutan yang disampaikan memiliki landasan yang kuat dan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan kebijakan publik. Di sisi lain, pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendengar berbagai aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang menerima dan berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa menjadi bukti bahwa pemerintah membuka ruang komunikasi yang luas bagi berbagai masukan dan kritik yang konstruktif. Sikap terbuka tersebut mencerminkan bahwa pemerintah memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari proses pembangunan nasional dan penguatan demokrasi. Pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa jalur dialog tetap menjadi instrumen yang efektif dalam menyampaikan aspirasi. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara objektif dan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif. Budaya dialog yang semakin kuat akan memperkokoh kualitas demokrasi Indonesia sekaligus memperkecil ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk kepentingan di luar substansi perjuangan mahasiswa. Sejumlah tokoh juga menilai bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. Pada saat yang sama, ia mengingatkan bahwa indikasi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa akan terlihat seiring perkembangan situasi, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.…

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum Oleh: Salsa Viona Konstitusi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.