• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»AMANAH Cetak Podcaster dan Musisi Muda Aceh dengan Fasilitas Profesional

AMANAH Cetak Podcaster dan Musisi Muda Aceh dengan Fasilitas Profesional

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 18 September 2024

AMANAH Cetak Podcaster dan Musisi Muda Aceh dengan Fasilitas Profesional

Aceh – Dalam upaya meningkatkan potensi kreatif generasi muda Aceh, program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) telah menyelenggarakan serangkaian pelatihan produksi audio dan podcast profesional di Gedung Amanah, Aceh Besar. Kegiatan ini merupakan inisiatif Badan Intelijen Negara (BIN) sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, bertujuan menyediakan fasilitas kreatif yang mendukung pengembangan keterampilan pemuda di bidang penyiaran dan musik.

Pelatihan produksi podcast berlangsung di studio podcast lantai dua Gedung Multifungsi Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA), Desa Ladong. Peserta memperoleh pengetahuan mendalam tentang penggunaan perangkat lunak Open Broadcaster Software (OBS), pengaturan kamera, pencahayaan, serta teknik switcher kamera.

Salah seorang peserta, Thamlicha, menyampaikan kegembiraannya atas fasilitas yang disediakan, dan mengungkapkan bahwa studio tersebut telah memenuhi standar profesional dengan peralatan yang sangat memadai.

“Hari ini kami belajar tentang OBS, setting kamera, lighting, dan mengenal beberapa kamera dengan teknik switcher. Fasilitasnya sangat lengkap, dari kamera hingga dekorasi, semuanya sangat proper,” ujar Thamlicha.

Selain itu, Gedung Amanah juga menyediakan studio musik yang dilengkapi dengan peralatan canggih. Melalui pelatihan bertajuk “Soundcraft with Amanah: Menguasai Teknik Sound Engineering dan Produksi Musik”, peserta, yang mayoritas mahasiswa dan pemuda Aceh, mendapatkan kesempatan belajar tentang produksi musik dan pengoperasian teknologi terbaru seperti mixer digital dan Digital Audio Workstation (DAW).

Salah satu peserta, Ridho Brilian Laksamana, mengungkapkan bahwa ini merupakan pengalaman pertama mereka menggunakan peralatan berteknologi mutakhir yang jarang ditemui di Aceh.

“Alhamdulillah, pelatihan ini sangat membantu kami. Sebelumnya, jarang ada pelatihan seperti ini yang khusus untuk teman-teman operator audio. Kami belajar dasar-dasar produksi audio, dan alat-alat di sini sangat memadai, bahkan bisa dibilang profesional,” ungkap Ridho.

Keberadaan studio-studio di Gedung Amanah, yang juga dilengkapi dengan ruang latihan vokal, ruang monitoring, dan perpustakaan digital, diharapkan dapat menjadi pendorong utama bagi para pemuda Aceh dalam berkarya di bidang penyiaran dan musik. Dengan fasilitas lengkap dan pelatihan yang didukung oleh instruktur profesional, AMANAH terus berkomitmen mendukung pengembangan kreativitas pemuda Aceh agar mampu bersaing di era digital dan menghasilkan karya-karya berkualitas.

Ridho berharap keberadaan fasilitas ini dapat memotivasi para pelaku produksi audio di Aceh untuk terus belajar dan produktif, menciptakan karya yang dapat dibanggakan.

“Mewakili teman-teman, harapannya ada tempat ini untuk membantu kami para pelaku audio production untuk terus belajar kemudian bisa kembali semangat untuk bikin karya. Pokoknya produktif dan menghasilkan,” tutup Ridho.

Dengan pelatihan ini, AMANAH semakin menunjukkan peran pentingnya sebagai wadah bagi generasi muda Aceh untuk berkembang dan berinovasi di bidang kreatif.

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.