• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Program Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar Perkuat Generasi Sehat Indonesia

Program Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar Perkuat Generasi Sehat Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 18 May 2026

Program Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar Perkuat Generasi Sehat Indonesia

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar sebagai langkah membangun generasi sehat dan berkualitas di masa depan. Program tersebut difokuskan untuk mendeteksi lebih dini berbagai persoalan kesehatan fisik maupun mental pada anak dan remaja di seluruh Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah menargetkan cakupan CKG bagi anak mencapai 14 juta peserta pada 2026. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah meningkatnya masalah kesehatan jiwa pada anak.

Budi mengungkapkan, pada 2025 program CKG baru menjangkau sekitar 7 juta anak dari target 25 juta anak. Hasil skrining nasional menunjukkan sebanyak 338 ribu anak mengalami kecemasan dan 363 ribu lainnya terindikasi mengalami gejala depresi.

“Dalam tahun 2026 ini sudah ada empat anak yang meninggal. Mereka berasal dari NTT, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur dengan usia 11 sampai 14 tahun,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurut Budi, persoalan kesehatan mental anak dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari konflik keluarga, pola asuh yang kurang tepat, hingga perundungan di lingkungan sekolah. Karena itu, pemerintah akan memperluas skrining kesehatan jiwa sekaligus meningkatkan edukasi kepada orang tua dan tenaga pendidik.

 

“Kita harus mengedukasi bukan hanya anaknya, tetapi juga orang tuanya, terutama ibu-ibu. Banyak yang tidak sadar bahwa pola asuh tertentu bisa membuat anak mengalami kecemasan hingga depresi,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR R, Lestari Moerdijat, menilai pencegahan dan penanganan kesehatan jiwa anak membutuhkan komitmen bersama seluruh pihak. Menurutnya, langkah nyata harus diperkuat demi membangun mekanisme perlindungan kesehatan mental bagi generasi muda.

 

“Dibutuhkan langkah nyata yang lahir dari komitmen bersama yang kuat,” kata Lestari Moerdijat.

 

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, mengungkapkan hasil terbaru CKG Sekolah hingga Mei 2026 menunjukkan masalah kesehatan terbesar siswa masih didominasi gigi berlubang sebesar 41,5 persen, peningkatan tekanan darah 22,1 persen, dan penumpukan kotoran telinga 8,6 persen.

 

Menurut Qodari, program CKG Sekolah menjadi langkah pemerintah mendeteksi persoalan kesehatan siswa sejak dini sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

 

“Melalui program ini, pemerintah tidak hanya menjaga kesehatan siswa. Tetapi juga membangun fondasi SDM yang lebih sehat, produktif, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Qodari.

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

September 22, 2026

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

September 22, 2026

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Oleh Arga Septian Menjelang dua tahun…

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)…

Gus Adnan Bongkar Kunci Santri Masa Depan di PPSN VI: Jadilah Ulama yang Intelek, Bukan Intelek yang Tahu Agama Saja!

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Santri tingkat Ulya Satuan Pendidikan Salafiyah Kajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Tahfidz Alishlah DKI Jakarta…

Jangan Lagi Biarkan OPM Menebar Teror di Tanah Papua

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Jangan Lagi Biarkan OPM Menebar Teror di Tanah Papua Oleh : Loa Murib Tanah Papua…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.