• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Aksi Bengis KST Ancam Kedamaian Papua

Aksi Bengis KST Ancam Kedamaian Papua

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 18 April 2022

Aksi Bengis KST Ancam Kedamaian Papua

Oleh : Alfred JIgibalom

Kelompok separatis dan teroris (KST) kembali berulah dengan membakar belasan rumah warga Papua hingga menewaskan rakyat sipil.

Masyarakat mendukung TNI/Polri untuk menumpas KST karena aksi bengis gerombolan tersebut telah mengancam kedamaian Papua.
Papua kembali bergejolak setelah KST kembali menyengsarakan warga.

Keberadaan kelompok separatis ini bagai duri dalam daging karena mereka selalu berulah dan korbannya adalah masyarakat sipil yang tak berdosa. Padahal KST berkoar-koar akan kemerdekaan, tetapi malah jelas-jelas merugikan orang asli Papua, sungguh sebuah tindakan yang kontras dan mengherankan.

KST membakar sampai 16 rumah warga di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Peristiwa itu membuat masyarakat mengungsi ke tempat-tempat yang aman.

Mirisnya, aparat yang akan menyelamatkan warga malah ditembak saat dalam perjalanan, sehingga terjadi kontak senjata. Saat mereka akan memadamkan api juga dihalang-halangi. Hal ini dipaparkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal.

Masyarakat mengecam aksi keji KST karena hal ini bukan untuk pertama kalinya. Tanggal 31 maret 2022 lalu mereka juga membakar rumah warga di Ilaga, bahkan juga menganiaya seorang pengajar. Mereka juga pernah membakar gedung sekolah. Warga sudah muak dengan KST yang hanya bisa merusak dan membakar tetapi tidak pernah memberikan manfaat bagi orang asli Papua.
Orang asli Papua sendiri tidak menyukai KST karena mereka terlalu sering melakukan aksi berupa teror dan perusakan, baik ke fasilitas umum maupun properti milik warga sipil. Kerugiannya tentu tidak sedikit dan mereka tidak pernah bertanggungjawab akan penggantian material atau uangnya.
KST bahkan membunuh warga sipil di Bumi Cendrawasih seperti seorang tukang ojek yang kehilangan nyawa setelah ia dan rekannya diserang di Kawasan Puncak Jaya. Menurut Kapolda Papua Irjen Mathius Fakiri, peristiwa itu terjadi tanggal 12 april 2022 jam 10 WIT. Kedua tukang ojek langsung dievakuasi ke RSUD Mulia, satu tidak selamat sementara satu lagi dirawat karena terkena rekoset di bagian kepala.
Penyerangan yang terjadi ke warga sipil selalu dengan alasan bahwa ia adalah mata-mata aparat. padahal itu hanya fitnah yang dikarang oleh KST sendiri. Warga yang tidak memiliki senjata untuk melindungi diri tentu langsung meregang nyawa begitu kena muntahan pelor panas.
Padahal KST adalah anak buah OPM (organisasi Papua Merdeka) yang selalu menjanjikan tentang republik federal papua barat. Bagaimana bisa mereka membelot dan menarik simpati orang asli Papua jika warga asli selalu dirugikan? Amatlah aneh karena KST makin menggila sampai tega membakar rumah saudara sesukunya sendiri.
Sudah terlalu banyak daftar kekejaman KST dan pentolan-pentolannya masuk ke dalam daftar pencarian orang. Oleh karena itu masyarakat Papua sendiri mendukung tindakan aparat, khususnya Satgas Damai Cartenz, untuk melakukan penangkapan KST. Penyebabnya karena KST sudah masuk ke ranah kriminal dengan melakukan perusakan.
Masyarakat mendukung Satgas Damai Cartenz dengan menjadi informan, jadi ketika ada kegiatan yang mencurigakan bisa langsung dilaporkan. Penyebabnya karena bisa jadi di sana ada anggota KST yang sedang menyamar. Jika ada pelaporan seperti ini maka makin bagus karena anggota KST bisa dicokok dengan cepat.
Sementara itu, warga mendukung aparat dengan tidak mau menyembunyikan anggota KST yang melarikan diri dari kejaran petugas, baik setelah melakukan penembakan atau bukan. Mereka sadar bahwa KST amat merugikan sehingga tidak mau diajak bekerja sama. KST bukanlah pahlawan tetapi malah penjahat yang sukanya mengacak-acak perdamaian di Bumi Cendrawasih.
Keberadaan KST amat mengganggu masyarakat di Bumi Cenderawasih, apalagi mereka tidak sekadar menakut-nakuti dengan senjata api, tetapi sampai melakukan pembakaran rumah. Warga sipil sudah jenuh dengan tingkah mereka yang makin tidak terkontrol. Oleh karena itu masyarakat mendukung penuh Satgas Damai Cartenz dalam menangkap KST agar perdamaian di Bumi Cendrawasih selalu terwujud.
)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Bali

 

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.