• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Kunker Presiden Prabowo Dinilai Baik dari Hasil Strategis, Bukan Sekadar Frekuensi

Kunker Presiden Prabowo Dinilai Baik dari Hasil Strategis, Bukan Sekadar Frekuensi

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 3 June 2026

Kunker Presiden Prabowo Dinilai Baik dari Hasil Strategis, Bukan Sekadar Frekuensi

Jakarta – Kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke sejumlah negara sahabat dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan geopolitik dan ekonomi global. Penilaian terhadap diplomasi Presiden tidak hanya dilihat dari frekuensi perjalanan, tetapi dari manfaat strategis dan dampak jangka panjang bagi kepentingan nasional.

 

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut kunjungan Presiden ke Prancis, Austria, dan Hungaria merupakan bagian dari strategi diplomasi ofensif untuk mengamankan investasi, transfer teknologi, dan memperkuat posisi tawar Indonesia di tingkat internasional.

 

“Indonesia tidak sekadar berkunjung. Pak Prabowo sedang mengonversi keunggulan komoditas nikel dan posisi geopolitik kita menjadi investasi nyata dan benteng keamanan sebelum jendela peluang global ini tertutup,” ujar Sugiat.

 

Menurutnya, politik luar negeri bebas-aktif di bawah Presiden Prabowo menempatkan Indonesia sebagai negara proaktif dalam memperjuangkan kepentingan nasional, termasuk kerja sama pertahanan dan investasi strategis, melalui kunjungan ke Prancis, Austria, dan Hungaria yang memiliki peran penting di bidang teknologi, manufaktur, dan industri baterai kendaraan listrik.

 

“Pak Prabowo datang ke sana bukan sebagai peminta-minta bantuan, tetapi sebagai pemilik komoditas strategis yang menentukan masa depan industri otomotif dunia,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Sugiat menilai langkah cepat Presiden Prabowo dalam membangun kerja sama internasional merupakan respons terhadap dinamika global yang cepat berubah, sekaligus upaya memanfaatkan momentum sebagai pemilik cadangan nikel terbesar dunia untuk memperkuat hilirisasi industri, memperluas akses pasar, serta memperkuat kerja sama pertahanan yang dinilai memberi manfaat jangka panjang bagi kedaulatan dan keamanan nasional.

 

Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja Presiden ke berbagai negara merupakan bagian dari strategi diplomasi jangka panjang untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

 

“Pak Prabowo sedang mempraktikkan hedging (keseimbangan geopolitik) tingkat tinggi agar Indonesia tidak bisa diabaikan oleh kekuatan dunia mana pun,” ujarnya.

 

Sugiat menambahkan bahwa investasi dan transfer teknologi yang dijajaki di Paris, Wina, dan Budapest merupakan fondasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

 

“Kunjungan ke Prancis ini bukti nyata politik Bebas-Aktif yang berwibawa. Indonesia tidak mengekor ke Amerika, tidak tunduk ke China, dan tidak takut pada tekanan NATO saat berhubungan dengan Rusia demi mengamankan pasokan minyak dan LPG murah untuk rakyat,” ungkapnya.

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

September 22, 2026

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

September 21, 2026

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan *) Oleh : Dewi Astuti Jakarta…

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi JAKARTA — Pemerintah memperluas penyiapan…

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat kualitas…

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi Oleh: Fauzan Ali Upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan hak asasi manusia (HAM) terus berjalan dengan menempatkan pemulihan korban sebagai bagian penting dari proses penanganan. Langkah pemerintah mencakup penanganan kekerasan yang masih terjadi hingga membuka kembali proses penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM berat pada masa lalu. Pemulihan korban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelesaian kasus HAM. Proses penanganan tidak cukup berhenti pada pengungkapan peristiwa atau penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga perlu memastikan hak dan kebutuhan korban mendapatkan perhatian. Komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemulihan korban mendapat apresiasi karena menunjukkan adanya upaya untuk melihat penyelesaian kasus HAM secara lebih menyeluruh. Penanganan tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang dirasakan korban dan masyarakat yang terdampak. Komitmen pemerintah terlihat dari respons terhadap kekerasan yang terjadi di Papua Pegunungan. Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam penembakan tiga warga sipil ASN Dinas Pertanian di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil yang tengah menjalankan aktivitas untuk mencari penghidupan tidak dapat dibenarkan. KemenHAM meminta kasus tersebut diusut secara tuntas dan pelaku diproses secara tegas berdasarkan hukum yang berlaku. Thomas juga menekankan pentingnya memastikan masyarakat sipil tetap mendapatkan perlindungan. KemenHAM mengimbau seluruh pihak menahan diri agar penanganan persoalan di Papua tidak menimbulkan korban baru. Perlindungan terhadap warga sipil menjadi semakin penting ketika persoalan HAM beririsan dengan konflik dan kekerasan. Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dengan memastikan setiap tindakan penanganan tetap berada dalam koridor hukum sekaligus menghormati hak dasar masyarakat.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.