• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Anggota DPR Komisi IX Pulung Agustanto: Pekerja Migran Korban Sindikat di Kamboja Perlu Perlindungan

Anggota DPR Komisi IX Pulung Agustanto: Pekerja Migran Korban Sindikat di Kamboja Perlu Perlindungan

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 22 January 2026

Anggota DPR Komisi IX Pulung Agustanto menghimbau KBRI di Phnom Phen untuk memberikan perlindungan dan bantuan maksimal kepada ribuan WNI yang menjadi korban sindikat penipuan daring di Kamboja. 

Banyaknya WNI terkait sindikat penipuan daring di Kamboja sebagai tenaga kerja ilegal patut mendapat perhatian serius dari pemerintah Indonesia. Ada ribuan anak muda Indonesia terjerat sindikat kejahatan internasional tersebut. Beberapa hari belakangan ini KBRI di Phnom Phen dibanjiri warga negara Indonesia yang lari dari jeratan sindikat kejahatan tersebut.

Pada 2025 KBRI Phnom Phen menangani lebih dari 5000 kasus WNI yang menjadi korban sindikat kejahatan ini. Sementara pada awal 2026 ini, sudah lebih dari 1000 kasus yang datang ke KBRI. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan gencarnya pemerintah Kamboja memberantas sindikat kejahatan yang melibatkan banyak pejabat di sana.

Menurut anggota DPR Komisi IX Pulung Agustanto, pengawasan dan perlindungan pekerja migran Indonesia perlu lebih serius menangani fenomena ini. “Jangan sampai anak-anak muda kita terseret sindikat kejahatan internasional di luar negeri yang menghancurkan hidupnya.”

Di Phnom Phen sebagian besar WNI yang menjadi korban kejahatan itu datang ke KBRI tanpa dokumen resmi. Mereka tidak membawa paspor, masuk ke Kamboja secara ilegal dan bekerja tanpa inzin imigrasi yang valid. Dalam hal ini, Pulung mengingatkan bahwa para WNI ini adalah korban kejahatan.

“Yang perlu dicatat mereka adalah korban, dokumen mereka seperti paspor ditahan oleh sindikat untuk memaksa bekerja. Jadi jika mereka datang ke KBRI untuk meminta bantuan dan perlindungan, meski tanpa dokumen resmi, wajib dilayani dan diberikan perlindungan,” ungkap Pulung.

Namun demikian, Pulung mengingatkan, pemerintah perlu juga melacak apakah jejaring sindikat penipuan di Kamboja juga memiliki kaki tangan di Indonesia. Misalnya, jaringan yang merekrut WNI yang akhirnya dijadikan dipekerjakan menjadi penipu daring oleh sindikat. “Nah, di dalam negeri, perlu ditelusuri juga jaringan sindikatnya.”

Mengingat banyaknya warga negara Indonesia yang menjadi korban sindikat scam ini, sepertinya KBRI Phnom Phen dan pihak KP2MI jangan hanya bertindak pasif dengan menunggu lap;oran WNI. Perlu lebih aktif lagi menelusuri WNI yang masih menjadi korban agar secepatnya ditangani. “Mengingat jejaring sindikat ini sangat luas beroperasi di Kamboja, jadi KP2MI juga harus aktif menelusuri,” ujar Pulung.

Pada sisi lain, Pulung melihat, fenomena banyaknya anak muda yang tergiur gaji tinggi bekerja di luar negeri meskipun lewat jalur illegal menunjukan problem besar pada peluang kerja di tanah air. “Orang mencari kehidupan di luar karena mereka sulit mendapat kerja di dalam negeri,” ujarnya.

Karena itu Pulung mengingatkan agar pemerintah lebih serius menjalankan kebijakan yang membuka akses lapangan kerja sebesar-besarnya. “Indonesia memasuki bonus demografi. Jika ledakan tenaga-tenaga muda ini tidak mendapat penyaluran yang baik, bukannya bonus demografi tapi akan jadi beban demografi.”

Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Prasejahtera Makin Berdaya Saing

June 29, 2026

Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Jalan Besar Kemandirian Indonesia

June 29, 2026

Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Prasejahtera Makin Berdaya Saing

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Prasejahtera Makin Berdaya Saing Jakarta – Pengamat Sosial, Moh Habibi…

Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Jalan Besar Kemandirian Indonesia

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Jalan Besar Kemandirian Indonesia Oleh : Rivka Mayangsari Ketahanan pangan semakin…

Presiden Prabowo Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan hingga Tingkat Desa

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Presiden Prabowo Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan hingga Tingkat Desa Gorontalo – Presiden Prabowo Subianto menegaskan…

Pemerintah Tegaskan Swasembada Pangan Berkelanjutan sebagai Pilar Kedaulatan Nasional

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Pemerintah Tegaskan Swasembada Pangan Berkelanjutan sebagai Pilar Kedaulatan Nasional Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa swasembada…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.