• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Peresmian AMANAH Aceh, Kepala BIN Apresiasi Pemerataan Pembangunan Presiden Jokowi

Peresmian AMANAH Aceh, Kepala BIN Apresiasi Pemerataan Pembangunan Presiden Jokowi

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 15 October 2024

Peresmian AMANAH Aceh, Kepala BIN Apresiasi Pemerataan Pembangunan Presiden Jokowi

ACEH — Presiden RI, Joko Widodo meresmikan Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH), pada Selasa (15/10).

Hal tersebut menjadi sebuah langkah penting dalam upaya pengembangan SDM di Provinsi Aceh.

Kepala Negara memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Badan Intelijen Negara (BIN) dalam meningkatkan kompetensi SDM bangsa, khususnya generasi muda Aceh.

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa kunci untuk berkompetisi dengan negara lain adalah pada SDM muda yang unggul.

“Kunci kita adalah bagaimana kita bisa menciptakan SDM unggul, sehingga kita bisa berkompetisi dengan negara lain,” katanya.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengaku sangat terkagum dengan banyaknya inovasi dan kreativitas Aceh melalui AMANAH dan binaan BIN.

“Hari ini saya betul-betul sangat kagum atas inovasi, atas kreativitas anak-anak muda di Aceh yang saya lihat sangat kreatif dan inovatif,” ucapnya.

Dengan adanya pengelolaan sumber daya alam dengan maksimal, maka bukan tidak mungkin Aceh akan mendapatkan nilai tambah hingga berlipat jika dibandingkan hanya mengekspor produk mentah saja.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengapresiasi inisiasi BIN dalam pengembangan Creative Hub di Aceh dan berharap ada program serupa hingga di berbagai provinsi lain.

“Saya sangat mengapresiasi inisiasi dari BIN (Badan Intelijen Negara) yang telah menyiapkan ini, dan kita harapkan di semua Provinsi nanti ada Creative Hub seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BIN, Prof. Dr. Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan turut mengapresiasi kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Presiden Jokowi adalah presiden dengan approval rating terbaik di dunia hingga saat ini, saya rasa tidak berlebihan, karena Bapak betul-betul telah membangun dan memeratakan pembangunan di Indonesia, tidak hanya Jawasentris,” katanya.

Keberhasilan pembangunan AMANAH tidak lepas dari kontribusi Presiden Joko Widodo yang telah menyerap dan mewakili suara anak muda Aceh.

“Semua kemajuan yang mereka hasilkan adalah merupakan buah keberhasilan anak-anak muda yang bisa diperoleh sebagai amal jariyah dari Bapak Presiden Joko Widodo,” tutur Kepala BIN.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.