• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Aparat Terus Optimal Memberantas KST demi Keamanan Rakyat Papua

Aparat Terus Optimal Memberantas KST demi Keamanan Rakyat Papua

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 26 March 2023

Aparat Terus Optimal Memberantas KST demi Keamanan Rakyat Papua

Oleh : Saby Kossay

KST adalah organisasi separatis yang mengganggu keamanan warga Papua. Sudah seharusnya KST diberantas agar tidak meresahkan masyarakat. Anggota TNI dan Polri hingga Badan Intelijen Negara (BIN) bekerja keras untuk membasmi KST agar mereka tidak bisa meneror warga di Bumi Cendrawasih.
Papua di era pemerintahan Presiden Jokowi terus dibangun agar lebih maju dan tak kalah dari provinsi lain.

Program otonomi khusus dilanjutkan dan modernisasi terus dilakukan. Hasilnya antara lain Jembatan Youtefa, Jalan Trans Papua, dan lain sebagainya. Sayang sekali eksotisme Papua yang sudah modernisme ini tidak pernah dianggap oleh KST. Mereka tetap saja melakukan penyerangan, utamanya terhadap rakyat sipil.

KST terus melakukan penyerangan dan memakan korban luka-luka, bahkan korban jiwa. Oleh karena itu aparat gabungan dari TNI dan Polri terus siaga dalam rangka pemberantasan KST. Mereka bersiaga demi keamanan warga Papua.

Baru-baru ini, aparat gabungan TNI-Polri menembak mati 3 anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Aksi itu sempat diwarnai saling tembak antara aparat dan anggota KKB.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo menyatakan bahwa saat mendapat informasi seorang tukang ojek tewas ditembak KKB, aparat TNI Polri langsung melalukan pengejaran, hingga akhirnya terjadi kontak tembak di Kampung Mundidok, Kabupaten Puncak, Rabu 22 Maret 2023.

Benny menerangkan tindakan ini dilakukan pascapenembakan seorang tukang ojek di Distrik Ilaga. Akhirnya aparat TNI-Polri langsung melalukan pemantauan melalui udara dengan menggunakan drone. Tak lama berselang, aparat mendapati sekelompok KKB yang diduga berjumlah 20 orang. Mereka terlihat membawa 2 pucuk senjata api (senpi).
Saat melakukan pemantauan melalui observasi udara, terlihat sekitar 20 orang membawa 2 pucuk senjata api sedang melakukan penyeberangan dari Kampung Mundidok menuju ke arah Kampung Kimak, yang kemudian langsung dilakukan tindakan tegas terhadap kelompok tersebut sehingga kontak tembak terjadi.

