• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Bangun LENSA SR agar Publik Terhindar dari Hoaks Sekolah Rakyat

Pemerintah Bangun LENSA SR agar Publik Terhindar dari Hoaks Sekolah Rakyat

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 9 September 2026

Pemerintah Bangun LENSA SR agar Publik Terhindar dari Hoaks Sekolah Rakyat

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat tata kelola informasi publik mengenai Sekolah Rakyat untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang valid, cepat, dan terhindar dari hoaks.

 

Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan LENSA SR (Layanan Ekosistem Narasi Sekolah Rakyat yang Adaptif). Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan informasi Sekolah Rakyat dari tingkat pusat hingga daerah sehingga informasi yang diterima masyarakat tetap konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Pengembangan LENSA SR dilatarbelakangi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi mengenai Sekolah Rakyat. Hingga Mei 2026, Kemensos mencatat sebanyak 5.299 pertanyaan dan aduan melalui media sosial, terutama terkait lokasi, jadwal, serta ketersediaan Sekolah Rakyat.

 

Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa, Fatkhurohman Taufik mengatakan LENSA SR dibangun agar seluruh informasi mengenai Sekolah Rakyat dapat dikelola secara terintegrasi dari pusat hingga daerah.

 

“Dengan adanya LENSA SR, segala informasi yang berkaitan dengan Sekolah Rakyat dapat terintegrasi dengan baik dari pusat hingga daerah. Sehingga masyarakat mudah mendapatkan informasi yang valid, cepat dan terhindar dari narasi hoax di media sosial,” ujar Fatkhurohman.

 

Melalui LENSA SR, informasi yang masuk tidak langsung dijadikan bahan publikasi. Informasi terlebih dahulu dihimpun dari berbagai sumber, seperti media massa, media sosial, PPID, SP4N-LAPOR!, Command Center 171, laporan Sentra dan Balai, pengelola Sekolah Rakyat, pemerintah daerah, hingga informasi lapangan.

 

Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi kepada unit yang bertanggung jawab terhadap substansi terkait. Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan informasi akurat, terbaru, terkonfirmasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum disampaikan kepada masyarakat.

 

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono mengatakan penguatan informasi publik menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat memahami tujuan dan pelaksanaan Sekolah Rakyat secara tepat. Menurutnya, program tersebut telah menunjukkan perkembangan positif setelah berjalan selama satu tahun dan diarahkan untuk membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

 

“Sekolah Rakyat ini bukan sekadar memberikan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memutus rantai kemiskinan,” ujar Agus.

 

LENSA SR bekerja melalui enam tahapan, mulai dari menangkap dan mengklasifikasikan isu, memvalidasi substansi, mengolah isu dan narasi, menyusun rekomendasi respons, melakukan diseminasi, hingga monitoring dan pembelajaran organisasi.

 

Pemerintah juga menekankan prinsip data-safe dan child-safe dalam penyampaian informasi. Dengan mekanisme tersebut, LENSA SR diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap informasi resmi Sekolah Rakyat sekaligus mempersempit ruang penyebaran hoaks dan salah tafsir di media sosial.

UMKM Dinilai Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia

September 11, 2026

Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa 

September 11, 2026

UMKM Dinilai Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

UMKM Dinilai Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia JAKARTA – Usaha mikro, kecil, dan menengah…

Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa 

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa Oleh: Gavin Asadit Munculnya isu September Hitam 2026 perlu disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi narasi yang mengikis solidaritas dan persatuan sesama anak bangsa. Refleksi terhadap berbagai catatan sejarah hak asasi manusia (HAM) tetap penting, tetapi penyikapannya perlu dilakukan dengan mengedepankan informasi yang benar, dialog, serta semangat menjaga keutuhan bangsa. Momentum September Hitam dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan pemahaman mengenai sejarah, demokrasi, dan HAM. Refleksi tersebut sebaiknya tidak berhenti pada penyebaran informasi di media sosial, tetapi disertai upaya memahami konteks dan fakta secara utuh. Kepala Bakom Pemerintah Republik Indonesia Muhammad Qodari menekankan pentingnya komunikasi publik yang mampu menghadirkan informasi secara tepat kepada masyarakat. Dalam konteks ruang digital, kualitas informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan mencegah berkembangnya narasi yang dapat memecah belah. Pesan tersebut relevan di tengah derasnya arus informasi digital. Setiap isu dapat menyebar dengan cepat melalui media sosial dan membentuk persepsi publik dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat perlu mampu membedakan informasi faktual, opini, maupun narasi yang sengaja dibuat untuk memancing emosi. Pemerintah terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda. Kemampuan memeriksa informasi sebelum membagikannya merupakan salah satu bentuk tanggung jawab warga negara di era digital. Informasi palsu, provokasi, ujaran kebencian, dan narasi yang mempertajam perbedaan dapat merusak hubungan sosial apabila tidak disikapi dengan bijak. Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengajak masyarakat memperkuat persatuan dengan membangun komunikasi dan silaturahim. Menurutnya, interaksi yang baik antarelemen masyarakat penting agar warga tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang.…

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Sektor Antisipasi Karhutla di Papua

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Sektor Antisipasi Karhutla di Papua JAYAPURA — Pemerintah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi…

Inpres 11/2026 Langkah Pemerintah Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Inpres 11/2026 Langkah Pemerintah Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Karhutla JAKARTA — Instruksi Presiden (Inpres) Nomor…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.