• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»AMANAH Menjadi Fasilitator Utama dalam Pengembangan Potensi Pemuda di Aceh

AMANAH Menjadi Fasilitator Utama dalam Pengembangan Potensi Pemuda di Aceh

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 September 2024

AMANAH Menjadi Fasilitator Utama dalam Pengembangan Potensi Pemuda di Aceh

Oleh: Cut Keumala

Generasi muda merupakan aset berharga bagi setiap masyarakat dan negara. Generasi muda adalah penerus estafet kepemimpinan, inovator masa depan, dan agen perubahan sosial. Mengembangkan potensi anak muda bukan hanya penting, tetapi inti dari kemajuan dan kesejahteraan suatu bangsa. Pengembangan potensi anak muda memainkan peran kunci dalam membentuk pemimpin masa depan. Generasi muda yang diberikan pendidikan dan pelatihan yang tepat akan lebih siap menghadapi tantangan dan memimpin dengan integritas dan visi. Melalui pelatihan kepemimpinan dan keterampilan manajerial, mereka dapat mempersiapkan diri untuk mengambil peran penting dalam berbagai sektor, dari politik hingga bisnis, dan membentuk arah masa depan masyarakat.

Dilandasi hal ini, Presiden Joko Widodo mendirikan program unggul melalui Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) yang bertujuan sebagai fasilisator utama dalam pengembangan potensi sebanyak mungkin generasi muda di Aceh dalam berbagai bidang mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, seni budaya, teknologi sampai enterpreneurship / Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

AMANAH ada untuk menjadi wadah dalam mencari juga mengembangkan potensi-potensi berkualitas yang di Tanah Aceh. Memberdayakan semua sumber baik sumber daya manusia (SDM) juga sumber daya alam (SDA) yang akan dikelola untuk kemajuan rakyat Aceh pada khususnya, dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sebagai fasilisator utama dalam membangun potensi generasi muda, AMANAH menyediakan program pelatihan dan workshop untuk membantu anak muda Aceh mengembangkan keterampilan di berbagai bidang, mulai dari kerajinan tradisional, pertanian berkelanjutan, hingga teknologi digital. AMANAH berkolaborasi dengan para ahli dan praktisi di masing-masing bidang untuk memberikan pembelajaran yang berharga.

Salah satunya, AMANAH mengadakan pelatihan di bidang fashion yang fokus pada teknik bordir. Pelatihan berlangsung di Yuyun Bordir di Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan berbagai teknik bordir. Mulai dari cara membordir, memodifikasi motif, menggambar motif di kain, hingga pengenalan motif-motif daerah. Hal ini untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi anak muda Aceh dalam menciptakan pola bordir baru.

Pembimbing pelatihan, Yuyun, mengatakan pelatihan ini akan menjadi jembatan bagi anak muda Aceh untuk mengembangkan potensi mereka dalam berbagai bidang, termasuk seni bordir yang kreatif dan inovatif. Terlebih memberikan peluang usaha baru untuk anak muda Aceh. Yuyun juga menambahkan jika program yang dilaksanakan oleh AMANAH sangat luar biasa karena dapat membantu pengrajin Aceh, pengusaha, terutama anak muda untuk membuat motif baru yang dikolaborasi dengan motif lama agar menjadi lebih stylish sehingga pemasaran UMKM bordir bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Selain itu, AMANAH juga melaksanakan pelatihan bagi penyandang disabilitas sebagai pramusaji (waiter-waitress) di cafe atau restoran. Mereka mendapatkan pengetahuan mengenai standar operasional prosedur (SOP) dalam hal pelayanan di cafe atau restoran. Penyampaian materi dari para mentor ahli dibantu dengan penerjemah bahasa isyarat sehingga mudah ditangkap para peserta. Rangkaian kegiatan juga diselingi games yang interaktif sehingga para peserta tidak bosan. Tidak hanya mengembangkan potensi para penyandang disabilitas, program talent class yang dilaksanakan oleh AMANAH ini juga bisa membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran di Aceh.

Kepala Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Rahmad Faisal mengatakan, pelatihan bagi penyandang disabilitas sebagai pramusaji ini luar biasa karena semua peserta diposisikan setara. Menurut Rahmad, para penyandang disabilitas memerlukan perhatian dari semua pihak. Hal itu sesuai amanat undang-undang yang menyatakan, mereka berhak mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang layak. Untuk itu, lanjut Rahmad, kelompok disabilitas harus memiliki kemampuan setara sesuai dengan kebutuhan di perusahaan-perusahaan.

Untuk itu, Rahmad sangat mengapresiasi AMANAH yang mempunyai ide untuk teman-teman tuli ini agar mereka nanti ke depannya bisa lebih survive dengan kehidupan mereka masing-masing karena bisa bekerja dan memiliki keahlian sebagai pramusaji. Rahmad berharap kegiatan tersebut berhasil diikuti para peserta dengan baik. Lebih dari itu, ia mengakui materi pelatihan kali ini merupakan hal yang baru dilakukan di Banda Aceh bahkan untuk Provinsi Aceh secara keseluruhan.

Untuk menunjang agar AMANAH dapat terus menjadi fasilisator utama dalam pengembangan potensi generasi muda di Aceh, Pemerintah yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) membangun Gedung pusat kreatif AMANAH di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar. Dengan pembanguna Gedung ini nantinya para anak muda Aceh akan banyak mendapat pelatihan untuk meningkatkan kemandirian, kompetensi dan profesionalismenya menjadi pelaku wirausaha muda.

Melalui sarana dan prasarana yang telah dibangun berupa Gedung AMANAH, diharapkan Program AMANAH bisa terwujud dengan baik. Pengembangan juga pemberdayaan potensi yang ada akan semakin meluas, sehingga SDM pun ikut maju dan semakin kreatif dalam berkreasi. Semakin berinovasi dengan hal-hal baru yang akan membuat sebuah perubahan besar yang akan berdampak ke semua sektor baik perekonomian, digitalisasi, tekhnologi juga sosial dan lingkungan.
)* Penulis adalah Mahasiswa Universitas Samudra

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.