• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»CKG Sekolah Periksa Kesehatan Fisik hingga Kejiwaan Anak di Seluruh Indonesia

CKG Sekolah Periksa Kesehatan Fisik hingga Kejiwaan Anak di Seluruh Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 26 July 2026

CKG Sekolah Periksa Kesehatan Fisik hingga Kejiwaan Anak di Seluruh Indonesia

Jakarta – Pemerintah terus memperluas Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah sebagai bagian dari komitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Program yang menyasar siswa SD, SMP, SMA sederajat, pesantren, hingga sekolah luar biasa (SLB) ini tidak hanya memeriksa kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan jiwa anak dan remaja.

 

Melalui CKG, pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan lingkungan pendidikan. Pendekatan tersebut memungkinkan berbagai persoalan kesehatan diketahui lebih awal sehingga dapat segera memperoleh penanganan dan tindak lanjut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk memastikan anak Indonesia tumbuh sehat, produktif, dan memiliki kesiapan fisik maupun mental menuju Indonesia Emas 2045.

 

Kepala Puskesmas Karang Penang, dr. Fajar Ash Shiddiqi, mengatakan pihaknya aktif menggencarkan pemeriksaan kesehatan di sekolah mulai tingkat SD hingga SMA sederajat.

 

“Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah merupakan upaya preventif yang sangat penting. Melalui pemeriksaan ini, berbagai gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” ujar dr. Fajar.

 

Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan kolaborasi antara puskesmas, sekolah, guru, dan orang tua.

 

“Kami berharap seluruh sekolah dapat berpartisipasi aktif karena kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama. Pemeriksaan di sekolah juga membantu membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan harus dimulai sejak dini,” katanya.

 

Data nasional menunjukkan cakupan CKG terus berkembang. Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kurnia Ramadhana, menyampaikan bahwa hingga 14 Juli 2026 sebanyak 8.824.185 siswa telah mengikuti pemeriksaan kesehatan.

 

Lima persoalan kesehatan yang paling banyak ditemukan meliputi gigi berlubang 40,8 persen, hipertensi 27,7 persen, anemia pada remaja putri 27,3 persen, impaksi telinga 6,9 persen, dan obesitas 6,7 persen.

 

Kurnia menjelaskan, CKG mencakup pemeriksaan gigi, mata, telinga, status gizi, aktivitas fisik, hingga skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi potensi kecemasan maupun gangguan psikologis sejak dini.

 

“Jika ditemukan indikasi penyakit, orang tua bisa mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan dengan lebih cepat. Semakin cepat diketahui, semakin besar peluang untuk ditangani secara tepat,” ujar Kurnia.

 

Pemerintah menargetkan lebih dari 50 juta siswa di lebih dari 303 ribu sekolah mengikuti CKG sepanjang 2026. Perluasan program ini menegaskan kehadiran negara dalam memastikan setiap anak memperoleh akses pemeriksaan kesehatan yang setara.

 

Dengan mengintegrasikan layanan kesehatan dan pendidikan, CKG menjadi investasi strategis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, tangguh, produktif, dan unggul.

Menambah Gedung Sekolah Rakyat, Membuka Peluang Masa Depan Anak Rentan

July 27, 2026

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua

July 27, 2026

Menambah Gedung Sekolah Rakyat, Membuka Peluang Masa Depan Anak Rentan

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

Menambah Gedung Sekolah Rakyat, Membuka Peluang Masa Depan Anak Rentan Oleh : Ricky Rinaldi Pendidikan…

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing. Di tengah tantangan pembangunan yang masih dihadapi berbagai daerah, kehadiran Program Sekolah Rakyat di Papua menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan bahwa setiap anak bangsa memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas. Dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Papua di Kampung Maribu, Kabupaten Jayapura, menjadi penanda bahwa pemerataan pendidikan tidak lagi berhenti pada wacana, melainkan diwujudkan melalui langkah konkret yang menjangkau wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks. Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat oleh Wakil Gubernur Papua menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi pendidikan di Tanah Papua. Program ini tidak sekadar menghadirkan bangunan sekolah, tetapi membangun sebuah ekosistem pendidikan yang dirancang untuk menjawab berbagai persoalan mendasar yang selama ini menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua. Konsep Sekolah Rakyat yang menyediakan layanan pendidikan gratis berbasis asrama merupakan jawaban atas berbagai kendala akses pendidikan yang selama ini dialami masyarakat di wilayah pedalaman maupun daerah terpencil. Jarak antarkampung yang jauh, keterbatasan sarana transportasi, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga sering kali menjadi faktor yang menyebabkan anak-anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan secara berkelanjutan. Dengan sistem asrama, peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang lebih kondusif, akses pendidikan yang berkesinambungan, sekaligus pembinaan karakter yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen menilai pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak Papua dalam memperoleh pendidikan berkualitas sebagai bekal meningkatkan kesejahteraan hidup di masa depan. Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan pendidikan diposisikan sebagai fondasi utama dalam menciptakan kemajuan daerah yang berkelanjutan. …

Integrasi Akhlak dan Kompetensi Global: Universitas Darunnajah Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berkarakter dan Berdaya Saing Tinggi

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

JAKARTA — Menghadapi dinamika persaingan global yang semakin ketat dan kompleksitas tantangan di masyarakat, Universitas…

PFII sebagai Momentum Indonesia Memperdalam Pasar Keuangan dan Menjaga Rupiah

By Kata IndonesiaJuly 26, 20260

PFII sebagai Momentum Indonesia Memperdalam Pasar Keuangan dan Menjaga Rupiah Oleh: Dhita Karuniawati Pengesahan Undang-Undang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.