Zakiyanto Arief, M.M., Direktur Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nasional (Laznas) Darunnajah, meraih gelar Magister Manajemen (MM) di Universitas Budi Luhur, Jakarta. Bersama lima kader Universitas Darunnajah lainnya, penganugerahan gelar tersebut berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka di Jakarta Convention Center. Momentum bersejarah ini menjadi bukti nyata komitmen Darunnajah dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungannya.
Ini merupakan sebuah pencapaian penting bagi Zakiyanto, yang tidak hanya mengembangkan kapasitas diri, namun juga memperkuat komitmennya dalam mengelola dana umat melalui Laznas Darunnajah. Zakiyanto menegaskan bahwa dengan gelar baru yang diperolehnya, ia semakin siap untuk memperkuat pengelolaan dana umat di Laznas Darunnajah. “Pendidikan adalah kunci untuk mengelola dana umat secara efektif, dan saya siap menerapkan ilmu yang saya dapatkan untuk kemajuan Laznas Darunnajah,” ujarnya
Zakiyanto mengingatkan Laznas Darunnajah sendiri memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan, terutama pesantren. Filantropi ini sedang menjalankan beragam program unggulan, termasuk memberikan kesempatan bagi ratusan putra-putri terbaik negeri untuk melanjutkan studi S2 dan S3 di dalam dan luar negeri, yaitu Program Beasiswa Pendidikan Manajemen Pesantren. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Universitas Darunnajah dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dengan didukung Laznas Darunnajah. Melalui program ini, diharapkan lahir generasi pengelola pesantren yang memiliki kapasitas manajerial modern namun tetap menjaga nilai-nilai kearifan pesantren.
Zakiyanto juga menekankan pentingnya kaderisasi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memajukan pendidikan di Indonesia. “Kaderisasi adalah langkah strategis yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan. Laznas Darunnajah sangat peduli dan berkomitmen dalam hal ini, agar dapat mencetak generasi pemimpin yang berkualitas,” tambahnya.