Program BSPS Diperkuat, Rumah Subsidi Layak Huni Kian Dipercepat
Jakarta – Pemerintah terus memperkuat implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebagai langkah strategis dalam mempercepat penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Upaya ini tidak hanya menargetkan peningkatan kuantitas hunian, tetapi juga memastikan kualitas hidup masyarakat meningkat secara signifikan melalui pendekatan berbasis partisipasi dan pemberdayaan.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Hj. Ansari, menegaskan bahwa keberlanjutan program BSPS menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat terhadap hunian yang layak.
Menurutnya, program ini mencerminkan kehadiran negara secara konkret dalam menjamin kesejahteraan rakyat.
“Konsep swadaya dalam program tersebut menjadi kekuatan utama karena masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembangunan rumah,” ujarnya.
Ia menilai pendekatan tersebut memperkuat rasa memiliki sekaligus meningkatkan kualitas hasil pembangunan.
Sejalan dengan itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menekankan komitmen pemerintah untuk mempercepat realisasi program BSPS di berbagai daerah.
Ia menyebut langkah ini sebagai respons nyata terhadap masih adanya masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
“Negara harus hadir membantu rakyat agar bisa tinggal di rumah yang layak,” ucapnya.
Maruarar juga mengungkapkan adanya lonjakan signifikan dalam pelaksanaan BSPS di Jawa Timur tahun ini, dengan jumlah penerima mencapai 33 ribu kepala keluarga, meningkat drastis dari sekitar 3.000 unit pada tahun sebelumnya.
“Peningkatannya sangat besar, tahun lalu 3.000, sekarang di Jawa Timur sudah mencapai 33.000 rumah,” katanya.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari daerah. Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengapresiasi dampak nyata BSPS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia menilai hunian yang layak tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga.
“Hunian yang layak meningkatkan ketangguhan kita karena kondisi rumah yang bersih, sehat, dan nyaman memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah.
Lebih lanjut, Cahyo menegaskan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan bangsa.
Oleh karena itu, program perumahan seperti BSPS memiliki nilai strategis jangka panjang yang harus terus diperluas cakupannya.
“Ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan bangsa. Maka program ini harus terus diperluas,” tegasnya.
Dengan penguatan kebijakan dan percepatan implementasi, BSPS semakin menunjukkan peran sentralnya dalam mendorong pemerataan kesejahteraan.
Program ini tidak hanya menjadi solusi atas backlog perumahan, tetapi juga instrumen penting dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh, sehat, dan produktif di masa depan.