• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Di Tengah Ancaman Iklim, Swasembada Pangan Menjadi Benteng Ketahanan Indonesia

Di Tengah Ancaman Iklim, Swasembada Pangan Menjadi Benteng Ketahanan Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 25 August 2026

Di Tengah Ancaman Iklim, Swasembada Pangan Menjadi Benteng Ketahanan Indonesia

Jakarta – Capaian swasembada delapan komoditas strategis menjadi benteng penting bagi Indonesia dalam menghadapi ancaman perubahan iklim, ketidakpastian geopolitik, serta potensi krisis pangan global. Penguatan produksi dan cadangan nasional membuat kebutuhan masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras, jagung pakan, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, daging ayam, dan telur ayam.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan capaian swasembada tersebut berhasil diwujudkan lebih cepat dibandingkan target awal pemerintah.

“Kado ulang tahun dari Kementerian Pertanian untuk Republik Indonesia adalah Indonesia sudah mencapai swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya, dari target empat tahun menjadi satu tahun,” ujar Amran.

Berdasarkan proyeksi neraca pangan 2026, produksi beras nasional diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, sedangkan kebutuhan dalam negeri berada di kisaran 31,10 juta ton. Dengan perhitungan tersebut, Indonesia diproyeksikan mencatat surplus beras sekitar 3,67 juta ton.

Cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog hingga pertengahan Agustus 2026 juga telah mencapai 5,25 juta ton. Ketersediaan cadangan dalam jumlah besar diperlukan untuk menghadapi potensi gangguan produksi, menjaga pasokan antardaerah, serta meredam gejolak harga ketika terjadi cuaca ekstrem.

Proyeksi Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia atau FAO menyebut produksi beras Indonesia dapat mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027. Angka itu menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di ASEAN dan peringkat keempat dunia.

Capaian produksi tersebut turut membuka kembali peluang ekspor beras ke Malaysia. Pengiriman awal ditargetkan mencapai 1.000 ton, dengan potensi permintaan berkembang menjadi 200.000 ton hingga satu juta ton.

Keberhasilan swasembada tidak hanya diukur berdasarkan surplus produksi tahunan. Keberlanjutannya juga bergantung pada peningkatan produktivitas, ketersediaan pupuk dan benih, perlindungan pendapatan petani, kemampuan Bulog menyerap hasil panen, serta stabilitas harga di tingkat konsumen.

Amran menekankan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga kementerian dan lembaga.

“Tidak pernah terjadi selama Republik Indonesia merdeka. Di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto, ini luar biasa, sektor pertanian mengalami kebangkitan,” pungkasnya.

Anggota DPR Sebut Ancaman Spionase Nyata, RUU Antispionase Perlu Dikaji

November 4, 2026

Mendesak, Indonesia Perlu RUU Anti-Spionase Asing, Untuk Lindungi Kepentingan Strategis Nasional

November 4, 2026

Anggota DPR Sebut Ancaman Spionase Nyata, RUU Antispionase Perlu Dikaji

By Kata IndonesiaNovember 4, 20260

Anggota DPR Sebut Ancaman Spionase Nyata, RUU Antispionase Perlu Dikaji *JAKARTA* – Anggota Komisi I…

Mendesak, Indonesia Perlu RUU Anti-Spionase Asing, Untuk Lindungi Kepentingan Strategis Nasional

By Kata IndonesiaNovember 4, 20260

Mendesak, Indonesia Perlu RUU Anti-Spionase Asing, Untuk Lindungi Kepentingan Strategis Nasional Jakarta – Pakar Hubungan…

Pakar HI UI Nilai Indonesia Rentan Jadi Sasaran Spionase Asing, Dorong RUU Antispionase

By Kata IndonesiaNovember 4, 20260

Pakar HI UI Nilai Indonesia Rentan Jadi Sasaran Spionase Asing, Dorong RUU Antispionase JAKARTA –…

Pengamat ICSF Sepakat Perlunya Regulasi Komprehensif Anti-Spionase Asing

By Kata IndonesiaNovember 4, 20260

Pengamat ICSF Sepakat Perlunya Regulasi Komprehensif Anti-Spionase Asing Jakarta – Penguatan regulasi anti-spionase asing dinilai…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.