Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang dengan menyalurkan ribuan paket makanan siap saji kepada para korban banjir bandang yang melanda kawasan Silaiang, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.
Bantuan ini merupakan bentuk respon cepat atas bencana alam yang menyebabkan ratusan warga terdampak dan harus mengungsi dari tempat tinggal mereka. Ribuan paket makanan tersebut disiapkan langsung oleh relawan SPPG bersama para santri dan pengurus Pesantren Nurul Ikhlas dengan memperhatikan standar kebersihan serta nilai gizi yang layak.
Direktur KMI Abdillah El Zakir Ponpes Nurul Ikhlas menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen pesantren dalam menjalankan peran sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kewajiban moral untuk saling membantu, khususnya di saat terjadi musibah,” ujarnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara langsung ke lokasi pengungsian dengan melibatkan wali nagari, relawan, aparat setempat, dan masyarakat sekitar agar bantuan tepat sasaran. Warga yang menerima bantuan menyambut dengan penuh rasa syukur dan haru atas kepedulian yang diberikan.
Abdillah El Zakir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.
“Bencana adalah ujian bersama. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa saling menguatkan dan bangkit bersama,” tambahnya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, SPPG Ponpes Nurul Ikhlas Padang Panjang berharap dapat meringankan beban para korban serta menginspirasi lembaga lain untuk turut bergerak dalam aksi sosial dan kemanusiaan.