Pendidikan adalah sebuah bidang yang sangat krusial dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bagus atau tidaknya pendidikan di Indonesia dapat dinilai dari bagaimana kinerja kementrian pendidikannya itu sendiri. Pada periode kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Menteri pendidikan direncanakan akan diisi oleh kader yang berasal dari Muhammadiyah.
Menyikapi hal tersebut, Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P, selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan kesiapannya menunjuk kader terbaik Muhammadiyah untuk maju di kabinet Prabowo-Gibran,
“Menyikapi rumor tersebut, Kami dari Muhammadiyah memiliki kader terbaik, yakni orang yang disamping saya, Pak Amich Alhumami salah satu calon menteri,” ujar Muhajir Effendy, saat mengisi acara Kader Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).
Amich Alhumami, Phd, diketahui merupakan seorang kader Muhammadiyah dan juga merupakan salah satu deputi di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas). Kinerjanya yang baik dan cocok, menjadikan dirinya sebagai pilihan utama dalam kabinet Prabowo-Gibran terutama sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Sekjen PP Muhammadiyah sendiri, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. juga menyatakan demikian, beliau mengungkapkan Pak Amich salah satu kader terbaik di Muhammadiyah.
“Pak Amich ini merupakan salah satu kader terbaik yang dimiliki oleh Muhammadiyah. Beliau sangat aktif berperan an berkontribusi di Bappenas. Menurut saya, beliau adalah orang yang memiliki pandangan yang luas serta dapat berkontribusi terutama dalam perancangan pembangunan SDM di Indonesia yang merupakan aspek sentral dalam pembangunan Indonesia,”ucap Sekjen PP Muhammadiyah tersebut.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang pendidikan dan perencanaan pembangunan, Amich Alhumami dinilai mampu membawa angin segar dalam perbaikan dan pengembangan sistem pendidikan di Indonesia. Dukungan dari Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi masyarakat terbesar di Indonesia menambah keyakinan bahwa ia dapat mengemban tugas ini dengan baik. Harapan besar ditaruh pada kabinet Prabowo-Gibran untuk memprioritaskan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan bangsa.