• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Koperasi Desa Menjadi Motor Baru Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

Koperasi Desa Menjadi Motor Baru Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 24 June 2026

Koperasi Desa Menjadi Motor Baru Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai instrumen strategis untuk mendorong kebangkitan ekonomi kerakyatan sekaligus mempercepat pembangunan yang lebih inklusif hingga ke tingkat desa.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menegaskan pemerintah saat ini tengah memperbaiki tata kelola berbagai program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan tata kelola MBG dan KDMP untuk memastikan setiap rupiah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan eksekusi program bisa lebih tepat sasaran, lebih efektif, efisien, serta terbebas dari praktik-praktik korupsi,” kata Gibran.

 

Ia menambahkan, penguatan tata kelola program juga penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kemampuan fiskal pemerintah.

 

“Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional,” lanjutnya.

 

Komitmen pemerintah tersebut mulai terlihat di berbagai daerah. Di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih menunjukkan perkembangan yang positif.

 

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan dari target 250 unit koperasi yang direncanakan, sebanyak 73 bangunan telah selesai dibangun.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita meninjau pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Kampar. Dari target 250 unit, sebanyak 73 bangunan telah selesai,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan.

 

Menurut SF Hariyanto, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar, terutama dalam penyediaan lahan yang menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan.

 

Ia optimistis seluruh target pembangunan koperasi di Kabupaten Kampar dapat diselesaikan tahun ini.

 

“Targetnya seluruh pembangunan dapat selesai tahun ini. Untuk operasional, kita menunggu arahan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

 

Sementara itu, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menilai koperasi memiliki posisi strategis dalam mendukung transformasi ekonomi nasional yang berkelanjutan.

 

Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi penggerak ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pengembangan ekonomi hijau yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

 

“Untuk memperkuat peran tersebut, Kementerian Koperasi mendorong berbagai kegiatan perkembangan koperasi berbasis energi terbarukan, sehingga instrumen kemandirian ekonomi desa itu juga bisa berkembang secara bersamaan,” ujarnya.

 

Ferry menegaskan transformasi ekonomi tidak cukup hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah dan pelaku usaha besar, tetapi juga harus tumbuh dari tingkat komunitas melalui koperasi.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.