• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Ajak Masyarakat Gunakan BBM Secara Bijak dan Tenang

Pemerintah Ajak Masyarakat Gunakan BBM Secara Bijak dan Tenang

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 1 April 2026

Pemerintah Ajak Masyarakat Gunakan BBM Secara Bijak dan Tenang

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam membeli bahan bakar minyak (BBM). Menurut Bahlil, untuk kendaraan pribadi, pengisian sekitar 50 liter per hari dinilai sudah mencukupi kebutuhan harian.

 

Pernyataan itu disampaikan Bahlil dalam agenda pengumuman kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi potensi krisis global yang disiarkan dari Seoul, Korea Selatan.

 

“Dalam pandangan kami sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter itu tangki sudah penuh satu hari. Kami akan mendorong ke sana,” ujar Bahlil.

 

Ketua Umum Partai Golkar itu menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendirian dalam menghadapi tantangan global. Karena itu, ia mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat.

 

“Yang tidak terlalu penting-penting, kami mohon agar kita juga bisa lakukan dengan bijak,” kata Bahlil.

 

Pemerintah sendiri telah mengumumkan sejumlah kebijakan sebagai langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dinamika global, salah satunya melalui pengendalian konsumsi BBM agar lebih terukur.

 

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa stok BBM nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Ia juga menegaskan bahwa perekonomian nasional tetap terjaga. Meski demikian, pemerintah menilai perlunya penyesuaian perilaku konsumsi agar masyarakat tetap tenang dan dapat beraktivitas secara produktif.

 

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan harian, agar distribusi energi tetap merata dan stabil di tengah berbagai tantangan global.

 

Untuk mendukung konsumsi BBM yang lebih tertib, pemerintah akan mengatur pembelian melalui barcode MyPertamina. Setiap kendaraan nantinya dibatasi hingga 50 liter per hari, sementara ketentuan ini tidak diberlakukan bagi truk dan angkutan umum.

 

“Untuk memastikan distribusi BBM, pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian,” kata Airlangga.

 

Selain itu, dalam rangka memperkuat kemandirian energi dan meningkatkan efisiensi, pemerintah akan mulai menjalankan program B50, yaitu mandatori pencampuran 50 persen bahan bakar nabati (biodiesel) berbasis minyak kelapa sawit (CPO) dengan 50 persen solar. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan diyakini mampu menekan penggunaan BBM fosil hingga jutaan kiloliter (KL).

 

“Pertamina telah siap untuk mengimplementasikan _blending_ (pencampuran) dan ini berpotensi mengurangi penggunaan BBM berbasis fosil sebanyak 4 juta KL. Dalam 6 bulan juga ada penghematan subsidi dari biodiesel yang diperkirakan nilainya Rp 48 triliun,” kata Airlangga.

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

September 22, 2026

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

September 21, 2026

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan *) Oleh : Dewi Astuti Jakarta…

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi JAKARTA — Pemerintah memperluas penyiapan…

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat kualitas…

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi Oleh: Fauzan Ali Upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan hak asasi manusia (HAM) terus berjalan dengan menempatkan pemulihan korban sebagai bagian penting dari proses penanganan. Langkah pemerintah mencakup penanganan kekerasan yang masih terjadi hingga membuka kembali proses penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM berat pada masa lalu. Pemulihan korban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelesaian kasus HAM. Proses penanganan tidak cukup berhenti pada pengungkapan peristiwa atau penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga perlu memastikan hak dan kebutuhan korban mendapatkan perhatian. Komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemulihan korban mendapat apresiasi karena menunjukkan adanya upaya untuk melihat penyelesaian kasus HAM secara lebih menyeluruh. Penanganan tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang dirasakan korban dan masyarakat yang terdampak. Komitmen pemerintah terlihat dari respons terhadap kekerasan yang terjadi di Papua Pegunungan. Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam penembakan tiga warga sipil ASN Dinas Pertanian di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil yang tengah menjalankan aktivitas untuk mencari penghidupan tidak dapat dibenarkan. KemenHAM meminta kasus tersebut diusut secara tuntas dan pelaku diproses secara tegas berdasarkan hukum yang berlaku. Thomas juga menekankan pentingnya memastikan masyarakat sipil tetap mendapatkan perlindungan. KemenHAM mengimbau seluruh pihak menahan diri agar penanganan persoalan di Papua tidak menimbulkan korban baru. Perlindungan terhadap warga sipil menjadi semakin penting ketika persoalan HAM beririsan dengan konflik dan kekerasan. Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dengan memastikan setiap tindakan penanganan tetap berada dalam koridor hukum sekaligus menghormati hak dasar masyarakat.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.