• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»RI Perkuat Diplomasi, Klaim Barisan Oposisi Indonesia Bertentangan dengan Realitas

RI Perkuat Diplomasi, Klaim Barisan Oposisi Indonesia Bertentangan dengan Realitas

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 3 May 2026

RI Perkuat Diplomasi, Klaim Barisan Oposisi Indonesia Bertentangan dengan Realitas

JAKARTA — Pemerintah menegaskan penguatan strategi diplomasi nasional di tengah dinamika geopolitik global, sekaligus menilai klaim yang digemborkan Barisan Oposisi Indonesia (BOI) tidak sejalan dengan realitas arah kebijakan luar negeri Indonesia yang konsisten berbasis kepentingan nasional. Pendekatan politik luar negeri bebas aktif terus diperkuat sebagai strategi untuk menjaga posisi Indonesia tetap adaptif, mandiri, dan berdaulat dalam percaturan internasional.

 

Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Hendra Oktavianus, menekankan pentingnya memahami perkembangan geopolitik secara berkelanjutan, termasuk dalam membaca arah kebijakan diplomasi Indonesia.

 

“Secara terus menerus mempahamikan dinamika geopolitik. Bagaimana kebijakan Indonesia itu harus selalu dilihat dari segi kepentingan Indonesia,” ujar Hendra.

 

Menurutnya, dalam menghadapi situasi global yang dinamis, setiap langkah diplomasi Indonesia tidak bisa dilepaskan dari orientasi utama, yakni kepentingan nasional. Hal ini menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah kompetisi global.

 

Hendra juga menegaskan bahwa prinsip politik luar negeri bebas aktif tetap menjadi pijakan utama dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

 

“Kita punya kebijakan politik luar negeri bebas aktif. Dimana apapun kebijakan yang kita lakukan, diplomasi yang kita laksanakan itu selalu berdasarkan kepentingan Indonesia,” kata Hendra.

 

Dalam konteks tersebut, pemerintah menilai berbagai narasi yang mendorong pembentukan Barisan Oposisi Indonesia (BOI) dalam isu-isu kebijakan luar negeri tidak mencerminkan realitas diplomasi Indonesia yang bersifat independen dan strategis.

 

Dalam konteks domestik, tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan nasional dinilai masih kuat. Peneliti Poltracking Indonesia, Muhammad Aditya Pradana, menyebut dukungan publik tetap tinggi meski di tengah tekanan global.

 

“Di tengah tekanan ekonomi global, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto tercatat sebesar 74,9 persen,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, tingginya tingkat kepuasan tersebut tidak terlepas dari persepsi publik terhadap gaya kepemimpinan yang menekankan stabilitas.

 

“Dalam konteks Indonesia, Presiden Prabowo hadir dengan citra sebagai figur yang tegas, berpengalaman, dan menempatkan stabilitas sebagai prioritas,” ujarnya.

 

Pendekatan diplomasi Indonesia selama ini justru menempatkan negara pada posisi yang fleksibel, tidak terjebak dalam blok kepentingan tertentu, serta mampu menjembatani berbagai kepentingan global secara konstruktif.

 

Konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif tidak hanya menjadi prinsip normatif, tetapi juga instrumen strategis dalam menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting di tingkat internasional.

Presiden Prabowo ke Rusia, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Energi

September 3, 2026

Pulung Agustanto: Penetapan Desil Belum Cerminkan Realitas Ekonomi, Pemerintah Didesak Bersikap Tanggap

September 3, 2026

Presiden Prabowo ke Rusia, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Energi

By Kata IndonesiaSeptember 3, 20260

Presiden Prabowo ke Rusia, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Energi Jakarta -…

Pulung Agustanto: Penetapan Desil Belum Cerminkan Realitas Ekonomi, Pemerintah Didesak Bersikap Tanggap

By Kata IndonesiaSeptember 3, 20260

Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, menyoroti maraknya keluhan dari kalangan buruh kelas bawah,…

Bersama Mengawal Pencegahan, Pemadaman, dan Hukum Tegas dalam Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 3, 20260

Bersama Mengawal Pencegahan, Pemadaman, dan Hukum Tegas dalam Karhutla Oleh : Abdul Razak Kebakaran hutan…

Negara Bergerak, TNI dan Kementerian PU Perkuat Penanganan Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 3, 20260

Negara Bergerak, TNI dan Kementerian PU Perkuat Penanganan Karhutla Jakarta – Pemerintah terus membuktikan komitmen…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.