• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Aparat Keamanan Tidak Kenal Lelah Bebaskan Pilot Susi Air dari KST Papua

Aparat Keamanan Tidak Kenal Lelah Bebaskan Pilot Susi Air dari KST Papua

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 25 December 2023

Aparat Keamanan Tidak Kenal Lelah Bebaskan Pilot Susi Air dari KST Papua

Oleh : Theresia Wopari

Pemerintah dan aparat keamanan dari jajaran personel gabungan sama sekali tidak pernah mengenal kata lelah untuk terus berupaya membebaskan dan menyelamatkan pilot maskapai penerbangan Susi Air dari tangan Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua.

Sampai saat ini memang diketahui bahwa KST Papua pimpinan Egianus Kogoya masih belum melepaskan Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru bernama Philips Mark Mehrtens yang mereka sandera itu. Bahkan, sang pilot sudah disandera di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan sejak tanggal 7 Februari 2023 lalu.

Upaya dari Pemerintah pusat juga terus dilakukan dalam rangka melakukan pendekatan terbaik kepada gerombolan separatis tersebut agar mereka mau untuk sesegera mungkin membebaskan Pilot Susi Air itu, akan tetapi karena keras kepalanya gerombolan teroris yang berseberangan ideologi dengan ideologi bangsa tersebut, mereka sampai kini masih enggan untuk membuat kesepakatan dan membebaskan sanderanya.

Mengenai hal itu, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Damai Cartenz 2023, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Faizal Ramadhani menyebut bahwa pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut tentunya tidak akan bisa berjalan dengan baik jika hanya dilakukan oleh pihaknya sendiri saja, melainkan dalam upaya untuk terus mendorong pihak KST Papua agar mau membebaskan sanderanya, diperlukan bantuan dari seluruh pihak.

Maka dari itu, semua unsur, termasuk juga jajaran aparat keamanan dari personel gabungan seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk juga Pemerintah Pusat terus terlibat dengan sangat aktif dengan dibantu pula oleh pihak Satgas Damai Cartenz dalam konteks penegakan hukum, supaya bisa dengan maksimal dan berkeadilan dalam menegakkan hukum untuk memberikan hukum yang tegas dan terukur kepada seluruh pelaku kriminal tanpa pandang bulu, termasuk KST Papua yang terus saja meresahkan banyak pihak.

Terkait dengan bagaimana pendekatan yang dilakukan, sejauh ini Pemerintah dan juga seluruh jajaran aparat keamanan dari personel gabungan terus mengedepankan pendekatan secara dialogis serta terus berupaya untuk menjalin komunikasi yang baik dengan cara bernegosiasi dalam rangka pembebasan dan penyelamatan Pilot Susi Air yang meminimalisasi kemungkinan terjadinya bentrok ataupun korban tambahan yang justru tidak diinginkan.

Terlebih, KST Papua dikenal sebagai gerombolan yang sangat kejam serta bengis, yang mana mereka bahkan sama sekali tidak pandang bulu untuk melukai siapapun. Dikhawatirkan jika ternyata pemerintah dan aparat keamanan kurang berhati-hati ketika menerapkan pendekatan saat berhadapan dengan gerombolan teroris itu, maka bisa jadi korban tambahan justru akan datang dari warga sipil Papua yang sama sekali tidak bersalah.

Selain itu, melihat rekam jejak gerombolan separatis tersebut, mereka juga sebagai kelompok yang sangat licik, yang mana tidak akan segan untuk menjadikan warga masyarakat sipil sebagai tameng hidup mereka untuk mendesak dan mengancam aparat keamanan demi supaya permintaan mereka bisa terpenuhi.

Untuk itu, pemerintah dan aparat keamanan sangat berhati-hati dalam melangkah, sehingga sejauh ini pendekatan terbaik yang dilakukan dan terus diupayakan adalah dengan cara menjalin dialog serta negosiasi dengan KST Papua supaya mereka mau membebaskan Pilot Susi Air tersebut.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah dengan para tokoh adat dan juga tokoh agama setempat di Tanah Papua memang semakin hari kian menguat dalam rangka membebaskan Pilot bernama Philip Mark Mehrtens tersebut.

Adanya jalinan komunikasi yang terus diperkuat tersebut dengan para tokoh adat dan tokoh pemuka agama setempat di Bumi Cenderawasih itu tentunya bukan tanpa alasan, pasalnya tujuan utama yang sangat dikehendaki oleh pemerintah adalah bagaimana caranya agar bisa menghindari terjadinya ekskalasi yang justru akan sangat merugikan keselamatan sandera, terlebih keselamatan masyarakat sipil sendiri secara keseluruhan.

Sehingga, dalam upaya untuk benar-benat mencegah supaya tidak terjadi bentrokan atau ekskalasi berkepanjangan, maka dari itu pemerintah benar-benar memerlukan adanya kalkulasi yang sangat baik supaya bisa menghindari kerugian yang mungkin saja bisa timbul dari sejumlah strategi dalam upaya penyelamatan Pilot asal Selandia Baru itu.

Komunikasi yang terus dengan sangat intens dijalin oleh pemerintah, aparat keamanan dari personel gabungan kepada para tokoh adat dan tokoh pemuka agama Papua adalah juga bertujuan untuk bisa membatasi ruang gerak yang dimiliki oleh KST Papua. kendala yang sampai saat ini terus diperhitungkan adalah terkait dengan keselamatan dan juga keamanan banyak pihak, pasalnya sebenarnya dengan kekuatan militer yang dimiliki oleh bangsa ini, sebenarnya mampu saja dengan sangat mudah memberantas gerombolan separatis itu, namun bagaimana dampaknya di belakang yang terus dikalkulasi.

Untuk itu, upaya pembebasan Pilot Susi Air yang disandera oleh KST Papua terus saja dilakukan oleh pemerintah pusat bersama dengan aparat keamanan dari jajaran personel gabungan bahkan tanpa pernah mengenal kata lelah, termasuk dengan terus memperhatikan dan memperhitungkan bagaimana keamanan serta keselamatan banyak pihak lain secara luas.

)* Mahasiswa Papua tinggal di Bandun

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.