• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Komitmen Presiden Prabowo Selamatkan Bangsa dari Bahaya Narkoba

Komitmen Presiden Prabowo Selamatkan Bangsa dari Bahaya Narkoba

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 1 November 2024

Oleh : Dirandra Falguni

Sejak dilantik sebagai Presiden Indonesia, Presiden Prabowo Subianto langsung menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi berbagai ancaman besar yang mengancam masa depan bangsa, salah satunya adalah narkoba. Bahaya narkoba telah lama menjadi momok yang menghancurkan generasi muda dan mengganggu stabilitas sosial di Indonesia.

Dalam upaya memberantas narkoba, Presiden Prabowo tak hanya mengandalkan penegakan hukum yang tegas, tetapi juga terobosan strategis yang melibatkan berbagai lembaga pemerintah.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa narkoba merupakan salah satu ancaman terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini. Dalam pengarahan perdana di Istana Kepresidenan pada sidang kabinet, ia menyampaikan kekhawatirannya mengenai maraknya penyalahgunaan narkoba yang semakin menyebar di berbagai lapisan masyarakat. Selain merusak masa depan generasi muda, narkoba juga menjadi salah satu faktor yang memperlemah kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, turut mendukung langkah Presiden Prabowo dalam memberantas narkoba. Ia menyebut bahwa narkoba melemahkan kecerdasan masyarakat dan menghancurkan masa depan bangsa. Anwar berharap bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, Indonesia dapat segera bersih dari peredaran narkoba.
Sejalan dengan itu, Presiden Prabowo langsung memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Herindra untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah Indonesia. Komitmen Presiden Prabowo terhadap pemberantasan narkoba tidak hanya terfokus pada penegakan hukum, tetapi juga melibatkan terobosan struktural untuk memperkuat koordinasi antar lembaga pemerintah.
Salah satu langkah konkret yang diambil oleh Presiden Prabowo adalah pembentukan Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus. Lembaga ini memiliki tugas utama untuk memonitor dan mengawasi jalannya berbagai program dan proyek pemerintah, termasuk pemberantasan narkoba. Dengan adanya lembaga ini, Presiden Prabowo Subianto berharap agar pengawasan terhadap peredaran narkoba dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan terintegrasi.
Selain itu,Presiden Prabowo juga memperkuat Kantor Staf Kepresidenan (KSP) sebagai salah satu ujung tombak dalam memastikan implementasi kebijakan terkait pemberantasan narkoba. KSP akan berperan dalam mengawasi dan mengevaluasi hasil dari penegakan hukum serta memastikan bahwa setiap lembaga terkait menjalankan fungsinya dengan baik.
Langkah Prabowo Subianto dalam menyelamatkan bangsa dari bahaya narkoba tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan tokoh agama. Dalam berbagai kesempatan, tokoh-tokoh agama di Indonesia, termasuk Ketua MUI KH Anwar Iskandar, menyuarakan pentingnya pemberantasan narkoba sebagai bagian dari menjaga stabilitas dan kemakmuran bangsa. Mereka mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penegakan hukum yang tegas dan konsisten terhadap para pengedar dan pengguna narkoba.
Peran tokoh agama sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba. Di tingkat lokal, keterlibatan masyarakat melalui program-program pencegahan narkoba yang berbasis komunitas diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari peredaran narkoba.
Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas lembaga yang solid dan terkoordinasi. Presiden Prabowo, dalam sidang kabinet perdana, secara tegas memerintahkan koordinasi antara Kejaksaan Agung, Polri, BPKP, dan BIN untuk menangani persoalan narkoba, penyelundupan, judi online, dan korupsi secara terpadu. Ia menekankan pentingnya penggunaan intelijen yang baik serta pengumpulan bukti-bukti yang kuat dalam menangani kasus-kasus narkoba.
Hal ini sejalan dengan slogan Polri Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan) yang diusung oleh Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Program ini sangat relevan dengan agenda kerja Presiden Prabowo, yang salah satunya menargetkan penguatan reformasi hukum dan pemberantasan korupsi serta narkoba.
Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti juga menekankan bahwa Polri Presisi sejalan dengan Astacita, program kerja yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden. Program ini mencakup reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
Pemberantasan narkoba tidak hanya soal menindak tegas para pelaku, tetapi juga memastikan bahwa bangsa ini memiliki SDM yang kuat dan bebas dari pengaruh buruk narkoba. Prabowo melihat bahwa kualitas SDM adalah fondasi utama dalam membangun Indonesia yang maju. Oleh karena itu, pemerintahannya berkomitmen untuk memperkuat program pembangunan SDM yang fokus pada peningkatan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo juga membentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebagai langkah untuk memastikan bahwa golongan masyarakat yang rentan terhadap pengaruh narkoba, khususnya dari sisi ekonomi, mendapatkan perhatian khusus. Dengan memerangi kemiskinan, Presiden Prabowo berharap bisa mengurangi potensi masyarakat jatuh ke dalam jerat narkoba.
Langkah-langkah nyata yang diambil Presiden Prabowo dalam memerangi bahaya narkoba menunjukkan komitmen kuatnya untuk menyelamatkan bangsa dari kehancuran. Dengan dukungan berbagai lembaga pemerintah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta kolaborasi lintas sektor, Presiden Prabowo optimistis Indonesia dapat terbebas dari jeratan narkoba.
Harapan besar bagi bangsa ini adalah terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di tingkat global. Pemberantasan narkoba bukan hanya soal menjaga stabilitas nasional, tetapi juga tentang mempersiapkan Indonesia untuk menjadi negara yang kuat dan makmur di masa depan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, bangsa ini memiliki peluang besar untuk mewujudkan impian tersebut.

)* Penulis merupakan kontributor Beritakapuas.com

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.