Setelah saling tembak terjadi, aparat melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan seorang anggota KKB bernama Enius Tabuni (22). Enius diduga tewas akibat terkena tembakan dari aparat.
Anggota Polri juga menemukan 3 buah senpi kaliber 5.56 MM, 1 buah selongsong amunisi kaliber 5,56 MM, 2 buah Noken, 1 buah kunci motor dan 2 bungkus rokok di lokasi kontak tembak. Dalam kontak tembak itu tak ada anggota kita yang terluka maupun korban jiwa,
Aparat terus memberantas KST demi keamanan rakyat. Penyebabnya karena ketika mereka sudah melakukan penyerangan, dalam beberapa hari kemudian akan ada serangan lanjutan. Oleh karena itu wilayah Kabupaten Puncak dijaga ketat oleh aparat agar masyarakat aman dan tidak menjadi korban KST.
Satgas Damai Cartenz sebagai tim yang khusus dibentuk dalam memberantas KST makin rajin dalam melakukan patroli. Satgas yang terdiri dari anggota TNI dan Polri biasanya menyatroni Kabupaten Puncak, karena di sana masih rawan konflik. Masyarakat harus dijaga angan sampai ada serangan KST yang bisa menyebabkan korban luka-luka, bahkan korban jiwa.
Selain itu, Satgas Damai Cartenz juga mencari di mana saja markas KST, karena mereka tak hanya punya 1 markas. Jika sudah ketemu maka akan mudah untuk menangkap karena di sana berkumpul banyak anggota KST. Mereka bisa dibekuk dan dimasukkan ke dalam bui, agar tak lagi meresahkan masyarakat.
Deputi V KSP (Kantor Staf Presiden) bidang Hukum, Keamanan, dan HAM Jaleswari Pamodhowardani menjelaskan bahwa KST sangat brutal, oleh karena itu aparat harus bertindak dan melakukan penegakan hukum secara tuntas pada KST.
Jaleswari menambahkan, KST pantas ditangkap karena mereka mengganggu masyarakat sipil. Mereka juga merusak fasilitas umum dan fasilitas kesehatan. Bahkan terakhir, KST tega menyerang para tenaga medis di Kiwirok dan menimbulkan korban jiwa, padahal saat itu sedang bertugas untuk memeriksa kondisi kesehatan rakyat di sana. Oleh karena itu penangkapan KST oleh aparat didukung penuh.
Aparat memang selalu siaga di Papua, bukan untuk mengubahnya jadi daerah operasi militer, tetapi untuk menjaga keamanan masyarakat di Bumi Cendrawasih. Selain aparat yang biasanya bertugas, mereka sangat terbantu oleh Satgas Nemangkawi yang memang khusus diterjunkan untuk memburu anggota KST. Para anggota Satgas adalah putra terbaik bangsa yang rela bergerilya ke hutan demi membela negaranya.
Satgas Damai Cartenz turun langsung untuk mencari markas KST, karena mereka bergerilya sampai tengah hutan belantara dan pegunungan. Kondisi geografis Papua yang masih hijau menguntungkan mereka untuk bersembunyi. Mereka harus sangat teliti untuk menemukan markas KST, apalagi markasnya tidak hanya 1 tetapi banyak dan berpencar-pencar.
Dalam siaran pers Humas Satgas Damai Cartenz disebutkan bahwa tim gabungan TNI dan Polri berhasil memetakan tempat-tempat persembunyian anggota KST. Lokasinya tidak hanya di Intan Jaya, tetapi juga di Distrik Iwika, Mimika, dan daerah-daerah lain. Dengan pemetaan ini maka penangkapan akan lebih terstruktur dan diprediksi berhasil 100%.
Aparat gabungan TNI dan Polri ditugaskan untuk membantu Satgas Damai Cartenz dalam penangkapan KST. Tujuannya agar keamanan warga benar-benar terjaga. Jangan sampai KST lolos dan menembaki warga sipil dan terjadi tragedi lagi karena banyaknya korban.
Aparat gabungan TNI Polri bersama dengan Satgas Damai Cartenz berusaha terus memberantas KST demi keamanan rakyat Papua. Mereka berusaha mencari KST agar kelompok separatis tersebut dibubarkan dan tak lagi membuat warga ketakutan.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

Jelang HUT ke-81 RI, Hoaks Digital Harus Dilawan Demi Menjaga Persatuan

August 9, 2026

Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan

August 9, 2026

Jelang HUT ke-81 RI, Hoaks Digital Harus Dilawan Demi Menjaga Persatuan

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Jelang HUT ke-81 RI, Hoaks Digital Harus Dilawan Demi Menjaga Persatuan Oleh: Yandi Arya Adinegara…

Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan JAKARTA — Pemerintah mengimbau seluruh…

Pemerintah Tegaskan Hoaks Digital Bisa Cemari Semangat HUT ke-81 RI

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Pemerintah Tegaskan Hoaks Digital Bisa Cemari Semangat HUT ke-81 RI *Jakarta* – Peredaran konten hoaks…

Di Usia RI ke-81, Pangan Menjadi Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Diri Nasional  

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Di Usia RI ke-81, Pangan Menjadi Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Diri Nasional *) Oleh : Gavin Asadit Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum untuk menegaskan bahwa kedaulatan bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan pertahanan atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri. Berbagai kebijakan yang dijalankan menunjukkan komitmen kuat menjadikan sektor pangan sebagai fondasi ketahanan nasional sekaligus simbol kepercayaan diri Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Presiden Prabowo Subianto mengatakan kedaulatan pangan sebagai salah satu agenda strategis yang menentukan masa depan Indonesia. Komitmen tersebut tercermin melalui berbagai langkah nyata dalam memperkuat sektor pangan, termasuk pelibatan seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan swasembada pangan sebagai fondasi stabilitas nasional sekaligus memperkuat kepercayaan diri Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Memasuki usia ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia, pembangunan sektor pangan tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi. Kebijakan yang dijalankan juga diarahkan untuk membangun sistem pangan nasional yang kuat dari hulu hingga hilir. Melalui penguatan produksi, modernisasi pertanian, pemanfaatan teknologi, serta hilirisasi komoditas, Indonesia berupaya menciptakan nilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional. Pendekatan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan pangan telah menjadi bagian dari strategi besar menuju Indonesia yang semakin mandiri. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.